Bibir kering bukan hanya masalah bagi penampilan, melainkan juga bagi kenyamanan dan bahkan kesehatan Anda. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan kesehatan bibir agar keluhan bibir kering bisa dihindari. Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak informasi berikut.

Tidak seperti bagian tubuh yang lain, kulit di bibir tidak memiliki banyak kelenjar minyak sehingga lebih mudah kering dan pecah-pecah. Masalah ini bisa membuat bibir menjadi iritasi atau berubah warna menjadi hitam. Meski demikian, masalah ini sebenarnya bisa dihindari dengan mudah, asalkan Anda melakukan tindak pencegahan yang tepat.

6 Cara Mencegah Bibir Kering - Alodokter

Cara Mencegah Bibir Kering

Agar masalah bibir kering tidak menghampiri, berikut adalah beberapa cara mencegah bibir kering yang dapat Anda terapkan:

1. Mengoleskan lip balm

Lip balm dapat membantu mempertahankan kelembapan bibir, sehingga bibir tidak mudah kering. Anda disarankan untuk mengoleskan lip balm sebelum menggunakan lipstik, sebelum pergi ke luar rumah, saat akan tidur, atau setiap bibir terasa mulai mengering.

Pilihan lip balm yang ada di pasaran ada beragam, tapi sebaiknya hindari lip balm yang mengandung perasa, parfum, mentol, atau asam salisilat jika bibir Anda sensitif atau mudah mengalami pecah-pecah. Pilihlah lip balm yang mengandung petroleum jelly, ceramide, shea butter, atau minyak biji jarak.

2. Menggunakan tabir surya bibir

Selain dapat melembapkan, pastikan pula lip balm yang digunakan mengandung tabir surya dengan SPF minimal 30, agar bibir terlindungi dari paparan sinar matahari. Ini penting untuk diperhatikan karena paparan sinar matahari langsung juga bisa membuat bibir cepat kering.

3. Minum air putih yang cukup

Untuk mencegah bibir kering dan pecah-pecah, Anda harus mengonsumi air putih yang cukup. Jadi, biasakan untuk mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari, agar tubuh terhidrasi dengan baik dan kelembapan bibir tetap terjaga.

Cara mengukur apakah tubuh Anda terhidrasi dengan baik atau tidak adalah dengan melihat warna air seni. Jika warnanya terlihat kuning muda atau nyaris bening, berarti kebutuhan cairan tubuh Anda telah tercukupi dengan baik.

4. Menghentikan kebiasaan menjilat bibir

Kebiasaan menjilat bibir tidak membuat bibir menjadi lembap, tapi justru membuatnya menjadi kering. Pasalnya, air liur yang digunakan untuk membasahi bibir bersifat lebih cepat menguap, sehingga membuat bibir menjadi lebih mudah untuk kering.

5. Menggunakan air humidifier

Menjaga kelembapan udara di dalam ruangan dengan air humidifier bisa membantu menjaga kelembapan kulit, terutama jika Anda punya kebiasaan mengorok saat tidur. Hal ini karena bernapas melalui mulut juga dapat membuat bibir lebih cepat kering.

6. Menghindari zat pemicu iritasi dan alergi

Sama halnya ketika memilih lip balm, Anda juga harus teliti saat membeli kosmetik bibir. Hindari kandungan dalam kosmetik bibir yang dapat menyebabkan alergi atau iritasi, seperti paraben, wewangian, camphor, dan mentol.

Begitu juga dengan makanan yang sangat pedas atau mengandung banyak garam, hindari makanan ini karena dapat mengiritasi permukaan bibir atau menghilangkan kelembapan alami bibir.

Cara mencegah bibir kering di atas dapat membuat bibir Anda terlihat lebih lembap dan sehat. Namun, bibir kering sebenarnya kondisi yang normal kalau hanya terjadi sesekali. Selain itu, jika ada anggota keluarga, seperti Si Kecil yang mengalami bibir kering, Anda bisa menerapkan beberapa cara di atas.

Anda tidak perlu terlalu khawatir jika bibir Anda terasa sangat kering. Bisa jadi ini akibat cuaca dan kondisi udara yang dingin atau kering, bisa juga karena pengaruh obat-obatan tertentu, misalnya isotretinoin yang umum dipakai untuk mengobati jerawat.

Jika bibir Anda sedang kering dan pecah-pecah, jangan tergoda untuk mengelupasnya. Kebiasaan ini akan membuat keluhan bibir kering bertambah parah dan proses penyembuhannya menjadi lebih lama.

Apabila keluhan bibir kering sangat sering terjadi dan tidak mempan dengan cara mencegah bibir kering yang telah dianjurkan di atas, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.