Tersenyum Lebih Percaya Diri Berkat Pemutih Gigi Alami

Berbagai metode menjadikan gigi lebih putih ternyata dapat membawa efek samping. Padahal mengubah gaya hidup, termasuk memperbaiki pola makan sehari-hari, ternyata dapat menjadi pemutih gigi alami yang jauh lebih aman dan murah dibandingkan menggunakan bahan kimia.

Gigi putih kerap diasosiasikan dengan ciri-ciri wanita yang lebih cantik atau pria yang lebih tampan. Padahal seiring pertambahan usia, warna gigi akan berubah. Misalnya pada gigi bayi yang tadinya putih lama-kelamaan akan menjadi lebih kusam karena perubahan alami struktur mineral pada gigi. Lapisan enamel menjadi lebih tipis dan mengandung lebih sedikit fosfat dan pori-pori. Selain itu, warna gigi dapat menjadi lebih gelap karena timbunan noda makanan dan minuman.

pemutih gigi alami-alodokter

Sebagian orang menganggap kondisi ini mengganggu kepercayaan diri, maka dari itu mereka menempuh berbagai cara untuk memutihkan gigi, mulai dari teknologi laser hingga bleaching yang biasanya menggunakan bahan hidrogen peroksida atau peroksida karbamida. Namun seperti berbagai metode kecantikan lain, bleaching dapat membawa efek negatif, seperti iritasi pada gusi dan gigi yang menjadikannya lebih sensitif.

Sementara pasta gigi yang mengklaim dapat memutihkan gigi sebenarnya jika digunakan berlebihan dalam jangka panjang dapat bersifat abrasif atau menipiskan lapisan enamel gigi dan justru membuat warna gigi makin gelap.

Maka dari itu daripada merusak diri, tidak ada salahnya mencoba pemutih gigi alami yang lebih murah dengan bahan yang mudah didapat dan mudah dilakukan. Mari simak cara-cara berikut.

Hindari Mengonsumsi Makanan atau Minuman yang Dapat Meninggalkan Noda

Beberapa jenis makanan tertentu mengandung carotenoids atau xanthonoids yang dapat menodai gigi.
  • Kurangi konsumsi minuman yang mengandung tannin, seperti kopi, soda, teh, dan anggur merah. Anda dapat meminimalkan noda dengan mengonsumsi minuman dingin menggunakan sedotan.
  • Gula adalah salah satu penyebab utama noda pada gigi. Batasi konsumsi makanan dan minuman mengandung gula berlebih, seperti teh, kopi, dan minuman kemasan, termasuk sirop dan madu. Sebaliknya, perbanyak konsumsi air mineral.
  • Batasi konsumsi makanan yang dapat menempel di gigi, seperti karamel dan permen
  • Berhenti merokok. Selain membuat gigi kuning, rokok dapat memicu kanker mulut.
Utamakan Makanan yang Dapat Menjadi Pemutih Gigi Alami

Beberapa jenis makanan dapat berperan menjaga kesehatan dan membuat gigi lebih bersih.

  • Konsumsi sayur dan buah segar untuk membantu menjaga gigi tetap sehat dan bersih, namun batasi konsumsi buah-buahan kelompok sitrus.
  • Konsumsi kacang-kacangan dan susu rendah lemak. Protein dan kalsium yang terkandung di dalamnya berperan memperkuat gigi.
  • Konsumsi wortel, seledri, dan apel. Selain kaya vitamin C, makanan ini membantu meningkatkan produksi air liur untuk menghilangkan plak di gigi. Sementara vitamin C membantu memperkuat gusi dan mematikan bakteri penyebab bau mulut.
  • Konsumsi lebih banyak stroberi yang mengandung asam malat alami untuk membantu mengangkat noda pada gigi. Sebagai alternatif, gosokkan potongan stroberi pada gigi dan berkumurlah setelah didiamkan setidaknya semenit.
  • Konsumsi keju padat untuk membantu meningkatkan produksi air liur yang berperan menghilangkan bakteri yang menodai gigi.

Berbagai Bahan Pemutih Gigi Alami

Mengoleskan bahan tertentu langsung pada gigi ternyata juga dapat menjadi pemutih gigi alami.

Arang aktif

Siapa sangka arang aktif ternyata dapat menjadi pemutih gigi alami. Bahan ini aman untuk mulut. Sebagai bahan obat, arang aktif berperan menyerap bahan kimia, seperti obat-obatan untuk menangani gas atau asam dari usus. Jika bubuk arang aktif digosokkan pada gigi, bahan yang dapat dibeli di apotek atau daring ini dapat membantu menghilangkan noda pada gigi setelah digunakan selama beberapa minggu. Anda dapat mengoleskan arang aktif ini pada sikat gigi, seperti mengoleskan pasta gigi. Gosokkan pada gigi dengan gerakan memutar. Jangan lupa pastikan Anda menggunakan sikat gigi berbeda dengan yang biasa Anda gunakan sehari-hari. Setelah itu kumurlah dengan air hingga bersih. Setelah itu sikat gigi dengan pasta gigi seperti biasa.

Pasta stroberi

Haluskan 1-3 stroberi matang berukuran besar. Campur dengan setengah sendok teh baking soda. Pasta ini dapat dioleskan pada sikat gigi untuk kemudian diaplikasikan pada gigi. Biarkan selama setidaknya lima menit, lalu berkumurlah dengan air. Selanjutnya sikat gigi dengan pasta gigi biasa.

Jeruk

Bagian berwarna putih dari jeruk di antara kulit dan daging buah mengandung d-limonene yang dapat membantu menghilangkan noda pada gigi. Kupas perlahan-lahan agar bagian ini tidak terbuang. Gosokkan bagian kulit tersebut pada gigi. Biarkan selama 3-5 menit. Berkumur dan sikatlah gigi seperti biasa. Gunakan tiap hari selama 2-3 minggu.

Pisang

Pisang yang kaya magnesium, potasium, dan mangan ternyata dapat membantu menghilangkan noda kuning pada gigi. Usapkan bagian dalam kulit pisang matang. Kumur dan sikat gigi dengan pasta gigi biasa setelah dibiarkan selama kurang lebih 15 menit.

Selain cara di atas, seminggu sekali, Anda dapat mencoba berkumur dengan segelas air hangat dengan campuran jus lemon. Di samping itu, tetap jangan lupa menyikat gigi dua kali sehari dan memeriksakan gigi secara teratur untuk mencegah melekatnya noda pada gigi.