Norepinephrine

Pengertian Norepinephrine

Norepinephrine adalah obat yang umumnya digunakan untuk menangani kondisi tekanan darah rendah (hipotensi) parah yang berpotensi mengancam nyawa pasien. Norepinephrine juga sering digunakan saat melakukan prosedur resusitasi jantung paru (CPR) dan untuk kondisi perdarahan saluran cerna atas yang parah.

Norepinephrine serupa dengan adrenalin. Obat ini mampu menyempitkan pembuluh darah serta meningkatkan tekanan darah dan kadar gula darah. Obat ini mungkin dapat digunakan untuk kondisi lain yang tidak tercantum di sini.

[caption id="attachment_555590" align="alignnone" width="650"]Doctor hands with surgical gloves making injection on male arm Doctor hands with surgical gloves making injection on male arm[/caption]

Tentang Norepinephrine

Golongan Vasokonstriktor
Kategori Obat resep
Manfaat
  • Mengatasi hipotensi akut
  • Mengatasi perdarahan saluran cerna bagian atas
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Bentuk Suntik atau infus
Peringatan:
  • Dampak norepinephrine pada janin masih belum diketahui dengan jelas hingga saat ini. Oleh karenanya, harap informasikan kepada dokter apabila Anda sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, atau menyusui.
  • Dalam keadaan darurat, Anda mungkin tidak sempat menginformasikan kondisi Anda kepada dokter sebelum disuntikkan obat ini. Pastikan Anda menginformasikan kondisi Anda pada dokter setelahnya.
  • Harap berhati-hati bagi yang sedang menderita hipertensi, diabetes, penyakit jantung koroner, gangguan sirkulasi, varises vena, hipertiroid, atau asma.

Dosis Norepinephrine

Berikut ini sedikit contoh informasi mengenai takaran penggunaan norepinephrine:
Kondisi Usia Dosis
Hipotensi akut Dewasa Suntikan intravena : Dosis awal adalah 8-12 mcg/menit (mikrogram permenit) dan disesuaikan dengan respon tekanan darah. Sedangkan dosis perawatan adalah 2-4 mcg/menit.Infus: Dilarutkan dalam NaCl 0.9% atau larutan glukosa 5% dengan dosis akhir 4mcg/ml.
Anak Berikan dengan laju 2 mcg/menit.
Perdarahan saluran pencernaan atas Dewasa Suntikan intraperitoneal : 8 mg norepinephrine dicampurkan dengan 250 NaCl 0.9%. Dosis akan disesuaikan dan diturunkan secara perlahan oleh dokter.
Dosis norepinephrine untuk tiap pasien berbeda-beda. Dosis akan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi kesehatan masing-masing pasien, disertai pemantauan secara seksama.

Menggunakan Norepinephrine dengan Benar

Norepinephrine harus diberikan dengan dosis yang tepat sesuai kebutuhan pasien. Oleh karena itu, obat ini harus diberikan oleh petugas medis berdasarkan anjuran dan pemantauan dokter.

Norepinephrine dapat merusak kulit atau jaringan tubuh di sekitar lokasi injeksi jika merembes keluar dari pembuluh darah secara tidak sengaja. Segera beri tahu petugas kesehatan jika Anda merasakan nyeri, iritasi, sensasi dingin atau ketidaknyamanan lain pada bagian kulit atau pembuluh darah yang menjadi lokasi injeksi.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Norepinephrine

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping norepinephrine yang umumnya terjadi adalah:
  • Sakit kepala.
  • Gelisah.
  • Detak jantung tidak normal (aritmia dan bradikardia).
  • Cedera iskemik.
  • Bengkak biru di lokasi injeksi.
  • Sesak napas.