Cara Mengatasi Ketombe yang Terbilang Ampuh

Serpihan atau serbuk putih yang menempel di pundak ketika memakai baju hitam atau berwarna gelap bisa menjadi tanda-tanda ketombe berlebihan.

Kemunculan ketombe biasanya ditandai dengan pengelupasan kulit di kepala. Kondisi ini tergolong normal, namun bisa menjadi masalah jika produksi ketombe menjadi di luar kendali, gatal, dan makin banyak. Banyaknya ketombe dapat menandakan terjadinya peradangan pada kulit kepala.

dandruff treatment and remedies_compress

Tidak hanya mengganggu kesehatan kulit kepala, ketombe dapat menyebabkan merah dan gatal pada kulit di sekitar wajah dan telinga. Beberapa hal di bawah ini dapat menyebabkan ketombe, antara lain:

  • Adanya kelompok jamur tertentu bernama Malassezia, biasa berkembang biak di kulit kepala orang dewasa.
  • Dalam banyak kasus, ketombe disebabkan oleh kulit berminyak yang mengalami iritasi yang dikenal dengan dermatitis seboroik.
  • Kulit kering.
  • Pemakaian produk perawatan rambut yang justru mengiritasi kulit kepala. Pada kulit kepala yang sensitif terhadap produk-produk perawatan rambut tertentu dapat mengakibatkan dermatitis kontak.

Ini Cara-Cara Mengatasi Ketombe

Pertumbuhan ketombe masih bisa dikontrol dengan pemakaian sampo rambut khusus yang mampu mengurangi minyak dan mengatasi penumpukan sel-sel kulit pembentuk ketombe.

Seseorang yang berketombe dianjurkan memakai sampo antiketombe yang dijual bebas di apotek atau toko-toko serba ada. Perlu diperhatikan bahwa tiap produk sampo antiketombe memiliki kandungan yang berbeda-beda sehingga Anda disarankan untuk mencoba memakai berbagai jenis sampo antiketombe untuk mendapatkan hasil yang paling sesuai dengan kondisi yang dialami.

Cara mengatasi ketombe diawali dengan pemakaian sampo antiketombe secara rutin. Sampo antiketombe pada umumnya mengandung zat-zat sebagai berikut.

Zinc pyrithione. Zat khusus yang terkandung di dalam sampo ini bersifat antibakteri dan antijamur. Jenis sampo ini dapat mengurangi perkembangan jamur penyebab ketombe dan dermatitis seboroik.

Ketoconazole. Ketoconazole merupakan agen antijamur berspektrum luas yang digunakan ketika sampo jenis lain tidak mampu membasmi ketombe. Sampo ini ada yang dijual bebas atau melalui resep dokter.

Asam salisilat. Asam salisilat bisa mengatasi kerak pada kulit kepala karena ketombe. Namun, kandungan ini bisa membuat kulit kepala menjadi kering sehingga menyebabkan makin banyaknya kulit yang terkelupas.

Sebagai solusi dari efek kering setelah penggunaan sampo antiketombe berbahan asam salisilat, Anda disarankan untuk menggunakan pelembap kulit kepala dan rambut.

Selenium sulfida. Jenis sampo ini mampu menghambat kematian sel-sel kulit dan mengurangi Malassezia. Namun, efek sampingnya bisa mengubah warna rambut. Jadi gunakan bila dianjurkan oleh dokter dan bilas rambut sampai bersih setelah menggunakan sampo.

Sampo berbahan ter. Ter batubara cocok untuk mengatasi ketombe, dermatitis seboroik, dan psoriasis karena dapat menghambat kematian sel-sel kulit kepala. Perlu diperhatikan bahwa sampo ter serupa dengan efek penggunaan sampo berbahan selenium sulfida, yaitu dapat memicu pengubahan warna rambut.

Selain pemakaian sampo, cara mengatasi ketombe bisa dilakukan dengan penggunaan bahan-bahan alami. Beberapa solusi mengatasi ketombe dengan cara alami, antara lain:

  • Menciptakan kondisi jiwa yang tenang dengan menghindari diri dari rasa gelisah atau depresi yang menyebabkan munculnya ketombe.
  • Memperoleh asupan vitamin B, omega-3, dan minuman probiotik yang mengandung bakteri yang baik bagi tubuh secara seimbang.
  • Pemakaian bahan-bahan alami, seperti tea tree oil, minyak zaitun, lidah buaya, dan baking soda.

Bagi Anda yang menjadi tidak percaya diri akibat kehadiran ketombe dapat mengikuti cara mengatasi ketombe dengan menggunakan sampo antiketombe atau solusi yang alami. Sementara itu, waspadai jika Anda mengalami kondisi-kondisi seperti:

  • Kulit kepala berwarna merah, bengkak, dan gatal.
  • Tetap berketombe, padahal sudah rutin menggunakan sampo selama 30 hari.
  • Seseorang yang sedang atau baru saja menjalani kemoterapi, menderita HIV/AIDS, atau dalam masa pengobatan biasanya menderita gangguan atau penurunan kualitas sistem imunitas. Konsultasikan kondisi Anda kepada dokter jika mengalami salah satu dari ketiga kondisi ini dan mengalami ketombe berlebihan.

Tidak hanya orang dewasa, bayi pun bisa berketombe, dikenal dengan sebutan cradle cap. Kondisi ini menjadikan kulit kepala bayi bersisik, berminyak, dan berwarna kuning. Cradle cap biasanya muncul pada dua bulan pertama usia Si Kecil. Dalam waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan ke depan, kondisi ini dapat menghilang dengan sendirinya. Namun, jika Anda merasa khawatir dengan kondisi anak, coba ikuti langkah-langkah khusus dan mudah menghilangkan ketombe pada kulit kepala bayi.

Segera konsultasikan kepada dokter jika kulit kepala Anda berketombe secara berlebihan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Ikutilah anjuran yang diberikan dokter tentang cara mengatasi ketombe demi bisa meraih rambut sehat tanpa ketombe dan terciptanya kembali kepercayaan diri Anda.