Recolin adalah suplemen yang mengandung citicoline. Suplemen ini dapat digunakan sebagai terapi tambahan untuk kondisi gangguan saraf akibat cedera atau glaukoma. Recolin bisa diberikan kepada pasien demensia atau penyakit Alzheimer.
Citicoline di dalam Recolin bermanfaat untuk meningkatkan kadar senyawa phosphatidylcholine, yang mendukung fungsi otak dan saraf untuk berpikir, berbicara, maupun mengatur gerak tubuh. Recolin juga berguna untuk melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah dan oksigen ke otak menjadi lancar.

Berbekal cara kerja bahan di dalamnya, Recolin bisa meningkatkan daya ingat, memperbaiki suasana hati, serta melancarkan kemampuan bicara, berpikir, maupun bergerak. Gangguan otak dan saraf yang diakibatkan oleh stroke iskemik juga mampu diatasi dengan suplemen ini.
Selain itu, Recolin bisa digunakan sebagai terapi pendukung skizofrenia dan penyakit Parkinson.
Apa Itu Recolin
| Bahan aktif | Citicoline |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Suplemen saraf |
| Manfaat | Mengatasi gangguan saraf akibat cedera kepala, stroke, atau glaukoma |
| Mendukung pengobatan demensia, skizofrenia, atau penyakit Parkinson | |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Recolin untuk ibu hamil | Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan obat terhadap ibu hamil maupun janin. |
| Oleh karena itu, suplemen ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, kecuali jika dokter menyarankannya. | |
| Recolin untuk ibu menyusui | Apabila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan suplemen ini tanpa persetujuan dari dokter. |
| Bentuk | Kaplet salut selaput |
Peringatan sebelum Menggunakan Recolin
Recolin harus digunakan sesuai saran dari dokter dan aturan pakai yang tertera pada kemasan. Perhatikan hal-hal berikut sebelum mengonsumsi suplemen ini:
- Sampaikan kepada dokter mengenai riwayat alergi yang dimiliki. Individu yang alergi terhadap citicoline tidak boleh mengonsumsi Recolin.
- Informasikan kepada dokter jika Anda mengalami ketegangan tonus otot yang terlalu tinggi (hipertonia). Recolin tidak boleh digunakan oleh pasien dengan kondisi tersebut.
- Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Recolin jika Anda sedang menggunakan suplemen lain, vitamin, produk herbal, atau obat tertentu. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Recolin.
Dosis dan Aturan Pakai Recolin
Dosis dan aturan pakai Recolin akan ditentukan oleh dokter sesuai keparahan gejala yang dialami pasien. Secara umum, dosis pemberian Recolin adalah:
- Dewasa: 500 mg, 1–2 kali sehari, atau 1000 mg, 1 kali sehari.
Cara Menggunakan Recolin dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan bacalah aturan pakai yang tertera pada kemasan obat sebelum mengonsumsi Recolin. Jangan mengurangi maupun menambah dosis tanpa persetujuan dokter.
Agar hasil pengobatan lebih optimal, ikutilah cara menggunakan Recolin berikut ini:
- Recolin dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan. Telan suplemen ini secara utuh dengan bantuan air putih.
- Jika Anda lupa minum Recolin, segera konsumsi suplemen ini begitu teringat. Namun, jika waktu minum suplemen berikutnya sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Untuk mendukung pemulihan, imbangi pengobatan dengan mengonsumsi makanan yang baik untuk otak dan saraf, seperti ikan, telur, brokoli, daging ayam, kacang kedelai, atau keju.
- Simpan Recolin di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan Recolin yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Recolin dengan Obat Lain
Citicoline yang terkandung dalam Recolin dapat mengurangi efektivitas levodopa untuk mengobati penyakit Parkinson. Untuk mencegah interaksi yang tidak diinginkan, pastikan untuk selalu berkonsultasi ke dokter sebelum minum Recolin bersama suplemen lain, obat, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Recolin
Efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi Recolin meliputi:
- Sakit kepala atau pusing
- Mual
- Diare
- Sulit tidur
- Hilang nafsu makan
- Insomnia
- Pandangan ganda
Konsultasikan dengan dokter lewat chat jika efek samping di atas tidak kunjung membaik atau bertambah parah. Dokter akan memberikan saran atau pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut. Apabila diperlukan pertolongan medis secepatnya, Anda sebaiknya segera ke IGD rumah sakit terdekat.