Kulit Terlihat Mulus Berkat Waxing

Memiliki bulu terlalu lebat pada bagian tubuh tertentu, mungkin dapat membuat Anda merasa kurang nyaman atau percaya diri. Sebagai solusi, Anda bisa menghilangkan bulu-bulu yang tidak diinginkan dengan metode waxing.

Metode waxing bertujuan untuk menghilangkan bulu-bulu pada tubuh hingga ke akarnya, serta membuat kulit lebih mulus dan bersih. Metode ini umumnya dapat dilakukan di wajah, kaki, ketiak, lengan dan sekitar dada.

Kulit Terlihat Mulus Berkat Waxing - Alodokter

Memahami Cara Waxing yang Disarankan

Sebenarnya tidak masalah jika Anda ingin melakukan waxing di rumah, hanya saja banyak yang kurang mengerti atau memahami caranya, sehingga sangat berisiko menimbulkan efek yang merugikan.

Berikut beberapa petunjuk yang bisa Anda ikuti di rumah:

  • Hindari krim retinoid sebelum waxing
    Pastikan Anda tidak menggunakan produk perawatan atau obat yang mengandung retinol atau retinoid sebelum memulai waxing, agar tidak terjadi pengelupasan kulit bersamaan dengan rambut saat waxing.
  • Bersihkan area kulit dan keringkan
    Sebelum waxing, bersihkan terlebih dahulu area yang akan Anda wax untuk menghilangkan kotoran, sel kulit mati, dan produk perawatan kulit. Setelah itu, keringkan kulit Anda secara menyeluruh.
  • Ikuti petunjuk dalam menyiapkan wax (lilin)
    Tentunya wax yang digunakan orang tidak selalu sama, karena banyak produk wax berbeda yang dijual di salon maupun supermarket. Disarankan untuk membaca petunjuk dalam menghangatkan wax, yang umumnya terdapat pada kemasan.
  • Mengoleskan wax di area kulit
    Setelah wax telah jadi dalam bentuk kental, maka mulailah mengoleskannya di area kulit yang ingin dikerjakan. Usahakan untuk selalu mengoleskan lilin searah pertumbuhan rambut, untuk hasil terbaik.
  • Tempelkan dan lepaskan strip kain atau kertas
    Ketika wax sudah rata di area kulit yang dituju, barulah mulai menempelkan strip kain atau kertas di atas area wax dan diamkan beberapa detik. Setelah itu, Anda bisa menariknya dengan cepat ke arah yang berlawanan dengan arah pertumbuhan rambut.

Setelah selesai melakukan waxing, Anda bisa membersihkannya dengan kain dan tidak disarankan untuk mandi sampai kulit setelah waxing terasa nyaman dan tidak sakit. Anda juga bisa gunakan pelembap bebas minyak.

Kondisi yang Tidak Cocok untuk Melakukan Waxing

Ada beberapa kondisi kulit yang tergolong rentan mengalami efek samping dari waxing, sehingga tidak direkomendasikan melakukannya:

  • Orang yang sedang menjalani pengobatan retinoid
  • Mengalami iritasi kulit
  • Orang yang mengalami luka pada kulit
  • Memiliki kulit yang terbakar sinar matahari
  • Menderita penyakit kulit kronis, seperti eksim dan psoriasis
  • Menderita kondisi autoimun, seperti penyakit lupus
  • Memiliki kulit sensitif

Ibu hamil juga hendaknya berhati-hati terhadap waxing. Terlebih lagi bagi ibu hamil yang baru pertama kali melakukan waxing. Sebab kondisi kulit saat hamil bisa berubah. Tubuh Anda memproduksi darah dan cairan ekstra untuk mendukung pertumbuhan bayi Anda. Akibatnya, kulit Anda mungkin lebih sensitif dari biasanya, dan membuat waxing lebih menyakitkan.

Perawatan waxing sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, terutama pada kehamilan atau kondisi lain yang berisiko. Berkonsultasilah dengan dokter kulit mengenai pilihan teknik lain untuk menghilangkan bulu, yang sesuai dengan kondisi Anda.

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi