Kenali Obat Susah Kencing beserta Efek Sampingnya

Obat susah kencing diberikan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Ada berbagai obat yang dapat digunakan untuk mengatasi susah buang air kecil. Oleh sebab itu, penting untuk mengenal cara kerja obat susah kencing dan kemungkinan efek sampingnya.

Frekuensi normal buang air kecil adalah 4-6 kali sehari. Menahan kencing terlalu lama atau terlalu sering dapat melemahkan otot kandung kemih. Susah kencing umumnya berkembang secara perlahan seiring berjalannya waktu, dan bisa terjadi pada semua orang dan di segala usia. Meskipun lebih sering terjadi pada pria lansia karena adanya pembesaran kelenjar prostat, namun juga bisa terjadi pada wanita. Susah kencing dapat disertai oleh gejala lain seperti aliran urine yang menetes atau lemah, nyeri saat berkemih, dan rasa tidak tuntas setelah selesai berkemih.

susah buang air kecil-alodokter

Beberapa hal lain yang bisa menyebabkan susah kencing adalah terjadinya infeksi pada prostat atau saluran kemih, obat-obatan (obat flu dan pilek, vitamin dan suplemen tertentu), kelainan sistem saraf, efek samping operasi, terbentuknya striktur atau jaringan parut yang menyumbat saluran kemih, batu ginjal, gonore, prostatitis kronis, serta kanker.

Mengenal Obat Susah Kencing

Obat susah kencing dapat diberikan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Obat antibiotik akan diberikan jika terdapat infeksi, dan obat untuk mengobati pembesaran prostat jika terdapat pembesaran prostat. Di bawah ini adalah beberapa resep obat susah kencing berikut kemungkinan efek sampingnya.

 5-alpha reductase inhibitor

Obat golongan ini dapat mengurangi masalah susah kencing karena prostat yang membesar, dengan cara mengurangi ukuran prostat dan membantu memperlancar kemampuan berkemih. Jenis obat golongan 5-alpha reductase inhibitor yang dapat diresepkan dokter yakni finasteride dan dutasteride. Efek samping obat golongan ini bisa berupa alergi, berkurangnya libido, gangguan ejakulasi, impotensi, pembesaran payudara pada pria (ginekomastia), pusing, dan kanker payudara atau prostat.

Alpha blockers

Obat ini berfungsi untuk melemaskan otot prostat sehingga memudahkan aliran urine ke saluran kencing. Obat susah kencing ini biasanya digunakan pertama kali untuk menangani gangguan kencing akibat pembesaran kelanjar prostat. Obat-obatan yang termasuk alpha blockers antara lain adalah tamsulosin, doxazosin, dan prazosin. Efek samping dari obat golongan ini adalah penurunan tekanan darah, nyeri dada, gangguan ejakulasi, priapismus, mual, lemas, hingga alergi.

Estrogen

Pada pria, estrogen dapat mengurangi pertumbuhan jaringan prostat. Pembesaran prostat merupakan salah satu penyebab tersering terjadinya susah kencing pada pria, khususnya lansia. Pemberian estrogen dapat mengurangi ukuran prostat agar kemampuan berkemih lebih lancar.

Pemasangan kateter urine

Susah kencing yang menyebabkan nyeri atau terjadi timbunan urine di kandung kemih yang tidak dapat dikeluarkan seringkali perlu ditangani dengan prosedur pemasangan kateter urine. Jika terdapat sumbatan pada saluran kemih karena pembesaran prostat, striktur, atau tumor, pemasangan kateter urine bisa dilakukan melalui lubang yang dibuat pada bagian bawah perut. Tindakan ini tentunya didahului dengan pembiusan.

Prosedur operasi

Prosedur operasi dapat menjadi pilihan untuk menangani kasus pembesaran prostat yang sangat besar, atau tidak ada perbaikan setelah pemberian pengobatan sebelumnya. Jenis prosedur operasi bisa berupa operasi prostat melalui saluran kemih (TURP), uretrotomi internal yaitu pembedahan untuk mengatasi penyumbatan saluran kemih akibat striktur. Tindakan ini memiliki beberapa risiko dan efek samping, mulai dari infeksi saluran kemih, perdarahan, inkontinensia urine, hingga kerusakan kandung kemih dan ginjal.

Kompres air hangat di bagian bawah perut bisa membantu merelaksasi otot kandung kemih dan membantu melancarkan buang air kecil. Jika terdapat keluhan susah kencing, memeriksakan diri ke dokter adalah langkah paling baik untuk mendapatkan obat susah kencing yang tepat. Saat berkonsultasi, dokter akan menelusuri riwayat keluhan dan penyakit Anda, kemudian melakukan pemeriksaan fisik dan akan menyarankan pemeriksaan penunjang yang tepat untuk menentukan diagnosis. Setelah itu, Dokter akan memberikan obat susah kencing yang tepat untuk Anda.

Referensi