Pulmicort Respules adalah obat inhalasi yang mengandung budesonide untuk mengendalikan peradangan pada saluran napas, terutama pada asma. Obat ini digunakan sebagai terapi pemeliharaan dan tidak untuk meredakan serangan asma yang muncul tiba-tiba.
Pulmicort Respules bekerja dengan cara mengurangi pembengkakan dan iritasi pada saluran pernapasan sehingga gejala, seperti sesak napas, batuk, dan mengi, dapat lebih terkontrol. Obat ini digunakan secara rutin setiap hari untuk membantu mencegah kekambuhan gejala.

Karena efeknya tidak bekerja cepat, Pulmicort Respules tidak dapat digunakan sebagai obat pereda saat serangan asma terjadi. Penggunaan harus sesuai anjuran dokter agar manfaatnya optimal dan risiko efek samping tetap minimal.
Produk Pulmicort Respules
Pulmicort Respules tersedia dalam 2 varian, yaitu:
- Pulmicort 0,5 mg/ml 5 Respules, yang tiap ml nya mengandung 0,5 mg budesonide.
- Pulmicort 0,25 mg/ml 5 Respules, dengan kandungan 0,25 mg budesonide tiap ml nya.
Apa Itu Pulmicort Respules
| Bahan aktif | Budesonide |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Kortikosteroid |
| Manfaat | Mengendalikan peradangan saluran napas (asma, PPOK) |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak sesuai anjuran dokter |
| Pulmicort Respules untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Pulmicort Respules hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. Oleh karena itu, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini selama kehamilan. | |
| Pulmicort Respules untuk ibu menyusui | Kandungan budesonide dalam sediaan cairan inhalasi hanya terserap ke dalam ASI dalam jumlah yang sangat kecil, sehingga umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui. Meski begitu, penggunaan tetap harus sesuai anjuran dokter, terutama bila digunakan jangka panjang atau dalam dosis tinggi. |
| Bentuk obat | Cairan inhalasi |
Peringatan Sebelum Menggunakan Pulmicort Respules
Pulmicort Respules hanya boleh digunakan sesuai anjuran dokter. Sebelum menggunakan obat ini, perhatikan beberapa hal berikut:
- Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap budesonide atau kortikosteroid inhalasi lainnya.
- Konsultasikan ke dokter jika Anda pernah atau sedang menderita tuberkulosis paru, infeksi jamur, infeksi bakteri atau virus pada saluran pernapasan, atau gangguan sistem kekebalan tubuh.
- Informasikan kepada dokter jika Anda memiliki gangguan fungsi hati, karena kondisi ini dapat meningkatkan kadar budesonide dalam darah.
- Hindari kontak erat dengan penderita penyakit infeksi yang mudah menular, seperti cacar air atau campak, terutama bila digunakan dalam jangka panjang.
- Pulmicort Respules tidak digunakan untuk meredakan serangan asma akut. Pastikan Anda tetap memiliki obat pereda cepat (reliever) sesuai anjuran dokter.
- Kumur dan buang air setelah menggunakan Actacort untuk menurunkan risiko sariawan di mulut.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Beri tahu dokter semua obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang digunakan untuk mencegah interaksi obat.
- Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping serius selama penggunaan.
Dosis dan Aturan Pakai Pulmicort Respules
Dosis Pulmicort Respules ditentukan oleh dokter berdasarkan usia, tingkat keparahan penyakit, dan respons terhadap terapi. Gunakan dosis terendah yang efektif untuk mengendalikan gejala.
Tujuan: asma
- Dewasa: dosis awal 1–2 mg, 2 kali sehari. Dosis pemeliharaan 0,5–1 mg, 2 kali sehari. Dosis dapat disesuaikan secara bertahap sesuai kondisi klinis pasien.
- Anak-anak usia 3 bulan: dosis awal 0,5–1 mg, 2 kali sehari. Dosis pemeliharaan 0,25–0,5 mg, 2 kali sehari.
- Anak-anak di atas usia 12 tahun: dosis sama seperti dewasa.
