Tiap makanan yang kita konsumsi memunculkan suara berbeda-beda saat sedang dikunyah. Dan katanya, suara yang timbul saat mengunyah makanan secara perlahan bisa membantumu menurunkan berat badan, lho!

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa saat seseorang menyadari dirinya sedang makan, bahkan mendengar suara kunyahannya, ia cenderung untuk makan lebih sedikit.

Turunkan Berat Badan dengan Mendengarkan Suara Mengunyah - Alodokter

Sebaliknya, kebiasaan makan terburu-buru, apalagi sambil menonton televisi atau mendengarkan musik dengan volume keras, justru dapat membuat seseorang makan lebih banyak.

Hal ini karena suara dari televisi atau musik dapat meredam suara kunyahan saat sedang makan. Hal tersebut membuat tangan terus menyuapi makanan ke mulut, sedangkan mata dan telinga akan teralihkan ke hal lain.

Bila sudah begini, kamu pun tidak merasakan atau menyadari aroma dari makanan yang sedang kamu santap. Alhasil, kamu akan merasa tidak puas dengan makanan yang sudah dikonsumsi. Untuk menghilangkan rasa ketidakpuasan tersebut, kamu pun akan makan lagi dan lagi.

Seorang pakar yang terlibat dalam penelitian tersebut mengungkapkan bahwa suara kunyahan merupakan sensasi saat makan yang sering kali kita lupakan. Padahal suara kunyahan makanan merupakan salah satu yang bisa menambah kenikmatan suatu makanan. Sebagai contoh, apa nikmatnya mengonsumsi wortel segar tanpa suara renyah?

Di samping itu, kamu juga bisa mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi jika lebih menikmati dan meresapi kegiatan makan, termasuk saat mendengarkan suara makanan yang sedang dikunyah.

Jadi, ingatlah bahwa saat mengonsumsi makanan, kamu tidak hanya menggunakan mulut dan indera pengecapmu, tapi juga indera lain, termasuk mata dan telinga. Dengan menyadari hal ini kamu bisa lebih menikmati makanan yang sedang kamu konsumsi. Sebagai bonusnya, kamu bisa mengendalikan jumlah makanan yang dikonsumsi.

Bagaimana Caranya Menikmati Bunyi Makanan?

Kita sering kali kurang menyadari sinyal dari tubuh kita sendiri. Padahal, makan dengan penuh kesadaran dan menikmati proses makan dan mengunyah akan membantu kita belajar mendengarkan sinyal dari tubuh, termasuk munculnya rasa kenyang.

Kamu bisa melakukan beberapa tips berikut untuk mulai bisa menikmati bunyi makanan:

  • Cobalah menyeruput minuman secara perlahan dan perhatikan seluruh perasaan yang timbul dari tiap tegukannya. Belajarlah untuk menikmati rasa, suhu, dan sensasi keunikan dari minuman tersebut.
  • Usahakan untuk menghentikan segala kegiatanmu ketika sedang makan.
  • Bila kamu dikejar tenggat waktu tugas sehingga kamu harus makan sambil membaca, mengetik, atau lainnya, maka cobalah untuk melakukannya secara bergantian. Ketika ingin menyuap makanan, hentikan aktivitasmu sejenak untuk menaruh perhatian pada makananmu.
  • Ketika makan bersama teman atau keluarga, cobalah meminta mereka untuk makan dalam keadaan hening, dan nikmati makananmu hingga acara makan bersama berakhir.

Bila kamu ingin makan dengan penuh kesadaran, curahkan perhatianmu pada pengalaman makan dan minum, serta pada sensasi yang kamu dapatkan dari dalam maupun luar tubuh. Nikmati setiap suara kunyahan, warna, aroma, tekstur, dan rasanya.

Makan dengan penuh kesadaran memang bisa membuatmu tidak makan terlalu banyak. Namun, kamu tetap perlu memerhatikan jenis makanan yang masuk ke perutmu. Pastikan kamu memilih makanan dan minuman yang sehat, ya.