Penyebab Hilang Ingatan dan Cara Mengatasinya

Hilang ingatan mungkin sering dikaitkan dengan akibat dari benturan atau kecelakaan, padahal penyebab hilang ingatan bisa beragam. Mulai dari penggunaan obat, gaya hidup, dan kondisi medis tertentu.

Hilang ingatan terjadi karena adanya kerusakan struktur neuroanatomical yang menghambat ingatan, proses penyimpanan ingatan, dan proses mengingat kenangan. Hilang ingatan menyeluruh dapat terjadi secara mendadak dan dapat terjadi secara bertahap tergantung pada penyebabnya.

penyebab hilang ingatan dan cara mengatasinya - alodokter

Tidak hanya karena benturan kepala, hilang ingatan juga bisa disebabkan oleh ragam kondisi lainnya seperti penyakit HIV, tuberkulosis, sifilis, serta gangguan pada kelenjar tiroid yang dapat mempengaruhi kerja otak.

Ragam Penyebab Hilang Ingatan

Berikut ini adalah beberapa penyebab hilang ingatan:

  • Merokok, narkoba dan minuman beralkohol. Mungkin tidak terpikir sebelumnya bahwa rokok, minuman beralkohol dan narkoba dapat menjadi penyebab ingatan yang semakin menurun. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang merokok atau mengonsumsi narkoba dapat mengalami menurunnya kemampuan untuk mengingat. Hal ini terjadi karena pada perokok, oksigen yang masuk ke dalam otak berkurang. Sedangkan narkoba dapat merusak daya ingat karena kandungan di dalamnya dapat mengubah zat kimia di dalam otak. Begitu pula pada mereka yang menjadi pecandu minuman beralkohol dalam jangka panjang.
  • Obat-obatan. Obat berfungsi untuk menyembuhkan suatu penyakit, namun ternyata beberapa obat dapat mengganggu daya ingat seseorang. Contoh obat-obatannya seperti obat tidur, obat antidepresi, obat pereda nyeri, antihistamin, relaksan otot, dan obat penenang.
  • Kesulitan tidur. Kurang tidur dapat menimbulkan kelelahan yang nantinya dapat mengganggu kekuatan otak untuk mengingat dan mempertahankan ingatan.
  • Kekurangan nutrisi. Guna menjaga ketahanan ingatan dan fungsi otak, tubuh memerlukan vitamin B12, B1, lemak, dan protein yang cukup. Selain itu, vitamin B12 dapat menjaga kesehatan sel darah dan sel saraf. Oleh karena itu, kekurangan beberapa jenis nutrisi tersebut bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya gangguan dalam daya ingat.
  • Stress dan depresi. Kedua kondisi psikologis ini bisa menyebabkan seseorang sulit untuk berkonsentrasi, dan fokus sehingga dapat mempengaruhi daya ingat seseorang. Hal ini disebabkan pada saat seseorang tegang karena stress atau trauma, maka pikirannya akan terganggu atau mengalami kelebihan beban, sehingga kemampuan mengingatnya ikut mengalami gangguan.
  • Stroke. Penderita stroke juga dapat mengalami hilang ingatan sebagian atau jangka pendek. Misalnya, penderita bisa lupa pada apa yang dilakukan pada pagi hari, namun masih ingat jelas kenangan masa muda. Hal ini terjadi karena pada penderita stroke, pembuluh darah mengalami penyumbatan atau kebocoran, sehingga aliran darah ke otak terhenti.
  • Cedera kepala. Benturan keras di kepala dapat menyebabkan hilang ingatan. Baik ingatan jangka pendek ataupun panjang. Setelah terjadi cedera kepala, ingatan dapat kembali secara bertahap dari waktu ke waktu.
  • Hipotiroidisme. Hipotiroidisme dapat menimbulkan masalah pada ingatan. Hal ini disebabkan kurang aktifnya kelenjar tiroid sehingga pengolahan nutrisi untuk menciptakan energi bagi sel menjadi lambat. Biasanya masalah ingatan berupa pikun dan gangguan berpikir lainnya.
  • Penyakit Alzheimer. Alzheimer merupakan bentuk paling umum dari demensia, dan biasanya menyerang seseorang pada usia di atas 65 tahun. Alzheimer merupakan penyakit otak yang fatal, degeneratif, dan progresif.

Selain beberapa penyebab di atas, kondisi lain yang dapat menimbulkan masalah pada ingatan atau hilang ingatan antara lain, tumor, agnosia, amnesia, atau penyakit Parkinson.

Mengatasi Hilang Ingatan

Untuk mengatasi hilang ingatan, perlu diketahui terlebih dahulu penyebabnya. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hilang ingatan:

  • Kekurangan nutrisi bisa diatasi dengan mengonsumsi suplemen atau mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi yang dibutuhkan untuk otak.
  • Gangguan daya ingat yang disebabkan oleh obat tertentu bisa diatasi dengan mengganti obat yang dikonsumsi.
  • Stress atau depresi yang menyebabkan gangguan pada ingatan dapat diatasi dengan melakukan perawatan untuk menangani depresi, atau pemberian obat antidepresi dan gangguan daya ingat. Dengan cara ini, biasanya ingatan akan perlahan kembali normal setelah depresi mulai menghilang.
  • Penderita stroke yang mengalami gangguan daya ingat dapat melakukan terapi untuk mealakukan beberapa aktivitas yang mungkin terlupakan. Contoh aktivitasnya seperti mengikat tali sepatu dan beberapa kegiatan lainnya.
  • Beberapa penyakit seperti tumor, penyakit Alzheimer, dan masalah kerusakan pada otak dapat diatasi dengan menggunakan obat yang dianjurkan oleh dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat yang dapat menurunkan tekanan darah untuk mengurangi risiko kerusakan otak.

Jika Anda atau kerabat mengalami masalah hilang ingatan, cobalah untuk mengatasinya dengan melakukan beberapa cara yang dapat membantu dalam mengingat. Seperti mencatat beberapa informasi atau kegiatan sehari-hari, meletakkan barang yang digunakan sehari-hari tetap pada tempatnya agar mudah dicari dan mudah diingat, atau menggunakan alarm sebagai pengingat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Hilang ingatan terjadi tidak hanya karena benturan, dan dapat terjadi secara mendadak atau perlahan. Segera konsultasikan ke dokter dan catat beberapa gejala lain yang mungkin Anda rasakan seiring semakin menurunnya daya ingat Anda. Begitu juga apabila kerabat Anda mengalami hilang ingatan, bantulah untuk mengonsultasikan hal tersebut kepada dokter agar mendapatkan pengobataan yang tepat sesuai penyebabnya.