Pilihan Cara Menghilangkan Bulu Ketiak

Memiliki bulu ketiak membuat penampilan menjadi kurang menarik bagi kebanyakan wanita. Lalu sebaiknya bagaimanakah cara menghilangkan bulu ketiak?

Bulu ketiak biasanya mulai tumbuh pada awal masa pubertas. Bagi sebagian besar orang, bulu ketiak menjadi hal yang tidak diinginkan. Berbagai cara menghilangkan bulu ketiak pun dilakukan, seperti dicukur, waxing, atau menggunakan krim penghilang bulu rambut.

pilihan cara menghilangkan bulu ketiak - alodokter

Dicukur

Menghilangkan bulu ketiak menggunakan pisau cukur atau alat cukur listrik dapat bertahan selama 1-3 hari. Jika Anda menggunakan pisau cukur sekali pakai, basahi kulit terlebih dahulu dengan air hangat. Lalu oleskan sabun, krim cukur, atau kondisioner. Ini dilakukan agar proses cukur lebih lancar dan Anda tidak terkena ruam. Cobalah mencukur bulu ketiak sesuai dengan arah rambut tumbuh. Terakhir, bersihkan kelebihan krim cukur dan periksa apakah semua bulu ketiak telah tercukur.

Sebaiknya sering-seringlah mengganti pisau cukur. Pisau cukur yang tumpul dapat membuat kulit terluka akibat terlalu keras ditekankan ke kulit. Menghilangkan bulu ketiak dengan pisau cukur ada efek sampingnya, yaitu rambut dapat tumbuh ke dalam atau Anda bisa saja terkena infeksi.

Waxing

Sebelum melakukan proses waxing, bersihkan ketiak dengan body scrub atau lulur guna mengangkat kotoran dan kulit mati, memudahkan proses waxing, dan mencegah terjadinya infeksi. Kemudian taburkan bedak ke ketiak agar ketiak kering dan bahan wax tidak menempel pada kulit. Buka jendela atau nyalakan kipas angin untuk menjaga ketiak tetap kering selama proses waxing.

Bulu ketiak tidak perlu di-wax lagi dalam 3-6 minggu kemudian. Jika ingin bulu ketiak dihilangkan dengan cara ini, panjang bulu ketiak setidaknya sekitar 0,5 cm. Bila kependekan, bahan wax tidak mampu menempel pada rambut. Jika kepanjangan, bulu ketiak akan kusut dan sulit ditarik. Menghilangkan bulu ketiak dengan teknik waxing berpotensi membuat kulit menjadi kemerahan dan akar rambut terinfeksi. Namun, makin sering seseorang melakukan waxing, makin kecil risiko infeksi tersebut.

Krim Penghilang Rambut

Jangan lupa untuk membersihkan ketiak dan keringkan dengan handuk sebelum mengoleskan krim. Ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan krim. Gunakan seperlunya dan diamkan sesuai dengan waktu yang dianjurkan. Setelah menghilangkan bulu ketiak dengan krim, Anda tidak perlu mengulanginya kembali selama beberapa hari atau bahkan minggu kemudian.

Perhatikan pula bahwa ketiak merupakan daerah sensitif. Untuk itu sebaiknya pilih krim khusus untuk kulit sensitif. Memakai krim dengan bahan yang terlalu keras dapat menimbulkan ruam di kulit. Krim ini memang dimaksudkan untuk menghilangkan rambut, tapi juga dapat membuat kulit menjadi rusak apabila didiamkan terlalu lama menempel di kulit atau jika kulit Anda terlalu sensitif.

Laser atau IPL (Intense Pulsed Light)

Jika menggunakan laser, akar rambut dihancurkan sehingga pertumbuhan rambut diperhambat atau bahkan dihentikan. Bisa jadi ini adalah cara yang paling efektif untuk menghilangkan rambut dalam jangka panjang. Namun dibutuhkan 6-12 kali perawatan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Selain itu, Anda harus mengulangi kembali prosedur ini setiap 6-12 bulan sekali.

Perlu diingat jika prosedur penghilang bulu ketiak ini ada risiko efek samping, yaitu kulit terbakar, bengkak, kemerahan, atau munculnya jaringan parut. Oleh karena itu sangat disarankan jika teknik laser dilaksanakan di bawah pemantauan dokter.

 Menopause atau kondisi seperti sindrom ovarium polikistik (ketidakseimbangan hormon pada wanita) terkadang dapat menyebabkan pertumbuhan rambut ekstra. Pada kasus ini, dokter dapat memberi obat penurun hormon yang terkait dengan pertumbuhan rambut.

Selalu utamakan untuk memilih cara menghilangkan bulu ketiak yang cocok dan nyaman bagi Anda. Selain itu, tunggu setidaknya satu atau dua jam setelah proses penghilangan rambut selesai jika ingin mengoleskan deodorant ke ketiak. Hal ini dilakukan agar kulit ketiak memiliki cukup waktu untuk pulih dan terhindar dari ruam atau iritasi. Dan jangan lupa untuk segera temui dokter jika ada tanda-tanda iritasi setelah Anda menghilangkan bulu ketiak.