Perhatikan Apa Saja Pantangan Ibu Hamil di Sini

Pantangan ibu hamil perlu diketahui untuk menghindari konsumsi makanan yang tidak higienis atau kebiasaan-kebiasaan lama yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan janin.

Menyambut kedatangan si Buah Hati , ibu hamil sepatutnya mempersiapkan segala sesuatunya. Termasuk menghindari pantangan-pantangan yang dapat membahayakan kandungan.

Perhatikan Apa Saja Pantangan Ibu Hamil di Sini - Alodokter

Ada beberapa hal yang patut diperhatikan dari segi saran dan larangan. Terutama mengenai pantangan ibu hamil, hal-hal berikut bisa menjadi pertimbangan.

Sauna atau berendam air panas

Sebaiknya hindari lingkungan atau ruangan yang bersuhu panas. Penelitian menunjukkan bahwa risiko keguguran dapat meningkat hingga dua kali lipat jika Anda melakukan sauna atau berendam di air panas pada usia kandungan tiga bulan pertama.

Kelebihan berat badan

Ibu hamil memang berbadan dua, tetapi bukan berarti porsi makan dapat bertambah dua kali lipat. Kelebihan berat badan saat hamil dapat meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah, menderita diabetes pada kehamilan, dan meningkatkan risiko obesitas pada anak. Sebagai patokan, pada trimester kedua ibu hamil perlu menambahkan 340 kalori per hari, dibandingkan porsi makan sebelum hamil. Sedangkan pada trimester ketiga, ibu hamil perlu menambahkan 450 kalori.

Susu yang tidak dipasteurisasi

Susu mentah sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil karena belum melalui proses pasteurisasi. Proses tersebut bertujuan menghilangkan bakteri jahat menggunakan suhu panas. Jika Anda ingin mengonsumsi susu atau produk susu, perhatikan pada kemasannya apakah telah melalui proses pasteurisasi atau belum. Susu yang tidak melalui proses pasteurisasi berisiko mengandung bakteri listeria yang bisa memicu keguguran atau penyakit serius.

Aroma bahan kimia

Aroma bahan kimia, terlebih jika baunya menyengat, kemungkinan merupakan pantangan ibu hamil juga. Suatu penelitian menemukan bahwa risiko gangguan dalam perkembangan otak janin dapat meningkat jika ibu hamil bekerja di lingkungan yang penuh dengan aroma bahan kimia. Gunakan masker yang bisa menahan aroma bahan kimia terhirup. Selain itu, ibu hamil disarankan menghindari produk perawatan rambut yang beraroma kimia menyengat. Aroma bahan kimia seperti yang terdapat dalam obat pengeriting rambut atau pewarna rambut dapat membuat ibu hamil mual dan muntah.

Berlebihan mengonsumsi kafein

Batas aman konsumsi kafein harian untuk ibu hamil adalah 200 mg atau setara dengan dua cangkir kopi instant. Perlu diingat juga bahwa kafein tidak hanya terkandung di dalam kopi, tetapi juga ada pada cokelat, teh, minuman berenergi, bahkan obat flu. Perhatikan takaran kafein yang tertera pada kemasan. Konsumsi kafein yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan keguguran ataupun bayi lahir dengan berat badan di bawah rata-rata.

Membersihkan kotoran kucing

Kotoran kucing merupakan habitat untuk parasit yang berbahaya bagi ibu hamil. Gejala infeksi parasit mungkin tidak dirasakan dan disadari pada awalnya, tetapi ibu hamil kemungkinan dapat mengalami keguguran atau bayi lahir dalam keadaan mati. Selain itu, jika bayi tetap dapat lahir dengan selamat, infeksi parasit dapat membuat bayi mengalami kejang atau menderita penyakit kejiwaan.

Kebiasaan merokok

Merokok saat hamil dapat membuat bayi Anda nantinya lahir dengan berat badan yang rendah. Kondisi itu tidak baik bagi bayi karena dapat meningkatkan risiko ketidakmampuan anak untuk belajar di masa depan. Selain itu, anak Anda nantinya dapat menjadi kecanduan nikotin, sehingga cenderung untuk merokok bahkan di usia yang masih dini.

Mengonsumsi minuman keras

Mengonsumsi minuman keras saat hamil dapat membuat bayi lahir dengan sindrom alkohol janin. Tanda-tandanya dapat berupa berat badan rendah ketika lahir, mengalami gangguan perilaku, ketidakmampuan belajar, dan keterlambatan perkembangan.

Jika sebelum hamil Anda merupakan seorang penggemar minuman beralkohol, disarankan untuk menghentikan kebiasaan itu saat sedang mengandung, terutama pada usia kandungan tiga bulan pertama. Pada saat itu, janin sedang mengalami proses pembentukan sistem saraf. Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk bisa berhenti. Jangan ragu untuk meminta bantuan orang-orang terdekat atau bantuan medis agar Anda dapat menghentikan kecanduan minuman beralkohol.

Makan daging yang tidak matang

Telur dan daging yang tidak dimasak hingga matang dapat membuat ibu hamil mengalami penyakit oleh bakteri listeria dan toksoplasma, serta keracunan makanan. Selain itu, ibu hamil juga dapat menghadapi kondisi kesehatan serius, yaitu keguguran atau bayi lahir cacat.

Jika Anda sedang hamil, periksakan kandungan Anda di dokter secara rutin. Perbanyak minum air putih dan penuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Selain itu, ibu hamil perlu mendapatkan istirahat cukup, yaitu sekitar 7-9 jam tidur di malam hari. Berbaringlah dengan nyaman dalam posisi menyamping ke kiri. Posisi tidur seperti itu bertujuan memperlancar aliran darah ke janin. Di samping itu, jangan lupa untuk menghindari apa yang menjadi pantangan ibu hamil.