Perubahan fisik adalah suatu hal yang wajar terjadi dalam kehamilan. Salah satunya adalah pusar menonjol. Meski sering dikaitkan dengan berbagai mitos, Bumil tidak perlu khawatir berlebihan. Yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai fakta tentang pusar menonjol saat hamil.

Sebagian orang mungkin percaya dengan mitos bahwa pusar menonjol saat hamil menandakan adanya gangguan pada plasenta, rahim, dan pusar bayi dalam kandungan. Padahal ini tidak benar sama sekali, lho! Pada orang dewasa, pusar tidak berhubungan dengan organ apa pun di dalam tubuh.

Yuk, Cari Tahu Fakta tentang Pusar Menonjol saat Hamil - Alodokter

Penyebab Pusar Menonjol saat Hamil

Pada dasarnya, pusar menonjol saat hamil merupakan hal yang normal. Ini biasanya disebabkan oleh bertambahnya ukuran janin yang kemudian menekan dinding perut, sehingga pusar jadi menonjol. Pusar menonjol biasanya terjadi pada kehamilan trimester kedua dan trimester ketiga, atau lebih tepatnya ketika kehamilan menginjak 26 minggu.

Pusar menonjol  biasanya akan menjadi sangat sensitif, sehingga mudah iritasi akibat terkena pakaian. Hal ini tentu akan membuat ibu hamil tidak nyaman. Jangan khawatir, biasanya pusar akan kembali seperti semula dalam waktu beberapa bulan setelah melahirkan, kok.

Untuk mengatasi rasa tidak nyaman akibat pusar menonjol, Bumil bisa menggunakan celana maternity atau celana khusus ibu hamil dengan bahan jersey yang lembut, dipadukan pakaian yang longgar. Cara ini dapat mengurangi risiko iritasi yang disebabkan oleh gesekan pakaian.

Hal yang Perlu Diperhatikan pada Pusar Menonjol

Meskipun pada dasarnya pusar menonjol saat hamil tidak membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin, namun kondisi ini perlu diwaspadai jika disertai dengan gejala berikut:

  • Adanya benjolan lunak di sekitar pusar yang lebih terlihat ketika berbaring.
  • Nyeri pada bagian pusar, khususnya ketika batuk, bersin, tertawa, atau menunduk.
  • Kesulitan untuk beraktivitas.

Jika pusar menonjol saat hamil disertai dengan gejala-gejala di atas, Bumil dianjurkan untuk memeriksakannya ke dokter kandungan. Gejala tersebut bisa menandakan adanya hernia umbilikalis atau kondisi serius lainnya.