Trozinc adalah suplemen zinc sulfate untuk membantu memenuhi kebutuhan zinc dan mengatasi kekurangannya. Suplemen ini juga digunakan sebagai terapi tambahan pada diare akut anak untuk mendukung pemulihan.
Zinc merupakan mineral esensial yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh, membantu proses penyembuhan luka, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada diare akut, suplementasi zinc selama 10–14 hari terbukti membantu mempercepat pemulihan dan menurunkan risiko diare berulang.

Karena tubuh tidak dapat memproduksi zinc sendiri, asupan dari makanan atau suplemen, seperti Trozinc, diperlukan saat kebutuhan meningkat atau terjadi kekurangan.
Apa Itu Trozinc
| Bahan aktif | Zinc sulfate |
| Golongan | Obat bebas terbatas |
| Kategori | Suplemen mineral |
| Manfaat | Mengatasi dan mencegah kekurangan zinc serta terapi tambahan diare akut pada anak |
| Dikonsumsi oleh | Anak-anak sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter |
| Trozinc untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Trozinc untuk ibu menyusui | Zinc yang terdapat dalam Trozinc dapat terserap ke dalam ASI dan aman untuk digunakan oleh ibu menyusui. Namun, tetap konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. |
| Bentuk obat | Sirup |
Peringatan Sebelum Menggunakan Trozinc
Meski Trozinc termasuk suplemen mineral yang bisa dibeli tanpa resep, penggunaannya tetap perlu diperhatikan agar aman dan memberikan manfaat optimal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi Trozinc adalah:
- Jangan menggunakan Trozinc jika anak Anda memiliki riwayat alergi terhadap zinc atau obat lain dengan kandungan serupa.
- Informasikan kepada dokter jika anak Anda memiliki atau pernah menderita penyakit ginjal, atau mengalami defisiensi tembaga. Dokter akan menilai keamanan serta menyesuaikan dosis bila diperlukan.
- Konsultasikan ke dokter jika diare disertai demam tinggi, nyeri perut hebat, atau tinja berdarah, karena kondisi tersebut dapat menandakan penyakit yang lebih serius.
- Beri tahu dokter apabila sedang menggunakan obat lain, suplemen, atau produk herbal untuk mencegah terjadinya interaksi obat.
- Segera hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika muncul reaksi alergi atau efek samping yang mengganggu selama mengonsumsi Trozinc.
Dosis dan Aturan Pakai Trozinc
Dosis umum penggunaan Trozinc untuk mengatasi diare pada anak sesuai usia adalah:
- Anak usia <6 bulan: 2,5 ml (½ sendok takar), 1 kali sehari.
- Anak usia 6 bulan–5 tahun: 5 ml (1 sendok takar), 1 kali sehari.
Trozinc biasanya dikonsumsi setiap hari selama 10–14 hari, meskipun diare sudah membaik atau berhenti.
Cara Menggunakan Trozinc dengan Benar
Baca aturan penggunaan yang tertera pada kemasan produk sebelum mengonsumsi Trozinc. Jika Anda ragu atau anak Anda memiliki kondisi medis tertentu, diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan dosis dan durasi penggunaan yang tepat.
Agar manfaat Trozinc bisa didapatkan secara maksimal, perhatikan cara penggunaannya yang benar berikut ini:
- Kocok botol sebelum digunakan.
- Gunakan sendok takar agar dosis yang diberikan sesuai anjuran.
- Trozinc dapat diberikan 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan untuk penyerapan yang lebih baik.
- Jika anak mengalami mual, Trozinc boleh diberikan bersama makanan.
- Trozinc disarankan diberikan bersama larutan oralit saat anak mengalami diare. Zinc membantu proses pemulihan tubuh, sementara oralit mencegah dan mengatasi dehidrasi.
- Hindari memberikan Trozinc bersamaan dengan susu atau makanan tinggi kalsium setidaknya 1–2 jam setelah mengonsumsi Trozinc, karena kalsium dapat menghambat penyerapan zinc.
- Simpan Trozinc di tempat yang sejuk dan kering, serta jauhkan dari jangkauan anak-anak.
- Buang sisa Trozinc sirup jika sudah lebih dari 14 hari sejak kemasan dibuka, meskipun masih tersisa.
Interaksi Trozinc dengan Obat Lain
Jika digunakan bersama obat lain, Trozinc dapat menyebabkan:
- Penurunan penyerapan zinc jika diminum bersamaan dengan zat besi atau tembaga
- Penurunan efektivitas antibiotik tertentu, seperti tetrasiklin dan kuinolon
Untuk mencegah interaksi obat, konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan Trozinc bersama obat lain. Sebagai langkah awal, Anda dapat menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.
Efek Samping Trozinc
Trozinc umumnya aman jika digunakan sesuai aturan. Namun, beberapa efek samping ringan dapat terjadi, seperti:
- Mual
- Muntah
- Nyeri perut
- Diare ringan
Bila efek samping ringan tersebut sering terjadi, kambuh-kambuhan, atau justru tidak kunjung membaik sehingga menimbulkan ketidaknyamanan, jangan tunda untuk segera berkonsultasi ke dokter secara langsung melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER.
Namun, segera bawa anak ke IGD rumah sakit terdekat jika muncul efek samping serius, seperti ruam hebat, pembengkakan pada wajah atau bibir, sesak napas, atau muntah terus-menerus. Penanganan yang tepat dapat mencegah risiko terjadinya komplikasi.