Temukan Manfaat Buah Naga yang Sarat Nutrisi

Jika Anda mencari buah yang terasa manis dan membuat kenyang, tapi tidak menggemukkan badan, maka buah naga dapat menjadi pilihan yang tepat. Tidak adanya karbohidrat kompleks membuatnya lebih mudah dicerna tubuh.

Buah naga umumnya tumbuh di Asia Selatan, Asia Tengah, dan Tenggara seperti Vietnam, Thailand, Filipina, termasuk Indonesia. Kulitnya berwarna merah muda dan cukup tebal. Terdapat tiga jenis buah naga berdasarkan warna dagingnya, yaitu merah, putih, dan kuning. Satu buah naga umumnya berbobot 150-600 gram.

manfaat buah naga, Alodokter

Saat dibuka, tekstur daging buah naga menyerupai buah kiwi, dengan bintik-bintik hitam yang adalah bijinya. Daging buah dan bijinya dapat dikonsumsi langsung secara bersamaan. Biji-biji hitam ini kaya akan lipid, yang penting untuk pertumbuhan sel.

Dalam buah naga seberat 7 ons atau sekitar 200 gram, terkandung nutrisi makro sekitar:

  • 2 gram protein dan 0,4 gram lemak.
  • 14 gram karbohidrat tidak kompleks, yang terutama terdiri dari glukosa dan fruktosa.
Satu gram serat yang berperan sebagai probiotik yang membantu membatasi pertumbuhan bakteri berbahaya. Jika dikonsumsi secara teratur, dapat membantu meningkatkan kerja saluran pencernaan dan menghindarkan konstipasi.

Tidak hanya itu, dalam satu buah naga juga tersimpan banyak nutrisi mikro yang bermanfaat untuk tubuh, yaitu:

  • Mencukupi 8 persen kebutuhan zat besi harian. Zat ini dibutuhkan untuk membentuk sel darah merah yang menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.
  • Mencukupi 15 persen asupan vitamin C harian. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin ini juga berperan memproduksi kolagen dan menyembuhkan luka. Kolagen dibutuhkan untuk membentuk tendon, ligamen, kulit, tulang rawan, dan pembuluh darah. Vitamin C juga penting untuk kesehatan tulang dan gigi.
  • Mencukupi 10 persen kebutuhan potasium harian. Potasium dibutuhkan untuk mendukung fungsi jantung, otot, saraf, dan pencernaan.
  • Mengandung 9 gram kalsium yang berguna untuk kesehatan gigi dan tulang.
Buah naga tidak mengandung kolesterol, lemak trans, maupun lemak jenuh. Jika dikonsumsi secara teratur buah ini dapat membantu menjaga tekanan darah dan mengontrol kadar kolesterol. Sementara biji buah naga kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang mengurangi risiko gangguan kardiovaskular dan trigliserida.

Selain itu, buah naga juga mengandung vitamin B. Vitamin B1 bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme karbohidrat. B2 berperan penting untuk kesehatan kulit, sistem pencernaan dan sel darah. Sementara selain menjaga kesehatan kulit, vitamin B3 juga berguna mengurangi kolesterol jahat.

Pigmen merah pada buah naga mengandung likopen, yaitu antioksidan yang diperkirakan dapat mencegah kanker prostat. Fitoalbumin yang juga terdapat dalam buah naga. Bahan ini berfungsi menghilangkan racun logam berat dari tubuh.

Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi buah naga dapat bermanfaat membantu meredakan gejala kekakuan arteri yang sering dialami pengidap diabetes dan menjadi faktor risiko gangguan jantung. Mengonsumsi ekstrak buah naga juga bermanfaat meningkatkan kadar antioksidan dalam darah.

Mengonsumsi buah naga, terutama yang dagingnya berwarna merah dapat membuat air seni dan tinja juga menjadi berwarna kemerahan. Namun kondisi ini tidak membahayakan.

Selain dikonsumsi secara langsung, buah ini dapat diproses menjadi jus, jeli, yogurt, es krim, atau digunakan sebagai paduan bersama makanan lain, seperti kue dan salad. Sedangkan bunganya juga dapat dikonsumsi atau diolah menjadi teh.