Vitamin K2 adalah nutrisi penting yang membantu menjaga kekuatan tulang dan kesehatan jantung meski masih jarang diketahui banyak orang. Dengan mengetahui manfaat vitamin K2 serta sumber makanannya, Anda dapat melindungi tubuh dari risiko osteoporosis dan penyakit jantung sejak dini.

Vitamin K2 berperan penting dalam mengatur kalsium supaya tidak menumpuk di pembuluh darah, melainkan tersimpan di tulang. Berbeda dengan vitamin K1 yang umumnya berasal dari sayuran hijau, vitamin K2 lebih banyak terkandung dalam makanan fermentasi dan produk hewani.

Vitamin K2, Kenali Manfaat dan Cara Memperolehnya - Alodokter

Fungsinya untuk membantu mencegah pembuluh darah mengeras sekaligus membuat tulang lebih kuat. Oleh karena itu, mencukupi asupan vitamin K2 dianjurkan agar tulang dan jantung tetap sehat.

Manfaat Vitamin K2 bagi Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa manfaat vitamin K2 bagi kesehatan yang perlu diketahui:

1. Menjaga kesehatan tulang

Vitamin K2 membantu mengaktifkan protein osteocalcin, yaitu protein yang berperan penting dalam proses pembentukan dan penguatan tulang. Dengan adanya vitamin K2, kalsium dari makanan bisa lebih banyak diserap ke tulang dan gigi, bukan menumpuk di jaringan lain. 

Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko osteoporosis dan patah tulang, terutama pada orang lanjut usia dan wanita setelah menopause. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang rutin makan makanan kaya vitamin K2, seperti natto atau beberapa jenis keju, berpotensi memiliki tulang yang lebih padat dan kuat.

2. Mendukung kesehatan jantung

Manfaat vitamin K2 selanjutnya adalah mencegah penumpukan kalsium di dinding pembuluh darah, sehingga aliran darah tetap lancar. Dengan begitu, risiko aterosklerosis, penyakit jantung, dan stroke bisa berkurang, terutama jika rutin mengonsumsi makanan kaya vitamin K2 seperti tempe, keju keras, atau kuning telur.

3. Berperan dalam proses pembekuan darah

Vitamin K2 berperan penting dalam pembentukan protein pembekuan darah, sehingga tubuh dapat menghentikan perdarahan lebih cepat saat terjadi luka atau cedera. Jika asupan vitamin K2 kurang, proses ini bisa terganggu dan perdarahan berlangsung lebih lama, bahkan pada luka ringan, seperti goresan pisau.

Cara Memperoleh Vitamin K2 dan Tips Aman Mengonsumsinya

Agar kebutuhan vitamin K2 terpenuhi, berikut ini adalah beberapa sumber makanan yang bisa Anda pilih:

Makanan fermentasi

Makanan fermentasi, seperti natto, diketahui mengandung banyak vitamin K2. Tempe, makanan khas Indonesia, juga menjadi sumber vitamin K2 meski jumlahnya tidak sebanyak natto. 

Bahkan, beberapa jenis keju, seperti gouda, edam, dan brie, pun kaya akan vitamin K2 sehingga jika rutin dikonsumsi dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh. Meski begitu, sebaiknya makanan fermentasi dikonsumsi dalam jumlah wajar dan dipilih yang terjamin kebersihannya agar tetap aman bagi kesehatan.

Produk hewani

Produk hewani, seperti hati ayam, daging sapi, dan kuning telur, mengandung vitamin K2, terutama jenis MK-4, yang mudah diserap tubuh. Hati ayam dan daging sapi bisa dijadikan lauk harian, sedangkan kuning telur dapat ditambahkan pada menu sarapan atau makanan lainnya. 

Selain itu, Anda disarankan untuk memasak dengan cara yang lebih sehat, misalnya dikukus atau dipanggang tanpa terlalu banyak minyak.

Suplemen vitamin K2

Jika sulit mendapatkan vitamin K2 dari makanan, suplemen bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dicoba. Suplemen vitamin K2 umumnya tersedia dalam bentuk kapsul atau tablet dan dapat dibeli di apotek maupun toko kesehatan. Selain itu, vitamin ini bisa diperoleh dalam bentuk tunggal atau kombinasi dengan vitamin lainnya, seperti vitamin D3. 

Pastikan produk yang dipilih sudah terdaftar di BPOM serta dikonsumsi sesuai dosis pada kemasan atau anjuran dokter. Suplemen ini dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, terutama bagi orang yang memiliki keterbatasan asupan makanan tertentu, seperti vegetarian atau vegan.

Berdasarkan peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, rekomendasi jumlah aman vitamin K untuk orang wanita dewasa sekitar 55 mikrogram per hari, sedangkan untuk pria dewasa sebanyak 65 mikrogram per hari. 

Meski begitu, Kementerian Kesehatan RI belum mengeluarkan aturan khusus mengenai dosis aman harian vitamin K2 saja, melainkan menetapkan kebutuhan total vitamin K. Oleh karena itu, asupan vitamin K2 sebaiknya dilihat sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan vitamin K harian secara keseluruhan.

Vitamin K2 memang tidak sepopuler vitamin lainnya, seperti vitamin C, vitamin A, dan vitamin D. Namun, perannya bagi tubuh tidak boleh diabaikan begitu saja. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk selalu memenuhi asupan vitamin K2 bagi tubuh setiap hari dari berbagai sumber makanan yang mudah dijumpai.

Bila Anda bingung menentukan berapa banyak kebutuhan vitamin K2 sesuai kondisi tubuh atau ragu saat ingin memperoleh vitamin K2 dari suplemen karena sedang menjalani pengobatan dari dokter, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter, ya. 

Konsultasi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja serta cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.