Dobutamin

Pengertian Dobutamin

Dobutamin adalah salah satu obat katekolamin sintetis yang berfungsi merangsang reseptor beta-1 pada organ jantung. Obat ini digunakan untuk meningkatkan kekuatan kontraksi otot jantung sehingga volume darah yang dipompa meningkat. Tidak seperti katekolamin lainnya, efek samping pada jantung yang disebabkan dobutamin termasuk minim sehingga dapat menurunkan risiko detak jantung yang tidak teratur.

DOBUTAMIN - alodokter

Dobutamin dapat digunakan untuk mengatasi gagal jantung yang menyertai syok kardiogenik dan syok septik dengan gangguan fungsi ventrikel jantung. Pada pasien anak-anak (bayi baru lahir hingga usia 18 tahun), obat ini digunakan pada pasien dengan volume output jantung sedikit akibat baru melalui operasi jantung dan kardiomiopati (lemah jantung).

Tentang Dobutamin

Golongan Obat jantung
Kategori Obat resep
Manfaat Terapi penunjang untuk meningkatkan kontraksi jantung
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak
Bentuk Suntik

Peringatan:

  • Wanita yang sedang hamil dan menyusui tidak dianjurkan untuk mendapat obat ini sebelum ada persetujuan dari dokter
  • Pasien bayi dan anak-anak perlu mendapat persetujuan dari dokter sebelum diberikan obat ini
  • Pasien syok kardiogenik yang disertai hipotensi yang parah, diabetes, dan glaukoma sudut tertutup.
  • Penderita hipertiroidisme, iskemik jantung, atau yang baru mengalami serangan iskemik jantung.
  • Penderita yang sensitif atau memiliki alergi terhadap kandungan obat-obatan atau makanan tertentu, bahan pengawet, bahan pewarna, dan bulu hewan.
  • Penderita yang sedang menjalani perawatan lain pada waktu yang sama, termasuk terapi suplemen, pengobatan herba, atau pengobatan pelengkap lainnya.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi atau overdosis saat menggunakan dobutamin.

Dosis Dobutamin

Kondisi  Dosis awal
 Gagal Jantung Akut Dewasa 2.5-10 mikrogram (mkg)/kg/menit.

Rentang dosis: 0.5 - 40 mkg/kg/menit.

Usia bayi hingga 18 tahun

Dosis awal: 5 mkg/kg/menit.

Dosis disesuaikan dengan respons tubuh 2-20 mkg/kg/menit.

Dosis dobutamin akan disesuaikan dengan usia, berat badan, kondisi fisik, jumlah urine dan respons pasien terhadap pengobatan.  Dokter akan meninjau dosis dan pengobatan secara teratur agar tetap sesuai dengan kondisi pasien.

Pemberian Dobutamin dengan Benar

Perhatikan larutan obat sebelum disuntik. Larutan harus jernih. Jangan gunakan jika larutan memiliki warna, mengandung sesuatu yang mengapung dalam cairan, atau wadahnya bocor. Dobutamin harus diberikan sesuai instruksi dokter.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Dobutamin

Sama seperti obat-obatan lain, dobutamin berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa reaksi alergi atau efek samping yang dapat terjadi antara lain:
  • Mual
  • Pusing
  • Demam
  • Tremor
  • Hipertensi
  • Aritmia, atau gangguan pada detak jantung
  • Angina, atau sakit di area dada
  • Takikardia, atau detak jantung yang berdetak di atas normal pada kondisi beristirahat
Segera hentikan penggunaan obat ini dan beri tahu dokter jika Anda merasakan gejala-gejala di atas maupun gejala-gejala lain yang dicurigai berhubungan dengan dobutamin.