Alergi udang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh memberi respons yang tidak normal terhadap protein yang terkandung pada udang. Sebagian orang tidak hanya mengalami alergi terhadap udang, tetapi juga alergi terhadap kerang, kepiting, lobster, cumi-cumi, gurita dan tiram.

Anda yang menderita alergi udang dapat mengalami gejala umum alergi, berupa gatal atau hidung tersumbat, setelah mengonsumsi udang. Gejala alergi lain yang mungkin timbul yaitu bengkak pada bibir, wajah atau lidah, sesak napas, nyeri perut, mual, muntah, pusing, diare, hingga syok anafilaktik yang bisa mengancam nyawa.

Tips Meminimalkan Risiko Kambuhnya Alergi Udang - Alodokter

Cara Mencegah Alergi Udang Kambuh

Bagi Anda yang mengalami gejala tersebut, disarankan memeriksakan diri ke dokter untuk menjalani tes alergi. Jika hasil tes terbukti adanya alergi terhadap udang, hal yang pertama harus dihindari adalah mengonsumsi udang. Selain itu, ada cara lain yang harus diperhatikan untuk mencegah alergi udang kembali kambuh:

  • Jangan makan di rumah makan boga bahari (seafood)

Meski makanan yang Anda pesan bukanlah udang atau sejenisnya, risiko makanan terkontaminasi udang bisa saja terjadi. Ada kemungkinan peralatan memasak yang digunakan sama dengan yang dipakai untuk memasak udang. Lebih baik Anda menghindari makan di rumah makan yang menyediakan makanan laut, untuk meminimalkan risiko kambuhnya reaksi alergi udang.

  • Hindari dapur yang sedang memasak udang

Jauhkan diri dari lokasi dapur ketika ada yang memasak udang. Ketika udang atau makanan laut sedang dimasak, akan terjadi pelepasan protein lewat asap, uap, ataupun permukaan kompor. Hal ini dapat menyebabkan alergi udang kambuh.

  • Baca label kemasan

Saat memilih produk apa pun, pastikan Anda membaca label kemasan yang menulis kandungan di dalam produk. Udang atau makanan laut lainnya tidak hanya digunakan pada produk makanan, tetapi juga kerap digunakan pada produk penyedap rasa, kosmetik, obat atau krim kecantikan untuk tubuh. Ketahui nama lain dari udang atau makanan laut lain agar benar-benar aman untuk dikonsumsi. Misalnya, pada produk asal Prancis, makanan yang berlabel crevette menandakan bahwa makanan tersebut mengandung udang.

Jika Anda menderita alergi, atau memiliki riwayat reaksi alergi berat akibat mengonsumsi udang, disarankan untuk membawa suntikan epinefrin (epipen) setiap saat, atau setidaknya obat antialergi yang diresepkan oleh dokter. Hal ini berguna untuk mengatasi reaksi alergi berat yang mungkin Anda alami, saat tidak sengaja “bersinggungan” dengan pemicu alergi. Pastikan Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu, untuk mendapat informasi mengenai dosis dan cara penyuntikan epinefrin yang benar.

Ada berbagai macam gejala yang dapat timbul dari alergi udang, mulai dari ringan hingga berat. Jika mengalami gejala alergi, sebaiknya Anda konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan untuk mencegah efek lebih lanjut dari reaksi alergi tersebut.