Pengobatan penyakit jantung akan disesuaikan dengan jenis dan penyebabnya. Sebagai contoh, dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi penyakit jantung akibat infeksi.
Sementara itu, untuk mengatasi penyakit jantung koroner, dokter akan meresepkan obat-obatan dan menyarankan pasien memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat.
Secara umum, penanganan penyakit jantung bertujuan untuk meredakan gejala, mencegah komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Berikut ini beberapa metode pengobatan penyakit jantung yang dapat dilakukan:
Pengobatan Penyakit Jantung dengan Perbaikan Gaya Hidup
Menjalani pola hidup sehat dapat mencegah perburukan penyakit jantung sekaligus menurunkan risiko terjadinya komplikasi. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah:
- Berhenti merokok
- Berolahraga secara rutin, minimal 30 menit setiap hari
- Mengonsumsi makanan sehat, rendah lemak dan rendah garam
- Membatasi konsumsi minuman beralkohol
Pengobatan Penyakit Jantung dengan Obat-obatan
Obat yang digunakan untuk mengobati penyakit jantung akan disesuaikan dengan jenis dan kondisi yang dialami pasien Beberapa golongan obat yang umumnya digunakan dalam pengobatan penyakit jantung adalah:
- Obat golongan ACE inhibitor, seperti Triatec, atau angiotensin II receptor blockers, misalnya Cozaar atau Insaar, untuk menurunkan tekanan darah
- Obat golongan antagonis kalsium, misalnya Calsivas, untuk melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun
- Obat pengencer darah, seperti heparin, warfarin, aspirin, atau Clopidrel, untuk mencegah penggumpalan darah sehingga tidak menyumbat pembuluh darah jantung
- Obat penghambat beta, misalnya metoprolol dan Biscor, untuk menekan efek adrenalin yang meningkatkan detak jantung, sehingga jantung tidak bekerja terlalu keras
- Obat penurun kolesterol, seperti Cholestat atau Atofar, untuk menurunkan kolesterol sehingga plak pembuluh darah tidak bertambah
- Obat nitrat, seperti Nitrokaf Retard dan Cedocard, untuk melebarkan pembuluh darah pada pasien penyakit jantung koroner
Pengobatan Penyakit Jantung dengan Operasi
Pada beberapa kasus, penyakit jantung perlu ditangani dengan prosedur bedah atau tindakan invasif, terutama jika obat-obatan tidak cukup efektif. Tindakan ini bertujuan untuk memperbaiki aliran darah, mengatasi gangguan irama jantung, atau memperbaiki struktur jantung yang rusak.
Prosedur medis tersebut meliputi:
- Pemasangan stent atau ring jantung, untuk membuka pembuluh darah jantung yang menyempit agar aliran darah kembali lancar
- Operasi bypass jantung, untuk membuat jalur baru aliran darah agar dapat melewati pembuluh darah jantung yang tersumbat atau menyempit
- Operasi katup jantung, untuk memperbaiki atau mengganti katup jantung yang mengalami kerusakan atau kebocoran
- Pemasangan alat pacu jantung (pacemaker), untuk mengatur irama jantung yang terlalu lambat atau tidak teratur
- Ablasi jantung, untuk menghancurkan jaringan kecil di jantung yang menyebabkan gangguan irama jantung
- Transplantasi jantung, untuk mengganti jantung pasien yang rusak dengan jantung baru dari pendonor sehingga fungsi pompa jantung dapat kembali optimal
Dengan pengobatan yang tepat, kondisi pasien dapat membaik, meskipun pada beberapa kasus diperlukan terapi jangka panjang atau tindakan lanjutan, seperti operasi.
Selama masa pengobatan, pasien umumnya dianjurkan untuk tetap menjaga pola hidup sehat, rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, serta melakukan kontrol berkala untuk memantau kondisi jantung. Perbaikan biasanya ditandai dengan keluhan yang berkurang, seperti nyeri dada atau sesak napas, yang jarang terjadi.
Jika Anda masih memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai pengobatan penyakit jantung, Anda dapat berkonsultasi melalui Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap dan sesuai dengan kondisi Anda.