Taenia Saginata Dapat Timbul dari Makan Daging Sapi Tidak Matang

Taenia Saginata adalah jenis parasit atau cacing pita yang menyebabkan infeksi pada manusia. Cacing ini dapat bertahan hingga bertahun-tahun dalam tubuh seseorang tanpa menimbulkan gejala tertentu.

Penularan Taenia saginata terjadi melalui konsumsi daging sapi yang sudah terinfeksi, terutama yang tidak dimasak hingga matang.

taenia saginata-alodokter

Proses Terjadinya Infeksi

Telur cacing dikeluarkan melalui tinja manusia yang terinfeksi. Telur tersebut dapat bertahan dalam hitungan hari, bahkan bulan. Telur pada tinja ini kemudian akan menginfeksi lingkungan sekitarnya jika tinja dibuang di tempat terbuka. Telur ini kemudian menginfeksi hewan ternak yang mengonsumsi tumbuhan yang terkontaminasi.

Penularan kemudian dapat terjadi karena mengonsumsi daging mentah atau setengah matang yang terinfeksi Taenia saginata. Dibutuhkan waktu 2 bulan hingga Taenia saginata berkembang menjadi cacing dewasa yang menempel pada usus kecil.

Dengan panjang normal kurang lebih 5 meter, cacing pita ini kemudian dapat tinggal dalam tubuh manusia bertahun-tahun. Cacing tersebut kemudian akan berpindah ke anus dan bertelur pada tinja. Parasit ini dapat memproduksi hingga 100 ribu telur.

Cara Mengenali dan Menangani Infeksi

Infeksi Taenia Saginata dan cacing pita lainnya kadang tidak bergejala. Namun infeksi parasit ini dapat menimbulkan gejala-gejala ringan seperti diare, sakit perut, mual, kelelahan, berat badan turun, kurang vitamin dan mineral, dan kurang nafsu makan.

Konstipasi mungkin terjadi delapan minggu setelah konsumsi daging hewan yang terinfeksi, saat cacing pita sudah berkembang dengan sepenuhnya dalam usus. Gejala ini mungkin akan terus terjadi selama cacing pita tidak ditangani hingga mati. Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, infeksi parasit ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyumbatan usus.

Untuk menangani infeksi parasit ini, dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik ditambah pemeriksaan darah lengkap dan analisis tinja untuk menentukan parasit penyebab. Pada kasus yang berat, mungkin akan diperlukan pemindaian CT-scan atau MRI. Setelah diagnosis ditentukan, pengobatan infeksi parasit Taenia saginata biasanya menggunakan obat antiparasit (praziquantel, niclosamide, atau albendazole), dan diikuti pemberian obat pencahar.

Tips Mencegah Taenia Saginata

Kabar baiknya, Anda dapat mencegah infeksi Taenia saginata dengan cara-cara berikut:

  • Menjaga kebersihan lingkungan dan memperbaiki keadaan sanitasi, dengan selalu cuci tangan dengan air dan sabun setelah buang air dan sebelum mengolah makanan.
  • Cuci bersih sayur dan buah dengan air mengalir sebelum dikonsumsi.
  • Bunuh larva dan telur cacing dengan membekukan daging di suhu minus 20 derajat Celcius setidaknya 12 jam, dan ikan 24 jam.
  • Hindari mengonsumsi ikan dan daging mentah. Masak sampai matang seluruh bagian daging dengan suhu minimal 65 derajat Celcius.
  • Segera bersihkan lingkungan dari tinja hewan untuk memperkecil risiko infeksi.
  • Rutin minum obat cacing untuk mecegah infeksi cacing.

Mengingat infeksi parasit cacing termasuk Taenia saginata masih cukup tinggi di daerah dengan lingkungan yang kurang higienis, penting untuk menerapkan gaya hidup bersih dan sehat, serta rutin minum obat cacing sesuai rekomendasi dokter. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala infeksi Taenia saginata atau cacing pita lain.