Susu formula tahan berapa lama setelah diseduh perlu Bunda ketahui agar dapat memastikan si Kecil selalu memperoleh nutrisi yang aman. Ini karena bayi punya daya tahan tubuh yang lebih rentan, sehingga susu yang sudah terlalu lama didiamkan bisa berisiko jadi tempat tumbuhnya bakteri. Lantas, bagaimana cara menyimpan susu formula yang benar?

Susu formula merupakan pilihan nutrisi bagi bayi yang tidak dapat mendapatkan ASI secara penuh, baik karena produksi ASI Bunda terbatas, kondisi medis tertentu, atau alasan lain.

Susu Formula Tahan Berapa Lama Setelah Diseduh? Ini yang Perlu Bunda Ketahui - Alodokter

Untungnya, kandungan gizi pada susu formula dirancang serupa dengan ASI untuk membantu tumbuh kembang si Kecil agar optimal. Jadi, keamanan susu formula bayi harus benar-benar dijaga sejak proses penyeduhan, penyimpanan, hingga pemberiannya.

Susu Formula Tahan Berapa Lama Setelah Diseduh? Ini Jawabannya

Susu formula tahan berapa lama setelah diseduh bisa berbeda-beda, tergantung dari cara penyimpanannya. Terlebih, susu formula yang sudah diseduh tidak bisa disimpan sembarangan agar tetap aman diberikan pada si Kecil. Bahkan, 

Oleh karena itu, berikut adalah panduan lengkap serta menyimpan susu formula agar tahan lama setelah diseduh:

1. Suhu ruang

Setelah diseduh, susu formula sebaiknya diberikan dan dihabiskan dalam waktu maksimal 1 jam. Jika dalam 1 jam susu belum diminum atau tidak habis dan telah didiamkan di ruang terbuka, sisa susu harus langsung dibuang untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang berisiko membahayakan bayi.

2. Disimpan di kulkas

Jika Bunda ingin menyimpan susu formula yang sudah diseduh, masukkan ke dalam kulkas pada suhu sekitar 4°C. Susu masih layak diminum hingga 24 jam, asalkan disimpan dalam botol tertutup rapat dan diletakkan di bagian dalam kulkas (bukan pintu kulkas) agar suhu tetap stabil.

3. Susu yang sudah diminum sebagian

Jika bayi sudah mengonsumsi susu dari botol, susu harus segera dihabiskan dalam waktu 1 jam. Ini karena air liur yang masuk ke botol bisa membuat bakteri berkembang lebih cepat, sehingga susu tidak lagi aman diminum meski belum habis.

Penting untuk diingat, jangan memanaskan ulang atau mencampur sisa susu yang sudah diminum. Pasalnya, ini merupakan salah satu kesalahan dalam menyiapkan susu formula yang kerap terjadi. 

Padahal, susu yang sudah diseduh tidak boleh dipanaskan kembali atau dicampur dengan susu yang baru diseduh karena dapat menurunkan kualitas nutrisi dan mempercepat pertumbuhan kuman.

Risiko Memberikan Susu Formula yang Sudah Lama Diseduh

Memberikan susu formula yang sudah dibiarkan lebih dari batas waktu aman bisa menimbulkan risiko kesehatan untuk bayi, di antaranya:

  • Susu menjadi basi, terasa asam, dan berbau tak sedap sehingga bayi biasanya akan menolak minum susu tersebut.
  • Gangguan pencernaan, seperti diare, muntah, atau kembung akibat bakteri yang sudah berkembang di dalam susu formula.
  • Risiko keracunan bakteri berbahaya, seperti Salmonella atau E. coli, yang dapat menyebabkan muntah hebat, diare berulang, bayi menjadi lemas, atau demam tinggi. 

Tips Menyimpan dan Menyiapkan Susu Formula yang Aman

Agar susu formula selalu aman untuk Si Kecil, lakukan beberapa langkah serta aturan memberikan susu formula berikut ini:

  • Segera habiskan susu formula dalam 1 jam setelah diseduh atau setelah diminum sebagian.
  • Simpan susu di kulkas maksimal 24 jam dalam botol tertutup, dan hindari menyimpan di pintu kulkas.
  • Jangan panaskan ulang atau mencampur susu lama dengan susu baru.
  • Pastikan selalu menggunakan air matang yang masih panas sekitar 70°C saat menyeduh susu formula.
  • Sterilkan botol, dot, dan alat menyiapkan susu setiap kali digunakan.

Mengetahui berapa lama susu formula tahan setelah diseduh dan menerapkan cara penyimpanan yang benar sangat penting untuk melindungi kesehatan bayi. Jika Bunda ragu apakah susu masih layak diminum, sebaiknya buang dan buatlah susu yang baru sehingga menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Selain mengetahui susu formula tahan berapa lama setelah diseduh, Bunda pun perlu memperhatikan apabila setelah minum susu formula bayi tampak rewel, muntah hebat, atau mengalami diare, alangkah baiknya segera konsultasikan ke dokter. Mungkin, si Kecil tidak cocok dengan susu formula tersebut atau terdapat kondisi lain yang kemudian menimbulkan keluhan.

Agar lebih mudah, Bunda bisa memakai layanan Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan saran cepat dan tepat sesuai kondisi Si Kecil.