Vitiligo apakah menular sering menjadi pertanyaan saat seseorang melihat bercak putih pada kulit. Kondisi ini berkaitan dengan gangguan pigmen kulit yang masih sering disalahpahami oleh banyak orang.

Vitiligo adalah kondisi kulit yang ditandai dengan hilangnya pigmen, sehingga muncul bercak putih pada sebagian area tubuh. Banyak orang keliru mengira vitiligo serupa dengan infeksi jamur atau penyakit kulit lain yang bisa menular. Padahal, penyebab vitiligo tidak berkaitan dengan infeksi bakteri, virus, maupun jamur.

Vitiligo Apakah Menular? Cek Jawabannya di Sini - Alodokter

Karena tampilannya yang mencolok, tidak sedikit orang kemudian bertanya-tanya, vitiligo apakah menular dan apakah aman berinteraksi dengan penderitanya. 

Vitiligo Apakah Menular?

Jawaban dari pertanyaan vitiligo apakah menular adalah tidak. Kondisi ini terjadi karena kerusakan sel penghasil pigmen kulit (melanosit), bukan akibat infeksi virus, bakteri, atau jamur seperti pada penyakit kulit menular.

Karena bukan disebabkan oleh infeksi, vitiligo juga tidak menular melalui sentuhan atau kontak fisik. Berjabat tangan, berpelukan, atau berdekatan dengan penderita vitiligo tidak akan menyebabkan penularan.

Vitiligo juga tidak berkaitan dengan kebersihan diri. Berbagi pakaian, alat makan, maupun tinggal serumah dengan penderita vitiligo tidak akan membuat orang lain mengalami kondisi yang sama.

Selain itu, vitiligo tidak dapat menyebar melalui udara, air, atau cairan tubuh. Batuk, bersin, keringat, maupun penggunaan fasilitas bersama tidak berperan dalam munculnya vitiligo.

Penyebab dan Faktor Risiko Vitiligo

Penyebab vitiligo akibat berkurangnya kadar melanin pada kulit, yaitu pigmen yang memberi warna alami pada kulit, rambut, dan mata. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kondisi ini muncul ketika melanosit rusak atau tidak berfungsi dengan baik.

Ada beberapa kondisi yang diduga berkaitan dengan penurunan kadar melanin di kulit, yaitu:

  • Riwayat keluarga, terutama jika ada anggota keluarga yang juga mengalami vitiligo atau penyakit autoimun
  • Gangguan autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel penghasil pigmen kulit
  • Stres fisik atau emosional, yang dapat memicu munculnya vitiligo atau memperburuk kondisi yang sudah ada
  • Cedera atau trauma pada kulit, seperti luka, gesekan berulang, atau paparan sinar matahari berlebihan
  • Paparan zat kimia tertentu, terutama yang dapat memengaruhi fungsi sel pigmen kulit

Meskipun pembahasan mengenai vitiligo apakah menular sering menimbulkan berbagai pertanyaan, setiap kondisi kulit tetap memerlukan diagnosis yang akurat agar penanganannya tepat. Dengan memahami penyebab vitiligo, langkah perawatan yang dipilih pun dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing.

Jika Anda masih memiliki keraguan terkait vitiligo atau perubahan warna kulit yang dialami, sebaiknya konsultasikan dengan dokter melalui layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan penjelasan dan saran medis yang aman serta sesuai kondisi Anda.