Utamakan Beta Karoten Alami untuk Mata dan Tubuh Sehat

Asupan beta karoten di dalam tubuh diubah menjadi vitamin A yang bermanfaat untuk kesehatan mata dan sistem imun. Beta karoten juga menghasilkan antioksidan yang berperan di dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

Beta karoten merupakan salah satu jenis karotenoid. Beta karoten merupakan pigmen dari tanaman, yang berwarna merah, kuning dan oranye. Bersama dengan karotenoid lain, beta karoten dapat menyokong hingga separuh kebutuhan vitamin A bagi tubuh.

Beta carotene_compress

Sumber Alami

Beta karoten memiliki aktivitas antioksidan yang berperan melindungi sel-sel dari kerusakan. Beta karoten juga dikenal sebagai bentukan dari vitamin A yang memiliki sejumlah manfaat.

Beberapa penelitian menunjukkan seseorang yang mengonsumsi banyak sayur atau buah-buahan yang kaya vitamin, mineral, serta beta karoten memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung dan jenis kanker tertentu.

Sayangnya, penelitian-penelitian lainnya menunjukkan, sejumlah manfaat beta karoten diatas tidak sepenuhnya bisa diperoleh pada suplemen beta karoten.

Anda bisa mencukupi asupan beta karoten harian Anda melalui jenis-jenis buah dan sayur seperti wortel, ubi manis, bayam, melon, dan aprikot. Konsumsi buah dan sayur sebanyak 5 porsi dapat memenuhi kebutuhan 6-8 mg beta karoten per hari.

Perlu diingat, sebaiknya mengonsumsi sayur atau buah-buahan yang masih segar karena mengandung beta karoten yang lebih tinggi. Sementara buah dan sayur beku atau kalengan telah mengalami penurunan kandungan beta karoten.

Manfaat Ekstra dari Beta Karoten  

Tidak hanya menjaga kesehatan mata dan menstabilkan sistem imun, beta karoten juga bermanfaat di dalam:
  • Mencegah jenis kanker tertentu, katarak, degenerasi makula terkait usia, dan penyakit jantung.
  • Membantu pengobatan AIDS, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, hipertensi, sakit kepala, mulas, kecanduan alkohol, depresi, epilepsi, rheumatoid arthritis, skizofrenia, vitiligo, dan psoriasis.
  • Dapat mengurangi risiko rabun ayam dan risiko kematian pada ibu hamil yang mengalami malnutrisi. Beta karoten juga penting untuk mengurangi risiko demam dan diare pasca melahirkan.
  • Mengurangi risiko terbakar sinar matahari. Termasuk pada orang yang memiliki sensitivitas berlebihan terhadap sinar matahari, seperti erythropoietic protoporphyria.
  • Mengurangi gejala asma yang dipicu oleh aktivitas olahraga.

Hati-hati Konsumsi Suplemen Beta Karoten

Asupan beta karoten aman dikonsumsi baik orang dewasa maupun anak-anak, asalkan jumlahnya sesuai kebutuhan. Demikian juga berlaku untuk ibu hamil dan menyusui dalam batas normal. Kelebihan asupan dan pengunaan jangka panjang beta karoten berdampak pada perubahan warna kulit yang menjadi kuning atau oranye.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa tidak disarankan untuk mengonsumsi suplemen beta karoten tanpa ada indikasi. Penggunaan suplemen beta karoten seharusnya selalu berdasarkan rekomendasi dokter. Penelitian menunjukkan dosis suplemen beta karoten yang terlalu tinggi bisa menimbulkan efek samping dan meningkatkan risiko kanker tertentu. Konsumsi suplemen beta karoten bersamaan dengan multivitamin, juga dipercaya dapat meningkatkan risiko kanker prostat pada kaum pria.

Selain itu, asupan suplemen beta karoten harus dijauhkan dari beberapa kondisi tertentu seperti :

  • Perokok. Beta karoten dalam bentuk suplemen dapat meningkatkan risiko kanker prostat, kanker usus besar, dan kanker paru-paru. Hindari mengonsumsi suplemen beta karoten jika belum dapat meninggalkan kebiasaan merokok.
  • Pernah menjalani prosedur angioplasti. Prosedur untuk membuka sumbatan atau penyempitan pembuluh darah ini, dikhawatirkan akan terganggu proses penyembuhannya akibat konsumsi suplemen beta karoten. Selalu minta saran dari dokter untuk memastikan perlunya pemberian asupan beta karoten atau tidak.
  • Memiliki riwayat paparan mineral asbes. Pemberian suplemen beta karoten pada kondisi ini justru dapat meningkatkan risiko kanker.
Asupan beta karoten sebaiknya berasal dari sumber alami, seperti sayur dan buah segar. Asupan suplemen beta karoten harus selalu melalui konsultasi dengan dokter.