Di beberapa negara Asia, sarang burung walet dianggap sebagai salah satu makanan yang bergengsi. Manfaat sarang burung walet yang diyakini masyarakat yakni sebagai makanan bernutrisi sekaligus obat alternatif. Makanan ini berasal dari sekresi kelenjar ludah (air liur) spesies burung walet tertentu.

Sumber makanan yang sering dijadikan sup ini didominasi oleh kandungan protein hingga sekitar 60 persen. Sisanya merupakan karbohidrat dan lemak. Selain itu, sarang burung walet juga mengandung asam amino, kalsium, natrium, dan kalium. Kandungan nutrisi di dalamnya bervariasi, tergantung dari jenis dan tempat walet berkembang biak.

Manfaat Sarang Burung Walet dalam Mengatasi 3 Penyakit Ini - Alodokter

Selain sebagai makanan, sarang burung walet juga dipercaya memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Sebagian manfaat sarang burung walet tersebut telah didukung oleh riset yang dilakukan oleh para ilmuwan.

Obesitas

Di dalam sebuah penelitian, didapatkan hasil bahwa sarang burung walet merupakan bahan makanan yang memiliki antioksidan dan antiperadangan. Penelitian dilakukan pada tikus yang mengonsumsi makanan tinggi lemak. Tikus tersebut diteliti selama tiga bulan untuk melihat bagaimana dampak efek antioksidan dan antiperadangan dari sarang burung walet.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat sarang burung walet dapat mencegah terjadinya obesitas yang berkaitan dengan peradangan dan stres oksidatif pada tikus. Hal ini membuka peluang untuk menjadikan sarang burung walet sebagai suplemen pencegah obesitas pada manusia. Tentu saja, temuan tersebut masih membutuhkan pengujian lebih lanjut untuk memastikan efeknya pada manusia.

Diabetes

Penelitian lain yang juga menggunakan tikus sebagai bahan percobaan, menunjukkan efek positif dari sarang burung walet. Studi kali ini menyoroti pemakaian sarang burung walet guna menurunkan risiko terjadinya gangguan insulin, seperti pada penyakit diabetes.

Dari hasil penelitian tersebut didapatkan data bahwa manfaat sarang burung walet dapat memperbaiki kadar insulin pada hewan percobaan yang diberikan diet tinggi lemak dan gula. Efek ini diprediksi dapat mencegah terjadinya resistensi insulin.

Meski demikian, penelitian pada manusia untuk memastikan manfaat sarang burung terhadap penyakit diabetes masih belum dilakukan, dan fakta tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

Osteoarthritis

Sebuah penelitian menemukan adanya potensi manfaat sarang burung walet untuk dijadikan pengobatan penyakit osteoarthritis. Hal tersebut berdasarkan adanya komponen tertentu pada sarang burung walet yang ditengarai bisa mengurangi tingkat keparahan osteoarthritis dan membantu merangsang pertumbuhan tulang rawan. Penelitian ini baru dalam tahap penelitian di laboratorium.

Selain diyakini dapat membantu mengatasi tiga penyakit yang telah disebutkan di atas, manfaat sarang burung walet lainnya adalah meningkatkan daya tahan tahan tubuh. Bahkan sebuah penelitian di laboratorium menyimpulkan bahwa sarang burung walet dapat digunakan sebagai terapi untuk mengurangi efek samping kemoterapi, meski penelitian klinis untuk membuktikan hal ini belum ada.

Manfaat sarang burung walet memang baik bagi kesehatan, namun berhati-hatilah dalam mengonsumsi sarang burung walet, terutama bagi anak-anak. Hal ini karena sarang burung walet mengandung protein dengan sifat yang menyerupai protein penyebab alergi pada telur.

Selain itu, manfaat sarang burung sebagai obat alternatif sejauh ini masih belum didukung oleh bukti ilmiah yang akurat. Karena itu, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi sarang burung walet sebagai suplemen pendamping pengobatan suatu penyakit.