Kaki Pecah-pecah Membuat Minder? Ini Solusinya!

Tidak percaya diri memakai sandal atau sepatu dengan bagian tumit terbuka karena kaki pecah-pecah? Kini Anda tidak perlu minder karena ada solusi untuk mengatasi hal tersebut.

Kaki pecah-pecah terjadi karena kulit di daerah kaki sangat kering. Kulit kering ini tidak bisa menunjang tekanan keras ketika Anda menapakkan kaki. Akibatnya, kulit kering tersebut bisa retak. Kulit retak ini selain mengganggu penampilan, juga bisa menimbulkan rasa perih pada kaki.

kaki pecah pecah membuat minder ini solusinya - alodokter

Lembapkan Kulit Kaki Anda

Kunci utama menangani kaki pecah-pecah adalah menjaga kelembapannya. Berikut cara-cara yang bisa Anda lakukan agar kelembapan kulit selalu terjaga.
  • Gunakan krim kaki. Pilih krim yang kaya pelembap atau mengandung zat dimethicone di dalamnya. Krim dengan kandungan zat tersebut bisa melembapkan kulit kering. Krim ini memang bisa membuat kulit Anda berminyak, namun efek itu sangat baik untuk kulit pecah-pecah.¬†Untuk penyerapan yang optimal, krim ini harus segera Anda olesi di tumit setelah mandi.
  • Jangan biarkan sisa sabun menempel di kaki. Sabun dengan bahan-bahan kimia yang keras bisa membuat kulit kaki semakin kering. Namun itu bukan berarti Anda tidak boleh membersihkan kaki dengan sabun. Anda dapat memakai sabun dengan kandungan bahan yang lembut.
  • Atasi dengan petroleum jelly. Produk ini bisa mengembalikan kelembapan kulit pada kaki Anda. Mengingat penyerapannya yang lama, Anda bisa mengolesi petroleum jelly pada malam hari sebelum tidur, kemudian gunakan kaos kaki yang bersih dan nyaman lalu diamkan semalaman.
  • Minum air putih. Kekurangan air bisa membuat mulut Anda terasa kering. Begitupun dengan kulit Anda. Kulit kering disebabkan oleh hilangnya air di lapisan atas kulit. Oleh karena itu penuhi kebutuhan harian air putih Anda. Dengan mengonsumsi 2 liter air per hari, kulit Anda akan tetap terhidrasi dan lama-kelamaan kaki pecah-pecah Anda akan membaik.
Kaki pecah-pecah umumnya diiringi dengan kapalan atau mengerasnya jaringan kulit. Kapalan bisa ditangani dengan cara mengolesinya dengan gel mengandung salicylic acid.

Kaki pecah-pecah yang tadinya hanya mengganggu penampilan bisa juga berubah menjadi masalah serius ketika area tersebut terinfeksi. Jika kaki pecah-pecah Anda telah terinfeksi, dokter akan meresepkan obat antibiotik oles. Tanda-tanda kaki pecah-pecah terinfeksi yaitu timbulnya pembengkakan, rasa nyeri, dan warna kemerahan di sekitar area tersebut.

Terkadang dokter juga bisa mengatasi kaki pecah-pecah dengan cara merekatkan retakan pada kulit kaki dengan lem medis khusus.

Jaga Selalu Kesehatan Kulit Kaki Anda

Jika kaki pecah-pecah belum menghantui Anda, Anda bisa mencegah hal itu terjadi dengan senantiasa menjaga kelembapan kulit kaki.

Cara-cara yang bisa Anda lakukan antara lain:

  • Selalu lembapkan kulit kaki. Mungkin selama ini bagian yang selalu Anda olesi pelembap yaitu wajah, tangan, dan kaki (paha hingga pergelangan kaki), namun Anda melupakan bagian telapak kakinya. Jadi jangan lupa untuk mengoleskan pelembap pada bagian telapak kaki. Anda disarankan mengoleskan pelembap setiap habis mandi.
  • Jangan menggosok telapak kaki. Menggosokkan handuk pada kaki secara keras, terutama usai mandi, bisa membuat kulit kaki menjadi kering. Cukup keringkan dengan cara menekan-nekan handuk pada kaki secara lembut.
  • Jangan terlalu lama saat mandi. Air dalam tubuh memang bisa melembabkan kulit, namun air dari luar kulit justru membasuh minyak sehingga kelembapan kulit berkurang. Oleh karena itu, hindari berlama-lama terkena air. Makin lama Anda mandi, maka makin banyak kelembapan kulit kaki yang hilang. Saat mandi, sebaiknya gunakan air hangat suam-suam kuku. Air yang terlalu panas bisa membuat kulit makin kering.
Mengatasi kaki pecah-pecah memang tidak mudah. Butuh kesabaran, perhatian dan waktu ekstra untuk memulihkan kondisinya. Namun Anda jangan putus asa, dengan ketekunan Anda pasti bisa memiliki kulit kaki yang sehat.