Teh kombucha mungkin masih terdengar asing di telinga masyarakat Indonesia. Namun, teh hasil fermentasi ini telah menjadi buah bibir masyarakat di luar negeri karena dianggap memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Teh kombucha sudah dikonsumsi selama hampir 2000 tahun di Tiongkok. Teh ini didapat melalui fermentasi teh, ragi, dan gula selama seminggu atau lebih. Selama proses tersebut, zat asam, bakteri, dan alkohol akan terbentuk di dalam minuman kombucha. Inilah yang membuat teh kombucha bercita rasa tajam, asam, serta beraroma mirip cuka.

Ketahui Manfaat dan Risiko Mengonsumsi Teh Kombucha - Alodokter

Manfaat Teh Kombucha

Teh yang dikenal juga dengan sebutan teh jamur ini mengandung vitamin B, sedikit alkohol, antioksidan, natrium, gula, dan probiotik. Oleh karena itu, teh kombucha diyakini memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh.

Berdasarkan hasil penelitian dari beberapa riset, kombucha diketahui memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, antara lain:

1. Baik untuk pencernaan

Kandungan antioksidan dan probiotik pada minuman teh kombucha dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, memerangi bakteri jahat penyebab infeksi, mengurangi peradangan, serta meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.

Studi penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa kombucha yang kaya antioksidan dan probiotik bermanfaat untuk membantu proses pembuangan zat beracun pada organ hati. Efek ini dianggap baik untuk memelihara kesehatan hati.

2. Melindungi tubuh dari kanker

Teh kombucha diduga bisa mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker. Ini berkat kandungan antioksidan polifenol di dalamnya. Namun efek antikanker teh kombucha sebagai pencegahan penyakit kanker sejauh ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

3. Menurunkan tingkat gula darah

Pada studi penelitian yang dilakukan terhadap hewan percobaan, diketahui bahwa kombucha dapat memperlambat pencernaan karbohidrat di dalam tubuh. Efek kombucha ini dianggap dapat mengurangi kadar gula darah, sehingga mungkin baik untuk penderita diabetes.

4. Mengurangi risiko penyakit jantung dan ginjal

Studi penelitian kecil pada hewan percobaan di laboratorium menunujukkan bahwa kombucha bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Bersamaan dengan kandungan antioksidannya yang tinggi, efek kombucha ini baik untuk kesehatan jantung dan ginjal.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Kombucha

Kepopuleran teh kombucha membuat sebagian orang tertarik untuk membuat teh fermentasi ini sendiri di rumah. Namun sebenarnya, hal tersebut tidak disarankan. Kesalahan dalam proses pembuatan bisa menyebabkan teh kombucha terkontaminasi bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan.

Di balik ketenarannya, minuman kombucha ini juga memiliki beberapa efek samping, seperti sakit kepala dan mual, jika diminum terlalu banyak. Beberapa efek ini diduga karena kandungan alkohol di dalam teh kombucha yang terbentuk dari proses fermentasi alami.

Selain itu, minuman ini juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil, bayi dan anak-anak, pecandu alkohol, penderita penyakit hati, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Teh kombucha memang dipercaya memiliki banyak khasiat dan manfaat bagi kesehatan tubuh, namun beberapa manfaat tersebut masih belum terbukti secara medis. Oleh karena itu, jika tertarik mengonsumsi teh kombucha untuk mendapatkan khasiatnya, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.