Teorol adalah suplemen yang mengandung cholecalciferol atau vitamin D3. Suplemen ini bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi kekurangan vitamin D3, serta membantu penyerapan kalsium dan fosfor. Teorol tersedia dalam bentuk kapsul dan drops, yang dapat digunakan oleh anak-anak maupun dewasa.
Vitamin D3 bisa diperoleh secara alami dengan mengonsumsi keju, kuning telur, dan hati sapi. Selain itu, tubuh juga membentuk vitamin D di kulit dengan bantuan paparan sinar matahari. Meski begitu, kekurangan vitamin D tetap bisa terjadi, baik karena kurang asupan maupun karena penyakit tertentu.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan tulang, seperti rakitis pada anak-anak, dan meningkatkan risiko osteoporosis pada orang dewasa. Untuk mencegah atau mengatasi kondisi tersebut, Anda bisa menggunakan Teorol.
Namun, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan suplemen ini.
Produk Teorol
Teorol tersedia dalam bentuk kapsul dan drops seperti yang diuraikan berikut:
- Teorol 2000 IU 30 Kapsul Lunak, yang mengandung vitamin D3 2000 IU per kapsul
- Teorol 400 IU 10 Kapsul Lunak, dengan bahan aktif vitamin D3 sebanyak 400 IU tiap kapsul
- Teorol 400 IU Drops, yang berisi 400 IU vitamin D3
Apa Itu Teorol
| Bahan aktif | Cholecalciferol atau vitamin D3 |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Suplemen vitamin |
| Manfaat | Mencegah dan mengatasi defisiensi vitamin D |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Teorol untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Suplemen ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Teorol untuk ibu menyusui | Teorol umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui selama mengikuti aturan pakai. Konsultasikan dengan dokter perihal dosis yang aman apabila Anda sedang menyusui. |
| Bentuk | Kapsul lunak dan drops |
Peringatan sebelum Menggunakan Teorol
Meski tergolong obat bebas, Teorol sebaiknya tetap digunakan sesuai anjuran dokter agar dosisnya tepat dan manfaatnya optimal. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi Teorol, yaitu:
- Jangan menggunakan Teorol jika Anda alergi terhadap cholecalciferol atau vitamin D3. Apabila ragu, konsultasikan dengan dokter perihal riwayat alergi yang dimiliki.
- Informasikan kepada dokter perihal penggunaan Teorol bila Anda menderita kelebihan vitamin D dalam tubuh (hipervitaminosis D), sindrom malabsorbsi, atau kadar kalsium tinggi dalam darah (hiperkalsemia).
- Sampaikan ke dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit Crohn, kolitis ulseratif, penyakit celiac, obesitas, atau kanker.
- Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Teorol bila Anda menderita penyakit ginjal, ketidakseimbangan elektrolit, atau penyakit jantung.
- Bicarakan dengan dokter bila Anda hendak mengonsumsi Teorol bersama obat, suplemen lain, atau produk herbal tertentu. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
- Beri tahu dokter apabila Anda pernah menjalani operasi penurunan berat badan.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Teorol.
Dosis dan Aturan Pakai Teorol
Dosis Teorol biasanya disesuaikan dengan usia, kondisi, dan kebutuhan vitamin D setiap individu. Secara umum, dosis pemberian Teorol berdasarkan tujuan penggunaannya adalah:
Tujuan: Suplementasi harian
- Dosis disesuaikan dengan angka kecukupan gizi sesuai usia
Tujuan: Mengatasi kekurangan vitamin D
- 10 mcg (400 unit) per hari
Tujuan: Menangani kekurangan vitamin D akibat penyakit liver atau sindrom malabsorbsi
- Dosis maksimal 1 mg (40.000 unit) per hari
Tujuan: Mengobati kekurangan kalsium akibat hipoparatiroid
- Dosis maksimal 5 mg (200.000 unit) per hari
Tujuan: Mengatasi dan mencegah osteoporosis
- 800–1000 IU (20–25 mcg) 1 kali sehari, dikombinasikan dengan suplemen kalsium.
Tujuan: Mengatasi rakitis
- 12.000–500.000 IU (0,3–12,5 mg) 1 kali sehari.
Dosis Teorol untuk anak-anak akan disesuaikan dengan usia, berat badan, atau kondisi kesehatan anak. Konsultasikan kepada dokter mengenai dosis yang sesuai dengan kondisi anak Anda.
Cara Menggunakan Teorol dengan Benar
Gunakan Teorol sesuai anjuran dokter dan bacalah aturan pakai yang tertera pada kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Agar mendapat manfaat maksimal Teorol, perhatikan cara penggunaannya yang benar berikut ini:
- Teorol bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Namun, agar penyerapannya optimal, suplemen ini sebaiknya diminum setelah makan.
- Telan kapsul Teorol dengan bantuan air putih tanpa dikunyah, dibelah, atau digerus terlebih dahulu.
- Apabila diresepkan Teorol drops, kocok botol sebelum obat dikonsumsi. Gunakan pipet yang tersedia di dalam kemasan agar dosisnya sesuai.
- Jika Anda atau anak Anda juga mengonsumsi obat lain, beri jarak setidaknya 2 jam sebelum atau sesudah mengonsumsi Teorol.
- Simpan Teorol di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan Teorol yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Teorol dengan Obat Lain
Berikut ini adalah sejumlah interaksi yang dapat terjadi jika Teorol dikonsumsi bersama obat lain:
- Peningkatan risiko terjadinya keracunan vitamin D jika digunakan dengan jenis vitamin D yang lain, seperti calcifediol atau calcitriol
- Peningkatan risiko terjadinya hiperkalsemia bila dikonsumsi bersama diuretik thiazide, seperti indapamide atau hydrochlorothiazide
- Penurunan efektivitas Teorol jika dipakai dengan obat kortikosteroid, rifampicin, isoniazid, carbamazepine, phenytoin, atau orlistat
Konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana mengonsumsi obat, produk herbal, atau suplemen lain bersama Teorol untuk menghindari interaksi yang merugikan.
Efek Samping dan Bahaya Teorol
Jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan, Teorol jarang menimbulkan efek samping. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, suplemen vitamin D3 mungkin dapat menimbulkan efek samping berupa:
Konsultasikan lewat Chat Bersama Dokter atau lakukan pemeriksaan ke dokter jika Anda mengalami efek samping di atas selama menggunakan Teorol, terutama dalam dosis yang tinggi. Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat setelah mengonsumsi Teorol.