SADANIS adalah langkah penting yang dilakukan oleh tenaga medis terlatih untuk mendeteksi kelainan atau tanda-tanda awal kanker payudara. Deteksi dini melalui SADANIS memberi peluang lebih besar untuk keberhasilan pengobatan dan mengurangi risiko komplikasi serius.

Pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) sangat dianjurkan, terutama bagi wanita yang memiliki faktor risiko kanker payudara atau mulai mengalami keluhan di area payudara. Di Indonesia, SADANIS menjadi salah satu upaya pencegahan kanker payudara yang sering direkomendasikan.

SADANIS, Pemeriksaan Payudara Klinis untuk Deteksi Dini Kanker - Alodokter

Kanker payudara adalah jenis kanker terbanyak kedua pada wanita, sehingga pemeriksaan SADANIS berperan penting dalam mendeteksi perubahan pada payudara. Sayangnya, masih banyak wanita yang belum memahami pentingnya SADANIS dan kapan sebaiknya pemeriksaan ini dilakukan.

Manfaat SADANIS dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

SADANIS adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan payudara, terutama sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. SADANIS berbeda dengan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri), karena dilakukan langsung oleh tenaga kesehatan terlatih.

Hasil SADANIS juga dapat menjadi dasar untuk menentukan perlu tidaknya pemeriksaan lanjutan, seperti USG payudara atau mammografi, terutama pada wanita dengan faktor risiko tertentu, seperti riwayat keluarga dengan kanker payudara, obesitas, merokok, konsumsi alkohol, paparan hormon dalam jangka panjang, serta pernah menjalani terapi radiasi di area dada.

Melalui SADANIS, tenaga kesehatan dapat membantu menemukan adanya benjolan, penebalan kulit, lesi, atau perubahan abnormal lain pada payudara sejak tahap awal. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih besar.

Waktu terbaik melakukan SADANIS adalah sekitar 7–10 hari setelah haid selesai. Pada periode ini, payudara biasanya tidak terlalu nyeri atau bengkak, sehingga pemeriksaan menjadi lebih nyaman dan hasilnya lebih akurat.

SADANIS dianjurkan dilakukan secara rutin, minimal setahun sekali bagi wanita usia di atas 20 tahun. Bagi wanita dengan riwayat keluarga kanker payudara atau memiliki faktor risiko, SADANIS sebaiknya dilakukan lebih sering sesuai anjuran dokter.

Tahapan Prosedur SADANIS

SADANIS dilakukan secara sistematis oleh dokter atau tenaga kesehatan dan umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Secara umum, tahapan pemeriksaan SADANIS meliputi:

  • Wawancara riwayat kesehatan, termasuk riwayat keluarga dengan kanker payudara dan keluhan di area payudara
  • Pengamatan bentuk, ukuran, dan simetri kedua payudara, serta kondisi kulit dan puting
  • Pemeriksaan untuk mendeteksi pembengkakan, penebalan, perubahan warna, lesi, atau kerutan pada kulit payudara
  • Perabaan area payudara dan ketiak secara perlahan untuk menemukan adanya benjolan, perubahan tekstur, atau rasa nyeri
  • Jika ditemukan kelainan, dokter dapat menganjurkan pemeriksaan penunjang, seperti USG payudara, mammografi, atau biopsi

Perlu dipahami bahwa temuan benjolan atau perubahan pada SADANIS tidak selalu berarti kanker. Banyak benjolan payudara bersifat jinak. Namun, pemeriksaan lanjutan tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis secara tepat.

Pentingnya SADANIS Rutin untuk Kesehatan Payudara

Menjaga kesehatan payudara tidak cukup hanya dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADANIS secara rutin di fasilitas kesehatan tetap dibutuhkan, apalagi jika Anda memiliki faktor risiko, riwayat keluarga kanker payudara, atau mulai merasakan perubahan di area payudara.

Deteksi dini kanker payudara bisa memberi peluang lebih tinggi untuk sembuh dan mencegah komplikasi serius.

Banyak wanita merasa takut atau malu melakukan pemeriksaan payudara. Padahal, menjalani SADANIS justru dapat menjadi bentuk kepedulian terhadap diri sendiri. Deteksi dini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk memberi kesempatan lebih besar agar tetap sehat.

Jika Anda masih ragu atau belum yakin kapan harus memulai SADANIS, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.

Bila menemukan benjolan, perubahan warna kulit, atau keluarnya cairan dari puting, segera buat janji konsultasi langsung agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memperoleh penanganan yang tepat.