Jangan Putus Asa saat Didiagnosis Kanker Payudara Stadium 2

Anda didiagnosis mengidap kanker payudara stadium 2 oleh dokter? Jangan stres dan berpikiran yang tidak-tidak dulu seperti kematian. Kondisi yang Anda alami ini masih bisa diatasi dengan penanganan medis yang tepat.

Anda dikatakan mengidap kanker payudara ketika sel-sel pada area payudara mengalami kerusakan tapi terus membelah diri menghasilkan sel-sel tidak normal, hingga membentuk tumor. Penentuan stadium ditentukan oleh seberapa parah penyebaran sel kanker dan ukuran tumor yang ada pada payudara.

jangan putus asa saat didiagnosis kanker payudara stadium 2

Ada 4 tingkatan yang dipakai oleh dokter untuk mendeskripsikan kondisi kanker payudara yang Anda alami. Tingkatan itu dimulai dari stadium 0 – 4.

Jika Anda sudah sampai pada stadium 2, itu berarti sel-sel kanker telah berkembang, namun belum menyebar ke seluruh tubuh. Sel-sel ini hanya ada di payudara atau baru menyebar di kelenjar getah bening di dekat payudara. Kanker payudara stadium 2 terbagi menjadi 2 yaitu stadium 2A dan 2B

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, maka Anda didiagnosis kanker payudara stadium 2A.

  • Dokter telah menemukan adanya tumor di payudara sebesar 2 cm atau lebih kecil. Sel-sel kanker juga sudah ditemukan di kelenjar getah bening yang berada di dekat tulang dada.
  • Tidak ada pembentukan tumor pada payudara. Namun, dokter telah mendeteksi keberadaan kanker pada tiga kelenjar getah bening yang berada di bawah lengan atau berdekatan dengan tulang dada.Stadium 2A juga bisa ditandai oleh kehadiran tumor pada payudara berukuran 2 cm hingga 5 cm. Namun, dokter belum menemukan adanya penyebaran kanker pada kelenjar getah bening.
  • Stadium 2A juga bisa ditandai oleh kehadiran tumor pada payudara berukuran 2 cm hingga 5 cm. Namun, dokter belum menemukan adanya penyebaran kanker pada kelenjar getah bening.
Jika Anda mengalami salah satu dari gejala ini, maka Anda didiagnosis kanker payudara stadium 2B.
  • Ada tumor berukuran 2 cm hingga 5 cm, beserta sel-sel kanker yang tersebar pada satu atau tiga kelenjar getah bening yang berada di bawah lengan atau di dekat tulang dada.
  • Dokter telah mendeteksi tumor berukuran melebihi 5 cm, tapi belum ada efek buruk menimpa kelenjar getah bening.
  • Telah ditemukan adanya tumor berukuran 2 cm hingga 5 cm di payudara, serta sel-sel kanker yang telah berkelompok pada kelenjar getah bening. Ukuran kelompok sel-sel tersebut berkisar antara 0,02 mm dan 2 mm.

Segera Lakukan Hal ini ketika Kanker Payudara Stadium 2 Menyerang

Ada beberapa langkah medis yang mungkin bisa membantu mengatasi kanker payudara stadium 2 yang Anda alami, dengan tujuan agar tidak berubah status ke stadium yang lebih parah. Anda mungkin membutuhkan kombinasi perawatan untuk terbebas dari penyakit serius ini.

Berikut beberapa langkah medis yang bisa Anda coba:

Operasi. Jika tumor yang Anda miliki masih tergolong kecil, Anda mungkin bisa menjalani operasi payudara konservasi atau lumpektomi. Operasi ini hanya mengangkat tumor dan beberapa jaringan yang ada di sekitarnya. Namun, jika tumor yang Anda miliki cukup besar, operasi mastektomi (pengangkatan payudara) mungkin diperlukan. Setelah prosedur mastektomi, Anda mungkin ingin melakukan operasi rekonstruksi payudara.

Kemoterapi. Perawatan ini dapat dilakukan sebelum dan sesudah Anda menjalani operasi. Bila dilakukan sebelum operasi, kemoterapi bertujuan  untuk mengecilkan ukuran tumor. Hal ini dilakukan untuk menghindari operasi pengangkatan payudara secara keseluruhan atau operasi mastektomi. Kemoterapi yang dilakukan setelah operasi berguna untuk membantu menghancurkan sel-sel kanker yang belum terangkat sepenuhnya.  Pada saat kemoterapi, obat-obatan berkekuatan super akan dimasukkan ke dalam tubuh melalui pembuluh darah selama hitungan minggu atau bulan. Anda juga mungkin bisa mengonsumsi obat-obatan kemoterapi dalam bentuk pil.

Terapi radiasi. Terapi ini bisa membantu membasmi sel-sel kanker yang belum terangkat setelah operasi lumpektomi dilakukan. Terapi ini juga bisa dilakukan jika Anda menjalani operasi mastektomi, khususnya jika tumor yang Anda miliki tergolong besar atau Anda memiliki sel-sel kanker pada kelenjar getah bening.

Terapi hormon. Kanker dapat tumbuh ketika dirangsang oleh hormon. Jika Anda memiliki reseptor hormon kanker yang aktif, Anda mungkin bisa menjalani terapi hormon. Obat-obatan terapi hormon bisa mencegah tumor bersentuhan dengan hormon tersebut. Jika Anda belum mengalami menopause, Anda mungkin disarankan untuk melakukan pengangkatan ovarium untuk menghentikan produksi hormon, atau bisa juga mengonsumsi obat-obatan yang bisa mencegah ovarium melepas hormon.

Tetaplah tenang dan jangan putus asa ketika didiagnosis mengidap kanker payudara stadium 2. Diperkirakan, kemungkinan hidup penderita kanker payudara stadium 2 dalam kurun waktu 5 tahun sebesar 93 persen. Kemungkinan untuk hidup lama bisa lebih tinggi lagi, jika Anda menjalani pengobatan yang tepat.