Setelah atau saat berolahraga, badan seharusnya terasa segar. Tapi kenapa ya terkadang justru merasa sakit kepala setelah melakukan olahraga tertentu?

Sakit kepala setelah olahraga bisa dialami siapapun karena berbagai sebab. Meski begitu, ada orang-orang dalam kondisi tertentu yang lebih berisiko mengalaminya. Yuk, kenali sebabnya agar kamu tahu cara menangani dan mencegah sakit kepala ini!

Sakit Kepala Setelah Olahraga? Cari Tahu Penyebabnya di Sini - Alodokter

Dua Jenis Sakit Kepala setelah Olahraga

Pakar kesehatan mengelompokkan sakit kepala setelah atau saat olahraga berdasarkan penyebabnya ke dalam dua jenis, yaitu:

  • Sakit kepala primer

Sakit kepala ini dapat timbul saat seseorang berolahraga atau beraktivitas fisik berat. Saat berolahraga, otot kepala, kulit kepala, dan leher butuh lebih banyak darah. Kebutuhan ini diduga membuat pembuluh darah bekerja ekstra sehingga menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala primer paling sering dialami mereka yang berolahraga dengan intensitas tinggi dan memiliki riwayat migrain.

  • Sakit kepala sekunder

Sakit kepala saat olahraga bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan serius, seperti tumor otak atau penyakit arteri koroner, sehingga perlu segera ditangani. Sakit kepala jenis ini biasanya disertai gejala lain, seperti muntah, hilang kesadaran, gangguan penglihatan, dan leher kaku. Segera periksakan diri ke dokter jika kamu merasakan gejala-gejala tersebut.

Penyebab Lain Sakit Kepala setelah Olahraga

Selain penyebab di atas, sakit kepala setelah olahraga juga bisa dipengaruhi oleh beberapa hal lain, di antaranya:

  • Dehidrasi

Sakit kepala saat olahraga bisa terjadi karena dehidrasi. Orang yang mengalami dehidrasi harus segera mendapat pertolongan medis. Minum minuman yang mengandung gula, justru dapat memperparah sakit kepala. Cukup minum air putih atau air kelapa tanpa gula untuk mencegah dehidrasi.

  • Terlalu lama terkena sinar matahari

Terlalu lama terkena sinar matahari bisa memicu terjadinya sakit kepala. Untuk meredakan, beristirahatlah dalam ruangan dengan pencahayaan redup atau gelap. Kompres mata dan dahi dengan waslap yang dibasahi air dingin selama beberapa menit. Selain itu, kamu bisa mencoba mandi dengan air hangat.

  • Kadar gula darah rendah

Kadar gula rendah atau hipoglikemia bisa terjadi jika kamu kurang makan sebelum olahraga. Akibatnya, tubuh kekurangan glukosa, yang sebenarnya merupakan sumber energi utama. Orang yang mengalami kondisi ini harus segera mengonsumsi karbohidrat, misalnya buah potong, jus, atau roti.

  • Teknik olahraga yang kurang tepat

Teknik yang kurang tepat dalam berolahraga bisa membuat tekanan pada otot leher dan bahu, yang kemudian memicu sakit kepala. Karena itulah, kamu harus pastikan bahwa kamu menerapkan teknik yang tepat saat berolahraga.

Mencegah Sakit Kepala setelah Olahraga

Sakit kepala jangan dijadikan alasan untuk menghindari olahraga. Untuk mengurangi risiko sakit kepala setelah olahraga, kamu bisa menerapkan beberapa cara, antara lain:

  • Pemanasan sebelum olahraga

Pemanasan sebelum olahraga dapat mengurangi risiko sakit kepala. Selain itu, berlatih bersama pelatih profesional dapat membantumu memperbaiki teknikmu, sehingga risiko sakit kepala pun akan berkurang.

  • Perhatikan tempat olahraga

Kalau kamu sering mengalami sakit kepala setelah olahraga, hindari berolahraga di ketinggian dan di tempat yang panas dan lembap ya. Sebab sebagian orang hanya mengalami sakit kepala saat melakukan olahraga di tempat tertentu.

  • Makanan dan minuman bernutrisi

Mengonsumsi makanan sehat setidaknya 2 jam sebelum olahraga, menghindari gula dan karbohidrat olahan, serta ukupi kebutuhan cairan selama olahraga, bisa membantu mencegah sakit kepala saat atau setelah olahraga.

  • Gunakan perlengkapan khusus

Untuk melindungi wajah dari sinar matahari, cobalah kenakan kacamata hitam dan topi. Selain itu, kamu juga bisa membawa sebotol kecil air dingin yang dapat disemprotkan ke wajah.

  • Obat dari dokter

Bila sakit kepala dirasa sangat mengganggu, atau tak tertahankan, dokter dapat memberikan obat untuk mengatasinya. Pada kondisi tertentu, dokter mungkin dapat membekali pengobatan untuk mengatasi penyebab dan mencegah sakit kepala muncul kembali setelah berolahraga.

Tidak perlu khawatir berlebihan bila mengalami sakit kepala saat berolahraga. Jika kamu memang memiliki riwayat keluhan ini sebelumnya, usahakan untuk menghindari olahraga yang berat. Di samping itu, cobalah terapkan panduan di atas agar kamu dapat mengurangi risiko sakit kepala saat olahraga, sehingga bisa terus membakar kalori dengan sehat.