Makanan dan Minuman yang Justru Memicu Dehidrasi

Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat membuat tubuh sering ingin buang air kecil berisiko menyebabkan dehidrasi.

Mengurangi konsumsi air minum agar tidak terlalu sering buang air kecil? Anda salah besar. Kurang mengonsumsi air minum justru akan menyebabkan gangguan pada saluran kemih. Tingginya frekuensi buang air kecil dapat terpicu oleh konsumsi zat atau unsur tertentu di dalam makanan dan minuman.

Makanan dan Minuman yang Justru Memicu Dehidrasi, Alodokter

Daftar Makanan dan Minuman Pemicu Dehidrasi

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang bisa membuat tubuh lebih sering buang air kecil:

Makanan ringan atau camilan, seperti cokelat dan popcorn, serta makanan yang digoreng.

  • Cokelat. Hindari mengonsumsi cokelat menjelang waktu tidur. Beralih ke cokelat putih lebih dapat mengurangi risiko buang air kecil.
  • Popcorn dalam porsi kecil yang biasa dikonsumsi saat menonton film layar lebar rata-rata dapat mengandung 550 miligram sodium yang dapat menyebabkan kehausan.
  • Makanan ringan dan santapan di rumah makan yang mengandung zat aditif seperti MSG. Memasak makanan sendiri di rumah dapat menjadi solusi.
  • Makanan yang digoreng umumnya banyak mengandung garam dalam kadar tinggi, yang jika terlalu banyak dikonsumsi membuat orang mengalami dehidrasi.

Buah-buahan dan sayur-sayuran tertentu.

  • Buah-buahan yang bersifat asam, seperti anggur, kranberi, jeruk, lemon, dan nanas. Buah-buahan yang lain, seperti pisang dan apel, juga berpeluang menambah produksi urine.
  • Tomat serta semua makanan dan minuman yang berbahan dasar tomat seperti jus tomat, sambal tomat, dan saus tomat.
  • Cabai dan semua makanan pedas dapat menyebabkan iritasi pada kandung kemih.
  • Bawang bombai mentah dapat memicu kandung kemih untuk menjadi lebih aktif. Memasak bawang bombai sebelum dimakan dapat mengurangi efek ini.

Keju dan krim asam (sour cream). Makanan ini dapat merangsang kandung kemih menjadi lebih aktif, sehingga membuat Anda sering pipis.

Gula dan pemanis buatan dalam makanan serta minuman ringan. Minuman bersoda juga dapat memicu Anda untuk lebih sering buang air kecil dengan cara menyebabkan iritasi pada dinding kandung kemih yang sensitif.

Mengonsumsi terlalu banyak minuman berkafein, seperti teh dan terlebih kopi dalam sehari berisiko menyebabkan dehidrasi.

Minuman yang mengandung alkohol, seperti bir, anggur, dan liquor membuat tubuh lebih sering buang air kecil, sehingga dapat membuat Anda mengalami dehidrasi. Alkohol memengaruhi sinyal otak ke kandung kemih yang mengontrol kapan tubuh perlu buang air kecil.

Anda bukan berarti dianjurkan untuk menghindari semua makanan dan minuman di atas. Namun kuncinya adalah mengonsumsi makanan dan minuman ini dengan bijak, sesuai dengan kebutuhan agar tubuh tidak kekurangan cairan akibat tingginya produksi urine.