Olahan ayam untuk anak menjadi pilihan banyak orang tua karena mudah ditemukan. Selain itu, berbagai olahan yang terbuat dari daging ayam juga mengandung banyak nutrisi, terutama protein, yang dapat mendukung tumbuh kembang anak.
Daging ayam merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otot anak. Selain itu, daging ayam juga mengandung zat besi, zinc, selenium, serta vitamin B yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang dan menjaga daya tahan tubuh anak.

Meski begitu, tidak sedikit orang tua yang kesulitan menyajikan ayam agar disukai si Kecil. Pasalnya, banyak anak yang mudah bosan jika menu yang disajikan hanya ayam goreng atau ayam rebus. Oleh karena itu, diperlukan variasi olahan ayam untuk anak yang lebih menarik, baik dari segi rasa, tekstur, maupun bentuk penyajiannya.
Aneka Olahan Ayam untuk Anak yang Sehat dan Lezat
Berikut ini adalah beberapa ide olahan ayam untuk anak yang sehat, lezat, dan mudah dibuat di rumah:
1. Sup ayam bening
Salah satu olahan ayam untuk anak adalah sup bening. Menu makanan ini sangat baik diberikan pada anak-anak karena kaya akan nutrisi, seperti karbohidrat, protein, serat, dan vitamin. Selain itu, kuah beningnya yang ringan juga membuat olahan ayam ini mudah dicerna oleh anak-anak, serta mencegah anak mengalami dehidrasi, terutama ketika sakit.
Cara membuatnya mudah, Bunda cukup merebus air dengan ayam, kentang, wortel, kol, dan daun seledri sampai matang. Agar kandungan lemak dalam sup ayam bening lebih sedikit, Bunda bisa menggunakan daging ayam tanpa kulit.
2. Nugget
Si Kecil suka makan nugget, Bun? Kalau iya, coba Bunda ganti nugget siap pakai dengan nugget ayam buatan sendiri. Karena jika Bunda membuat nugget ayam sendiri, Bunda bisa mengontrol penggunaan bahan-bahannya dan nugget juga tidak akan mengandung bahan pengawet yang bisa berbahaya untuk si Kecil.
Untuk membuat nugget ayam, Bunda perlu menggiling daging ayam tanpa tulang dengan bawang putih halus, tepung terigu, tepung tapioka, merica, telur, es batu, dan air secukupnya untuk membantu adonan menyatu. Setelah itu, kukus hingga beberapa menit.
Setelah matang dan sedikit dingin, potong nugget sesuai selera. Kemudian, celupkan potongan nugget secara satu-persatu ke dalam campuran tepung terigu dan air, kemudian baluri dengan tepung panir. Setelah nugget jadi, Bunda pun bisa menggorengnya. Agar lebih sehat, gorenglah nugget ayam dengan minyak sehat, seperti minyak zaitun dan minyak kanola.
3. Opor ayam
Opor ayam merupakan salah satu olahan ayam yang bisa menjadi menu makanan anak-anak. Untuk membuatnya, pertama-tama Bunda perlu merebus daging ayam sebentar untuk menghilangkan kotoran dan darah yang menempel. Kemudian, tumis bumbu halus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, merica, kemiri, kunyit, dan jahe.
Selanjutnya, tambahkan air kaldu ayam dari rebusan daging ayam pada tumisan bumbu halus dan masukkan daging ayam yang sudah direbus. Setelah itu, tambahkan daun salam, daun jeruk, sereh, santan, dan bumbu penyedap, lalu tunggu sampai mendidih dan daging ayam empuk.
Agar lebih nikmat dan nutrisi di dalamnya makin tinggi, Bunda juga bisa kok menambahkan potongan kentang, wortel, atau beberapa butir telur ayam atau puyuh rebus ke dalam opor ayam.
4. Soto ayam bening
Daging ayam juga nikmat diolah menjadi soto ayam bening nih, Bunda. Pilihlah bagian daging dada ayam karena lebih tinggi kalori dan protein daripada bagian potongan ayam lainnya, Bun. Agar kuah soto makin gurih, Bunda juga perlu memasukkan potongan ayam yang bertulang, seperti sayap dan paha, karena bagian ini menghasilkan kaldu, Bun.
Cara membuatnya tidak sulit, pertama-tama tumis bumbu halus yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, kemiri bakar, dengan sedikit air dan minyak goreng. Lalu, tambahkan daun salam, daun jeruk, sereh, lengkuas, dan air secukupnya, kemudian masukkan potongan daging ayam beserta tulangnya. Rebus sampai mendidih dan daging ayam lunak, Bun.
Kemudian, tambahkan bumbu penyedap dan koreksi rasa. Setelah pas dan olahan ayam untuk anak ini matang, tuang soto ayam ke dalam mangkuk dan sup ayam bening pun siap disajikan untuk menu makan anak.
