Glaukoma adalah kerusakan pada saraf mata akibat tingginya tekanan di dalam bola mata. Kondisi ini ditandai dengan nyeri di mata, mata merah, penglihatan kabur, serta mual dan muntah. Glaukoma perlu segera ditangani untuk mencegah terjadinya kebutaan.

Di bagian dalam mata terdapat aqueous humour yang mengalir melalui bilik mata depan dan keluar melalui sistem drainase yang disebut trabecular meshwork. Aqueous humour sendiri adalah cairan alami yang berfungsi menjaga bentuk mata, menyuplai nutrisi, dan membersihkan kotoran.

Glaukoma-alodokter

Jika aqueous humour diproduksi secara berlebihan atau trabecular meshwork tidak berfungsi dengan baik, maka penumpukan cairan bisa terjadi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan pada bola mata dan merusak saraf mata.

Glaukoma terdiri dari beberapa jenis, tetapi ada dua di antaranya yang umum terjadi, yaitu:

  • Glaukoma sudut terbuka, yaitu glaukoma yang terjadi akibat saluran pengalir aqueous humour tersumbat sebagian
  • Glaukoma sudut tertutup, yaitu glaukoma yang terjadi karena saluran pengalir aqueous humour tertutup sepenuhnya

Glaukoma merupakan salah satu penyebab kebutaan tertinggi di dunia setelah katarak. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) di tahun 2020, ada sekitar 23 juta orang di seluruh dunia yang menderita glaukoma.

Meski glaukoma tidak dapat dicegah, pemeriksaan lebih awal dan penanganan yang tepat akan membantu mencegah kebutaan.

Gejala dan Penyebab Glaukoma

Gejala glaukoma tergantung pada jenisnya. Gejala umum pada penderita glaukoma sudut terbuka adalah penglihatan kabur. Sedangkan gejala yang sering terjadi pada glaukoma sudut tertutup adalah sakit kepala berat, nyeri di mata, dan mata merah.

Penyebab glaukoma adalah kerusakan di saraf mata. Kerusakan tersebut umumnya terkait dengan peningkatan tekanan di mata akibat penumpukan aqueous humour yang mengalir ke seluruh bagian mata.

Pengobatan dan Pencegahan Glaukoma

Pemeriksaan dan penanganan mata rutin dapat menghindari risiko kebutaan pada penderita glaukoma. Metode pengobatannya tergantung kondisi pasien dan tingkat keparahan glaukoma yang diderita.

Glaukoma tidak selalu dapat dicegah, tetapi ada upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata, antara lain:

  • Mengonsumsi makanan sumber antioksidan, vitamin A, dan vitamin C
  • Membatasi konsumsi minuman berkafein
  • Memosisikan bantal sedikit lebih tinggi saat tidur
  • Berolahraga secara rutin