Bagaimana Cara Merawat Penis?

Penis merupakan organ vital pria. Merawat penis penting, tidak hanya untuk kesehatan organ reproduksi pria saja, melainkan untuk kepuasan pasangan juga.

Terdapat beragam cara merawat kesehatan penis. Berikut merupakan beberapa di antaranya yang dapat Anda lakukan.

Ereksi Secara Rutin

Disarankan untuk melakukan ereksi secara rutin. Ereksi atau mengerasnya penis karena dipenuhi darah, dapat menyehatkan penis. Ini karena otot halus pada penis akan mendapat oksigen yang melimpah dari darah. Selain itu, ereksi secara rutin juga dapat menjaga bentuk penis tetap normal. Sebaliknya, jika kurang mengalami ereksi secara rutin, ukuran penis bisa berisiko menjadi lebih pendek 1-2 cm. Kondisi ini terjadi karena jaringan penis menjadi kurang elastis dan menyusut.

Laki-laki pada umumnya mengalami beberapa kali ereksi pada malam hari dan sekitar sebelas kali pada siang hari. Ereksi bisa terjadi tanpa ada rangsangan sebelumnya. Jika pada siang hari pria tidak mengalami ereksi sama sekali, otak akan membantunya untuk ereksi di malam hari. Rangsangan dari otak untuk ereksi biasanya datang saat fase bermimpi dalam tidur. Apa pun mimpi Anda di malam hari, ereksi tetap akan terjadi. Namun, pria yang diabetes cenderung memiliki kendala untuk ereksi, sehingga dibutuhkan pemeriksaan dokter lebih lanjut.

Sunat

Sebuah penelitian menemukan perbedaan antara penis yang disunat dan tidak disunat dari segi kebersihan. Pada dasarnya, kulit lipatan penis merupakan tempat yang nyaman bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang. Namun, bakteri pada penis yang disunat cenderung lebih sedikit jumlahnya jika dibandingkan pada penis yang tidak disunat. Bakteri yang dimaksud adalah bakteri jenis anaerob. Bakteri ini tidak memerlukan oksigen untuk hidup, sehingga bisa bertahan pada kulit penis yang tertutup celana dalam.

Pada sebagian masyarakat, sunat merupakan tradisi atau anjuran agama. Tetapi terlepas dari itu, Anda atau anak lelaki Anda dapat melakukan sunat untuk alasan kesehatan. Ditambah lagi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan laki-laki, terutama mereka yang aktif secara seksual, untuk melakukan sunat. Ini karena sunat berkaitan dengan penurunan risiko terkena penyakit menular seksual, seperti HIV.

Menjaga Kebersihan Penis

Menjaga kebersihan dapat dikatakan sebagai inti dari cara merawat penis. Terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga penis senantiasa bersih dan sehat.

  • Ketika mandi, cucilah penis menggunakan air hangat. Lakukanlah tiap hari. Jangan lupa untuk mengeringkannya dengan tisu atau handuk bersih, baik setelah mandi maupun setelah kencing.
  • Sebaiknya jangan menggunakan sabun terlalu banyak pada penis karena dapat menimbulkan iritasi kulit penis.
  • Hindari menggunakan bedak atau deodoran.
  • Gosok lembut bagian kepala penis untuk membersihkannya dari penumpukan smegma. Pada dasarnya, smegma adalah pelumas alami pada kepala dan lipatan kulit penis. Namun, penumpukan smegma dapat memicu berkembangnya bakteri dan mengundang infeksi.
  • Jika penis Anda memiliki lipatan-lipatan kulit di atasnya, tarik lembut dan bersihkan bagian bawahnya. Namun, langkah ini hanya untuk pria dewasa, anak laki-laki tidak memerlukannya.
  • Jangan lupa untuk membersihkan bagian skrotum (kantong pelir). Bila tidak dibersihkan secara teratur akan timbul bau kurang sedap karena keringat menumpuk pada rambut kemaluan.
  • Periksa penis dan skrotum sendiri dengan merabanya. Langkah ini berguna untuk mendeteksi apakah terjadi perubahan pada daerah ini, seperti adanya benjolan. Jika ditemukan benjolan atau perubahan yang tidak normal, jangan malu untuk segera memeriksakan ke dokter.
Cara merawat penis di atas sebaiknya diiringi dengan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, membatasi konsumsi minuman keras, makan makanan bergizi dan seimbang, serta tidak lupa rutin berolahraga.