Malam pertama menjadi salah satu momen yang ditunggu oleh hampir setiap pasangan yang telah menikah. Meski rasa khawatir dan tidak percaya diri kerap muncul, Anda tidak perlu khawatir. Ada beberapa cara yang dapat Anda dan pasangan lakukan agar tetap nyaman saat berhubungan intim.

Pasangan yang baru menikah sering kali ragu, malu, khawatir, dan tidak percaya diri ketika dihadapkan dengan malam pertama. Adanya rasa takut tidak mampu memuaskan pasangan atau bentuk tubuh yang tidak ideal sering kali menjadi penyebab pasangan tidak nyaman saat berhubungan intim untuk pertama kalinya.

Tips Melakukan Hubungan Intim di Malam Pertama - Alodokter

Berbagai Hal yang Kerap Dialami Pasangan Baru di Malam Pertama

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan dan hal yang mungkin dapat menimbulkan rasa cemas saat menghadapi malam pertama:

Apakah akan terasa sakit?

Wanita yang menjalani hubungan seksual untuk pertama kalinya bisa merasakan nyeri pada vagina. Rasa sakit ini biasanya disebabkan oleh selaput dara yang robek saat penetrasi, yaitu ketika penis masuk ke dalam vagina. Selaput dara adalah lapisan tipis yang meliputi sebagian atau seluruh jalan masuk ke vagina.

Namun, selain karena hubungan seksual, selaput ini juga bisa saja robek karena penyebab lain, seperti cedera atau terjatuh dan olahraga atau aktivitas yang terlalu berat.

Rasa sakit atau nyeri juga sering diakibatkan oleh perasaan cemas dan khawatir saat akan berhubungan intim. Rasa khawatir ini sebenarnya dapat dikurangi, jika masing-masing pasangan merasa nyaman dan saling terbuka satu sama lain.

Agar tidak semakin cemas dan bisa menjalani hubungan intim di malam pertama dengan nyaman, cobalah lakukan foreplay lebih lama sebelum melakukan penetrasi seksual.

Dengan foreplay yang cukup, wanita akan lebih terangsang dan cairan pelumas alami pada vagina dihasilkan lebih banyak. Hal ini bisa membuat penetrasi seksual terasa lebih nyaman dan tidak menyakitkan.

Apakah tidak keluar darah berarti tidak perawan?

Saat berhubungan intim di malam pertama, ada wanita yang mungkin mengalami perdarahan vagina, tetapi ada juga yang tidak. Keluar atau tidaknya darah dari vagina saat berhubungan intim di malam pertama tidak bisa menjadi patokan apakah seorang wanita masih perawan atau tidak.

Bagaimana jika saya merasa malu?

Khawatir akan bentuk tubuh yang tampak tidak indah terkadang membuat wanita ragu, malu, dan bahkan tidak percaya diri untuk melakukan hubungan seksual. Padahal, perasaan inilah yang justru dapat menjadi pemicu utama rasa tidak nyaman dan nyeri saat penetrasi.

Apakah saya dan pasangan akan mencapai klimaks?

Banyak orang, baik pria dan wanita, yang mengharapkan mencapai orgasme di malam pertama. Padahal, tidak semua pasangan bisa mencapai klimaks di momen ini dan ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan.

Selain mengganggu kenyamanan, faktanya kebanyakan wanita memang tidak mencapai klimaks saat pertama kali berhubungan seksual. Setiap pasangan akan lebih mudah mencapai orgasme, jika mereka telah sama-sama merasa nyaman dan mengenal hal apa saja yang dapat membuat mereka mudah orgasme.

Oleh karena itu, setiap pasangan membutuhkan waktu tersendiri untuk bisa mengenal tubuhnya dan hal apa saja yang bisa membuat mereka bisa mencapai klimaks.

Apakah harus berhubungan intim di malam pertama?

Sebenarnya tidak ada keharusan untuk berhubungan intim pada malam pertama, terlebih setelah dilaksanakannya acara pernikahan. Nyatanya, setelah menjalani proses pernikahan seharian, banyak pasangan yang merasa sangat kelelahan dan tidak lagi bersemangat untuk berhubungan intim di malam pertama.

Agar terasa nyaman, hubungan seksual harus dilakukan dalam kondisi fisik dan mental yang prima. Sebagai alternatif, Anda dan pasangan bisa tidur sambil berpelukan agar tetap merasa intim satu sama lain.

Apabila Anda merasa kelelahan di malam pertama, janganlah sungkan untuk berkomunikasi dengan pasangan dan minta pengertiannya untuk menunda berhubungan seksual sampai Anda siap untuk menjalaninya.

Berbagai Tips Menjalani Malam Pertama dengan Nyaman

Agar malam pertama Anda dan pasangan tak terlupakan, cobalah ikuti beberapa tips berikut ini:

1. Buatlah diri senyaman mungkin

Nyaman dan rileks adalah faktor terpenting dalam menciptakan hubungan seksual yang menyenangkan. Daripada mencemaskan bentuk tubuh atau rasa nyeri yang akan dirasakan, cobalah untuk fokus pada kebahagiaan diri bersama pasangan.

Sebelum menikmati hubungan intim, ciptakan suasana yang nyaman, misalnya dengan memutar musik favorit yang menenangkan atau menyalakan aromaterapi.

2. Nikmati foreplay

Saat berhubungan intim, jangan terburu-buru untuk melakukan penetrasi. Anda dan pasangan bisa mengawalinya dengan foreplay terlebih dahulu. Foreplay bisa berupa ciuman dan sentuhan di area sensitif, misalnya leher dan pangkal paha, atau dengan seks oral.

3. Tidak mengharapkan orgasme

Pasangan baru memerlukan lebih banyak waktu untuk saling mengenal dan belajar memuaskan diri serta pasangannya saat berhubungan intim. Jadi, jangan terburu-buru mengharapkan orgasme.

Oleh karena itu, untuk bisa mencapai orgasme, cobalah jalin komunikasi yang baik dan terbuka, hargai keinginan pasangan, dan jangan takut untuk mencoba hal baru agar Anda dan pasangan bisa mencapai kenikmatan seksual.

4. Hindari orgasme palsu

Efek orgasme adalah membuat fisik dan mental menjadi lebih baik. Sayangnya, beberapa orang mengekspresikan diri seakan-akan ia telah mencapai orgasme agar pasangannya senang. Padahal, selain menipu diri sendiri, Anda tidak akan mendapatkan manfaat orgasme yang sesungguhnya.

Selain itu, orgasme palsu justru membuat kedua pihak semakin sulit menemukan cara atau posisi yang paling nyaman untuk berhubungan intim agar bisa mencapai klimaks bersama.

5. Hindari minuman beralkohol

Konsumsi minuman beralkohol bisa membuat Anda pusing dan merasa tidak nyaman. Hal ini juga bisa membuat Anda tidak bisa menikmati hubungan intim di malam pertama sepenuhnya. Selain itu, minuman beralkohol juga bisa membuat Anda pusing, mual, dan tidak enak badan keesokan harinya.

Hubungan intim adalah hal yang bersifat sangat personal dan harus dijaga oleh setiap orang. Menunggu waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual pada malam pertama dengan orang yang tepat, tanpa paksaan, dan penuh kesadaran serta tanggung jawab adalah salah satu bentuk penghargaan terbesar terhadap diri sendiri.

Jika Anda mengalami keluhan pada organ intim yang mungkin bisa menjadi masalah untuk melakukan hubungan intim di malam pertama, sebaiknya periksakan dulu ke dokter.