Selain rasanya yang lezat, makanan laut atau boga bahari digemari karena mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh. Kandungan protein, asam lemak omega-3, serta vitamin dan mineral makanan laut terlalu penting untuk dilewatkan begitu saja.

Selain mengandung protein, vitamin, dan mineral, makanan laut diketahui kaya akan nutrisi yang tidak dimiliki hewan yang hidup di darat. Nutrisi tersebut meliputi asam lemak omega-3, khususnya asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexsaenoic (DHA) yang bermanfaat bagi tubuh.

Kandungan Gizi dan Manfaat Makanan Laut untuk Kesehatan - Alodokter

Makanan laut merupakan salah satu sumber nutrisi penting bagi orang yang menjalani diet tertentu, misalnya diet pescatarian. Untuk mengetahui manfaat dari nutrisi-nutrisi tersebut, simak penjelasan di bawah ini.

Ragam Kandungan Gizi dan Manfaat Makanan Laut

Berikut ini adalah manfaat makanan laut bagi kesehatan berdasarkan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya:

1. Protein

Makanan laut merupakan sumber protein berkualitas tinggi karena umumnya mereka juga rendah lemak jahat. Protein ini sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja karena dapat meningkatkan massa dan kekuatan otot. Sementara bagi orang dewasa, asupan makanan tinggi protein juga bisa membuat tubuh tetap bugar dan kuat.

Semua makanan laut mengandung nilai protein yang berbeda-beda. Namun, ikan tuna dan salmon adalah jenis makanan laut dengan protein terbaik, karena lebih rendah kalori dan mengandung banyak lemak sehat.

2. Vitamin

Makanan laut juga mengandung sejumlah vitamin guna mendukung organ tubuh untuk tetap berfungsi secara optimal. Beberapa jenis vitamin tersebut adalah:

  • Vitamin A untuk kesehatan mata
  • Vitamin D untuk kesehatan gigi dan tulang
  • Vitamin E sebagai antioksidan yang berguna untuk menangkan radikal bebas
  • Vitamin B12 untuk melindungi sel saraf

Beberapa contoh makanan laut yang mengandung vitamin A, D, dan B12 adalah ikan salmon, tuna, sarden, udang, dan makerel. Sementara itu, makanan laut yang mengandung vitamin E, antara lain gurita, salmon, abalone, dan lobster.

3. Mineral

Mineral yang bisa banyak ditemukan pada makanan laut antara lain zat besi dan yodium. Keduanya memiliki peran penting dalam kesehatan. Zat besi berguna untuk mencegah anemia, dan yodium berguna untuk mencegah penyakit gondok. Contoh makanan laut yang banyak mengandung mineral ini antara lain salmon, sarden, dan tuna.

4. Asam lemak omega-3

Makanan laut memang dikenal akan kandungan asam lemak omega-3 yang terdiri dari DHA dan EPA. Kedua jenis lemak ini memiliki peranan yang sangat bermanfaat bagitu tubuh.

EPA berperan dalam membantu melawan peradangan, sementara DHA memainkan peran penting dalam mendukung perkembangan fungsi otak dan fungsi penglihatan, serta menurunkan risiko terjadinya penyakit kronis.

Asam lemak omega-3 bisa didapatkan dari berbagai jenis ikan, seperti tuna, salmon, kembung, tongkol, tenggiri, bawal, cakalang, makerel, dan sarden. Selain ikan, makanan laut lainnya yang mengandung asam omega-3 antara lain tiram, udang, dan lobster.

5. Karotenoid

Ada banyak makanan laut yang mengandung senyawa golongan karotenoid. Contohnya adalah udang, kepiting, dan ikan salmon. Senyawa yang menimbulkan warna merah dan oranye ini diketahui memiliki banyak manfaat, antara lain menurunkan kadar lemak darah serta bekerja sebagai antioksidan dan antiradang.

Selain nutrisi-nutrisi di atas, Anda juga bisa mendapatkan karbohidrat dan serat dari makanan laut. Satu-satunya makanan laut yang mengandung karbohidrat dan serat adalah rumput laut.

Senyawa polisakarida yang terkandung dalam rumput laut diketahui bermanfaat dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan, serta membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus.

Aneka ragam makanan laut dapat memberikan Anda banyak sekali nutrisi yang membawa manfaat bagi tubuh. Meski begitu, konsumsi makanan laut juga perlu memperhatikan aturan.

Batasilah konsumsi ikan yang ukurannya besar, seperti ikan hiu, ikan, tenggiri, ikan todak, dan ikan marlin. Ikan-ikan ini cenderung mengandung lebih banyak merkuri. Dalam kadar tinggi, paparan merkuri dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh, otak, paru-paru, jantung, dan ginjal.

Selain itu, batasi pula konsumsi makanan laut Anda sekitar 2–3 porsi per minggu, karena Anda juga membutuhkan ragam nutrisi dari makanan lain. Jadi, imbangilah konsumsi makanan laut dengan daging sapi, daging ayam, dan tentunya buah, sayur, serta kacang-kacangan.

Bila perlu, konsultasikan dengan dokter gizi terkait menu sehat yang direkomendasikan sesuai kondisi tubuh Anda.