Olahraga sepatu roda tidak hanya dapat membakar kalori, tapi juga bisa menjadi olahraga yang menyenangkan. Namun di balik keseruan yang dirasakan, olahraga sepatu roda yang tidak dilakukan secara hati-hati dapat berisiko menyebabkan cedera.

Kejadian cedera saat menggunakan sepatu roda sering terjadi, termasuk pada para atlet sepatu roda profesional. Penyebabnya karena mereka memacu sepatu roda dengan kecepatan tinggi dalam sebuah perlombaan.

Cedera Akibat Sepatu Roda dan Cara Mencegahnya - Alodokter

Berbagai Cedera Akibat Sepatu Roda

Risiko cedera yang muncul akibat bermain sepatu roda sangat beragam, mulai dari cedera lutut, pergelangan tangan, maupun cedera siku. Untuk memahami risiko cedera itu lebih lanjut, Anda bisa menyimak penjelasan lengkap di bawah ini:

  • Cedera lutut
    Saat bermain sepatu roda, sering kali bagian lutut mendarat terlebih dulu saat terjatuh. Hal ini yang kemudian meningkatkan risiko terjadinya cedera lutut. Karena pembuluh darah dan saraf dapat rusak atau terjepit saat jatuh. Cedera yang dapat terjadi antara lain, keseleo, ligamen (jaringan ikat antara tulang atau tulang rawan atau sendi) yang robek, patah tempurung lutut dan dislokasi sendi.
  • Cedera pergelangan tangan
    Tidak hanya seputar kaki, bermain sepatu roda juga dapat menimbulkan cedera pada bagian tangan. Pasalnya di saat terjatuh, bukan tidak mungkin tangan akan berusaha menahan. Cedera pergelangan yang dapat terjadi antara lain patah atau keseleo. Jika pergelangan tangan Anda keseleo, cobalah untuk mengistirahatkan pergelangan tangan Anda dan berikan kompres es pada bagian tersebut.
  • Cedera siku
    Cedera saat bermain sepatu roda berisiko menyebabkan dislokasi siku atau pergeseran tulang siku. Dislokasi siku ini dapat menimbulkan rasa sakit yang cukup parah, tidak bisa menggerakkan atau menekuk siku, serta mengalami pembengkakan. Dislokasi siku adalah cedera serius, karena di bawah siku terdapat saraf dan arteri.

Mencegah Cedera Saat Main Sepatu Roda

Risiko cedera saat bermain sepatu roda bisa dikurangi dan dicegah dengan beberapa cara, di antaranya:

  • Memberikan pertolongan pertama
    Jika Anda mengalami cedera lutut pada saat bermain sepatu roda, segeralah lakukan pertolongan pertama. Pilihan pertolongan pertama antara lain mengistirahatkan kaki yang cedera, gunakan penyangga lutut atau bracing agar lutut tidak banyak bergerak. Periksa ke dokter bila dirasa cedera cukup parah dan tidak kunjung membaik.
  • Mengompres luka dengan es batu
    Jika Anda mengalami cedera siku ketika bermain sepatu roda, dianjurkan segera mengompres dengan es batu pada bagian yang bengkak dan kurangi atau hindari pergerakan siku Anda. Es batu bisa membantu mengurangi memar dan nyeri akibat cedera. Jika cedera yang dialami cukup parah, segera periksa ke dokter.
  • Menjalani pengobatan di rumah sakit
    Untuk pengobatan di rumah sakit, biasanya dokter akan bekerjasama dengan fisioterapis untuk pengobatan dan latihan yang dapat dilakukan untuk mengatasi cedera yang dialami. okter dapat melakukan teknik manipulasi untuk mengembalikan siku Anda pada posisinya, jika Anda mengalami cedera pada bagian siku.

    Jika pergelangan tangan Anda keseleo karena hentakan berlebihan dan mendadak, dokter akan memberikan belat. Belat dapat mencegah pergelangan tangan bergerak berlebihan yang berisiko melukai kembali tendon. Jika tidak, hal ini berisiko menyebabkan penyembuhan yang tidak sempurna, gerakan terbatas, dan cacat jangka panjang.

Olahraga sepatu roda memang menyenangkan, tapi ingatlah untuk tetap berhati-hati dalam melakukan olahraga ini. Pastikan juga Anda menggunakan pelindung bagian lutut, siku, dan helm khusus olahraga sepatu roda. Jangan sampai keseruan melakukan olahraga hilang atau menimbulkan cedera yang merugikan, karena Anda kurang hati-hati.