Tujuan: radang saluran pernapasan bagian atas pada anak (croup)
- Anak-anak: 2 mg sebagai dosis tunggal, atau 1 mg diberikan 2 kali dengan jarak 30 menit. Dosis dapat diulang setiap 12 jam, hingga maksimal 36 jam, atau sampai terjadi perbaikan klinis.
Cara Menggunakan Pulmicort Respules dengan Benar
Agar manfaat obat optimal dan risiko efek samping dapat diminimalkan, ikuti panduan berikut:
- Gunakan Pulmicort Respules sesuai anjuran dokter dan petunjuk pada kemasan.
- Pastikan Anda memahami cara merakit, menggunakan, dan membersihkan nebulizer dengan benar.
- Kocok ampul respules secara perlahan sebelum dibuka.
- Tuangkan cairan ke dalam wadah nebulizer sesuai dosis yang dianjurkan. Jangan mencampur dengan obat lain kecuali atas instruksi dokter.
- Hirup uap melalui masker atau corong nebulizer hingga cairan habis.
- Setelah selesai, berkumur dan buang air untuk menurunkan risiko sariawan atau infeksi jamur di mulut.
- Bersihkan nebulizer sesuai petunjuk agar tetap higienis dan berfungsi optimal.
- Gunakan obat pada waktu yang sama setiap hari.
- Jika lupa menggunakan obat, segera pakai saat teringat. Namun, bila sudah mendekati jadwal berikutnya, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
- Simpan obat di tempat sejuk dan kering, terhindar dari sinar matahari langsung, serta jauh dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Pulmicort Respules dengan Obat Lain
Beberapa obat dapat memengaruhi kadar atau efektivitas budesonide, antara lain:
- Obat penghambat enzim CYP3A4, seperti ketoconazole, itraconazole, clarithromycin, ritonavir, atau atazanavir, yang dapat meningkatkan risiko efek samping budesonide.
- Obat penginduksi enzim, seperti rifampicin, carbamazepine, atau phenytoin, yang dapat menurunkan efektivitas budesonide.
- Penurunan respons tubuh terhadap vaksin hidup, seperti vaksin polio, rubella, varicella, atau herpes zoster, terutama bila Actacort digunakan dalam dosis tinggi atau jangka panjang.
- Peningkatan risiko gangguan keseimbangan elektrolit, seperti hipokalemia, jika digunakan bersama obat diuretik, meski risikonya lebih rendah pada sediaan inhalasi.
Untuk mencegah interaksi yang tidak diinginkan, selalu beri tahu dokter mengenai semua obat yang sedang Anda gunakan sebelum memulai terapi dengan Pulmicort Respules. Anda dapat berkonsultasi dengan cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.
Efek Samping dan Bahaya Pulmicort Respules
Pulmicort Respules umumnya aman bila digunakan sesuai anjuran dokter. Namun, beberapa efek samping ringan yang dapat muncul, meliputi:
- Iritasi atau rasa tidak nyaman di tenggorokan
- Batuk
- Suara serak
- Sariawan di mulut (kandidiasis oral)
- Sakit kepala
Efek samping tersebut biasanya ringan dan dapat dicegah dengan berkumur setelah penggunaan. Bila efek samping tersebut tidak kunjung hilang atau justru makin memburuk, hentikan penggunaannya dan segera berkonsultasi ke dokter. Sebagai langkah awal, Anda dapat memanfaatkan fitur booking di aplikasi ALODOKTER.
Meski jarang terjadi, efek samping serius juga dapat terjadi, terutama pada penggunaan dosis tinggi atau jangka panjang, seperti:
- Reaksi alergi berat, seperti ruam hebat, pembengkakan pada wajah atau tenggorokan, dan sesak napas
- Mengi atau sesak napas yang memburuk segera setelah inhalasi (bronkospasme paradoksikal)
- Gangguan penglihatan, seperti penglihatan kabur atau nyeri mata (terkait risiko glaukoma atau katarak)
- Gangguan pertumbuhan pada anak bila digunakan dalam jangka panjang
- Tanda infeksi, seperti demam yang tidak membaik
Segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat jika Anda mengalami keluhan yang tidak biasa atau gejala yang memburuk selama penggunaan Pulmicort Respules agar penanganan dapat diberikan secara tepat.