Tensi 100/70 kerap membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah ini tergolong normal atau justru menandakan adanya masalah kesehatan. Angka tekanan darah seperti ini sering dijumpai saat pemeriksaan baik di rumah maupun di fasilitas kesehatan. 

Hasil pemeriksaan tekanan darah terdiri dari dua angka, yaitu tekanan sistolik (angka atas) dan tekanan diastolik (angka bawah). Kedua angka ini menunjukkan seberapa kuat jantung memompa darah dan seberapa besar tekanan pada pembuluh darah saat jantung beristirahat di antara detakannya.

Tensi 100/70 Apakah Normal? Ini Penjelasan Lengkapnya - Alodokter

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan tensi 100/70 mmHg, mungkin Anda bertanya-tanya, “tensi 100/70 apakah normal?”. Arti dari tensi 100/70 memang bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung kondisi tubuh dan faktor yang memengaruhinya.

Tensi 100/70 Apakah Normal?

Untuk mengetahui tensi 100/70 apakah normal atau tidak, penting untuk memahami terlebih dahulu kisaran tekanan darah yang dianggap sehat.

Tekanan darah normal pada orang dewasa adalah kurang dari 120/80 mmHg. Jadi, tensi 100/70 mmHg masih tergolong normal, terutama jika Anda tidak mengalami keluhan tertentu.

Artinya, tensi 100/70 tidak selalu menunjukkan tekanan darah rendah (hipotensi). Kondisi ini umumnya masih aman selama Anda tidak merasakan gejala, seperti pusing, lemas, penglihatan kabur, jantung berdebar, atau sensasi ingin pingsan. Hasil pengukuran juga bisa bervariasi tergantung kondisi tubuh, waktu pemeriksaan, dan aktivitas sebelumnya.

Selain itu, usia dan aktivitas fisik juga memengaruhi tekanan darah. Anak-anak biasanya memiliki tekanan darah lebih rendah, sedangkan remaja atau dewasa muda yang aktif berolahraga juga bisa memiliki tekanan darah sedikit lebih rendah. Sementara itu, lansia cenderung memiliki tekanan darah lebih tinggi akibat perubahan pembuluh darah.

Hal yang Perlu Diwaspadai dan Cara Menjaga Tekanan Darah

Walaupun tensi 100/70 mmHg masih tergolong normal, tetap ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Tekanan darah yang rendah bisa menjadi masalah bila disertai gejala, seperti pusing, lemas, atau bahkan pingsan. Kondisi ini bisa menandakan adanya hipotensi yang memerlukan perhatian medis.

Penurunan tekanan darah juga dapat terjadi sementara akibat dehidrasi, kelelahan, kurang makan, cuaca panas, atau efek samping obat tertentu. Selain itu, tekanan darah rendah kadang menjadi tanda adanya masalah pada jantung, gangguan hormon, infeksi berat, atau perdarahan dalam tubuh. 

Agar tekanan darah tetap stabil, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  • Pastikan konsumsi makanan bernutrisi dan cukup minum setiap hari.
  • Hindari berdiri terlalu cepat, terutama jika sering merasa pusing.
  • Cukupi waktu istirahat dan kelola stres dengan baik.
  • Batasi penggunaan obat yang dapat menurunkan tekanan darah tanpa resep dokter.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama jika memiliki riwayat penyakit jantung, ginjal, atau tekanan darah rendah.

Apabila Anda baru sekali mendapatkan hasil tensi 100/70 mmHg tanpa keluhan, biasanya tidak diperlukan tindakan khusus. Namun, bila gejala seperti pusing atau lemas sering muncul, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikan penyebabnya.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang hasil tensi 100/70 mmHg, konsultasikan dengan dokter melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Bila diperlukan, dokter dapat membantu Anda membuat janji konsultasi langsung di rumah sakit untuk memastikan tensi 100/70 apakah normal sesuai kondisi tubuh Anda.