Diagnosis glaukoma bertujuan untuk mendeteksi adanya kerusakan saraf optik sedini mungkin, menilai tingkat keparahan penyakit, serta menentukan jenis glaukoma agar dapat diberikan penanganan yang tepat guna mencegah kehilangan penglihatan lebih lanjut.
Berikut adalah rangkaian pemeriksaan yang akan dilakukan dokter untuk mendiagnosis glaukoma:
Tanya Jawab
Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan untuk memahami kondisi pasien, di antaranya:
- Keluhan yang dialami, seperti gangguan penglihatan
- Riwayat keluarga dengan glaukoma
- Riwayat penyakit penyerta, seperti diabetes atau hipertensi
- Penggunaan obat kortikosteroid jangka panjang
- Riwayat cedera atau operasi mata
Pemeriksaan Lanjutan
Setelah itu, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan untuk menegakkan diagnosis, yaitu:
Tonometri
Tonometri bertujuan untuk mengukur tekanan di dalam bola mata. Sebelum tes ini dimulai, pasien akan terlebih dahulu diberikan obat tetes mata yang mengandung bius lokal.
Pemeriksaan lapang pandang
Tes lapang pandang akan menilai kemampuan pasien melihat benda di sekitar ketika mata terfokus pada satu titik. Melalui tes ini, dokter dapat mengetahui kemungkinan hilangnya penglihatan pada lapang pandang di sisi luar mata.
Oftalmoskopi
Oftalmoskopi bertujuan untuk memeriksa bagian dalam dan belakang mata dengan menggunakan mikroskop khusus (oftalmoskop). Dokter juga dapat memanfaatkan kamera digital untuk memotret saraf mata.
Pachymetry
Pada tes ini, dokter akan memeriksa ketebalan kornea sehingga tinggi atau rendahnya tekanan pada mata bisa diketahui. Hasil tes pachymetry dapat memengaruhi pengukuran tekanan di dalam bola mata pada tonometri.
Gonioskopi
Gonioskopi bertujuan untuk memeriksa sudut pertemuan kornea dan iris menggunakan cermin khusus yang disebut gonioskop. Hasil tes ini bisa membantu dokter mengetahui jenis glaukoma yang diderita pasien dan seberapa parah kondisinya.
Optical coherence tomography (OCT)
Optical coherence tomography (OCT) adalah pemeriksaan pencitraan mata yang menggunakan teknologi cahaya inframerah untuk menghasilkan gambar penampang jaringan mata secara detail dan beresolusi tinggi.
Pada pemeriksaan OCT, dokter dapat melihat lapisan-lapisan retina dan saraf optik secara lebih jelas dan terperinci dibandingkan pemeriksaan mata biasa. Hal ini memungkinkan deteksi kerusakan jaringan mata pada tahap sangat awal, bahkan sebelum munculnya gejala atau gangguan penglihatan yang nyata.
Untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan penanganan yang tepat, pemeriksaan sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Anda dapat melakukan booking dokter secara online melalui aplikasi ALODOKTER untuk memilih jadwal konsultasi sesuai kebutuhan.