Gejala alergi dapat muncul dalam beberapa menit setelah tubuh terpapar alergen, tetapi pada sebagian orang keluhan juga dapat berkembang secara bertahap dalam beberapa jam. Jenis dan tingkat keparahan gejala bergantung pada jenis alergen serta bagaimana tubuh terpapar zat pemicu tersebut.
Pada sebagian orang, alergi hanya menimbulkan keluhan ringan. Namun, pada kasus tertentu reaksi alergi dapat berkembang menjadi lebih berat dan memengaruhi berbagai organ tubuh.
Beberapa gejala alergi yang sering terjadi, antara lain:
- Bersin-bersin
- Hidung gatal, berair, atau tersumbat
- Mata merah, gatal, dan berair
- Kulit memerah dan terasa gatal
- Kulit kering atau mudah iritasi
- Pembengkakan pada bibir, lidah, kelopak mata, atau wajah (angioedema)
- Sakit perut, mual, muntah, atau diare
- Batuk
- Napas berbunyi (mengi)
- Sesak napas
Selain gejala umum di atas, alergi juga dapat menimbulkan keluhan yang lebih spesifik tergantung pada jenis pemicunya.
Gejala Alergi Akibat Sengatan atau Gigitan Serangga
Reaksi alergi akibat sengatan atau gigitan serangga, seperti lebah atau tawon, biasanya menimbulkan pembengkakan dan rasa nyeri di area yang terkena sengatan.
Pada sebagian orang, reaksi alergi dapat meluas dan menyebabkan:
- Gatal atau ruam di seluruh tubuh
- Pembengkakan yang cukup besar di area sengatan
- Batuk atau sesak di dada
- Kesulitan bernapas
Dalam kasus yang jarang terjadi, reaksi alergi akibat sengatan serangga dapat berkembang menjadi anafilaksis, yaitu reaksi alergi berat yang terjadi secara cepat dan berpotensi mengancam nyawa.
Gejala Alergi karena Partikel di Udara
Alergen yang berasal dari udara, seperti debu, serbuk sari, tungau, atau bulu hewan, sering menyebabkan keluhan pada saluran pernapasan.
Gejala yang dapat muncul, antara lain:
- Bersin-bersin berulang
- Hidung berair atau tersumbat
- Hidung terasa gatal
- Mata merah dan berair
- Batuk atau sesak napas
Pada sebagian orang, paparan alergen udara juga dapat memperburuk kondisi asma.
Gejala Alergi Makanan
Alergi makanan biasanya menimbulkan gejala dalam waktu singkat setelah makanan dikonsumsi.
Keluhan yang dapat terjadi, antara lain:
- Rasa gatal atau kesemutan di mulut
- Pembengkakan pada bibir, lidah, atau tenggorokan
- Ruam atau gatal pada kulit
- Mual atau muntah
- Sakit perut
- Diare
Pada reaksi yang lebih berat, alergi makanan juga dapat menyebabkan kesulitan bernapas atau anafilaksis.
Gejala Alergi Obat
Reaksi alergi terhadap obat dapat muncul beberapa saat setelah obat dikonsumsi atau diberikan. Gejala yang sering muncul, meliputi:
- Ruam atau gatal pada kulit
- Biduran (urtikaria)
- Pembengkakan pada wajah atau kelopak mata
- Sesak napas
Pada kasus yang jarang, alergi obat juga dapat menyebabkan reaksi alergi berat yang memerlukan penanganan medis segera.
Kapan Harus ke Dokter
Gejala alergi sering kali menyerupai kondisi lain yang lebih ringan, seperti flu, iritasi kulit, atau gangguan pencernaan. Namun, pada sebagian kasus, reaksi alergi dapat berkembang menjadi lebih berat dan memerlukan penanganan medis.
Oleh karena itu, jika Anda atau anak Anda mengalami gejala alergi yang tidak kunjung membaik, sering kambuh, atau terasa semakin mengganggu aktivitas sehari-hari, segera berkonsultasi dengan dokter.
Konsultasi dapat dilakukan secara cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter atau segera buat janji temu dengan dokter melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER.
Namun, segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat jika muncul reaksi alergi yang berat atau mengkhawatirkan, seperti:
- Sulit bernapas atau sesak napas
- Pembengkakan pada bibir, lidah, atau tenggorokan
- Pusing berat atau merasa akan pingsan
- Jantung berdebar cepat dan tubuh terasa lemah
- Penurunan kesadaran atau pingsan
Kondisi tersebut dapat menjadi tanda anafilaksis, yaitu reaksi alergi berat yang dapat berkembang dengan cepat dan memerlukan penanganan medis segera.