5. Bakso
Olahan ayam untuk anak yang tidak kalah lezat adalah bakso. Untuk membuat bakso, Bunda perlu menggiling daging ayam dengan bawang merah, bawang putih, es batu, merica, tepung sagu, dan telur. Setelah menjadi adonan, bentuk adonan menjadi bulat-bulat dengan ukuran sesuai selera.
Selanjutnya, rebus bakso ayam ke dalam air panas sampai matang, lalu tiriskan. Agar lebih nikmat, bakso ayam bisa direbus bersama kuah kaldu dan disajikan dengan bihun dan sawi hijau. Seporsi bakso ayam bisa mengganjal perut si Kecil dan mengurangi keinginannya untuk ngemil makanan tidak sehat.
6. Ayam kecap
Ayam kecap adalah salah satu lauk favorit banyak anak. Pasalnya, menu makanan ini mengandung kecap sehingga memiliki rasa manis yang cocok untuk lidah anak-anak. Untuk membuatnya, tumis bawang putih, bawang merah, jahe, dan daun salam. Lalu, masukan ayam dan aduk hingga ayam berubah warna kekuningan.
Setelah ayam berubah kekuningan, tambahkan sedikit kecap manis dan penyedap rasa, lalu aduk. Kemudian, masukkan air dan aduk, lalu tunggu hingga air menyusut. Ayam kecap pun siap disajikan dan cocok dinikmati dengan nasi untuk menu makan siang atau malam si Kecil.
7. Sate
Sate ayam merupakan olahan ayam untuk anak yang bisa menjadi pilihan menu bekal atau cemilannya. Untuk membuatnya, pertama-tama potonglah bagian dada ayam tanpa kulit kecil-kecil, kemudian tusuk ke dalam tusukan sate. Setelah itu, pangganglah sate ayam di atas teflon.
Untuk bumbunya, Bunda cukup mencampurkan bawang putih halus dengan sedikit kecap dan sedikit minyak sayur, hindari menggunakan kacang atau cabai, untuk mencegah alergi dan anak kepedasan.
Sebelum menyajikan sate ayam pada si Kecil, pastikan sate ayam sudah matang sempurna ya, Bun. Pasalnya, potongan daging ayam yang tidak matang bisa menjadi tempat bersarangnya kuman penyebab keracunan makanan. Selain itu, pastikan daging sate sudah dilepaskan dari tusukannya dan potonglah daging sate sekecil mungkin agar si Kecil mudah mengunyahnya dan tidak tersedak.
8. Ayam teriyaki
Olahan ayam untuk anak selanjutnya adalah ayam teriyaki. Ini merupakan olahan ayam khas Jepang yang banyak disukai anak-anak karena sama seperti ayam kecap, ayam teriyaki memiliki rasa yang manis berkat kecap di dalamnya sehingga disukai anak-anak.
Untuk membuatnya, pertama-tama potong kecil dada ayam tanpa kulit, kemudian marinasi dengan saus teriyaki dan merica secukupnya dan tunggu selama 30 menit. Setelah itu, tumis bawang putih, jahe, dan bawang bombay.
Masukkan ayam yang telah dimarinasi ke dalam tumisan tersebut dan aduk rata. Lalu, tambahkan saus teriyaki, gula pasir, sedikit lada, dan air secukupnya, kemudian aduk hingga rata dan tunggu hingga air menyusut. Setelah itu, tambahkan kecap asin dan madu, aduk dan koreksi rasa. Ayam teriyaki pun siap disajikan bersama nasi.
9. Chicken katsu
Chicken katsu adalah ayam fillet berbalut tepung yang biasanya digoreng. Olahan ayam ini bisa diberikan pada si Kecil sebagai menu makan siang, malam, atau bekal sekolahnya. Namun, untuk versi lebih sehat, katsu bisa Bunda buat sendiri dan dimasak dengan minyak sehat.
Cara membuatnya mudah, iris tipis dada ayam, kemudian marinasi dengan garam serta lada dan bawang putih bubuk, diamkan hingga beberapa menit. Sambil menunggu ayam selesai dimarinasi, Bunda bisa mencampur tepung bumbu serbaguna dengan air secukupnya, lalu aduk hingga adonan cukup mengental.
Setelah ayam selesai dimarinasi, Bunda bisa mencelupkan ayam ke dalam adonan tersebut. Lalu, baluri ayam dengan tepung panir dan masukkan ke dalam kulkas kurang lebih 10–15 menit. Setelah itu, goreng hingga matang atau kuning keemasan.
Sebelum disajikan, potonglah ayam katsu kecil-kecil agar mudah dimakan anak. Agar lebih lezat, Bunda bisa menambahkan saus tomat dan sayuran rebus pada menu ayam katsu si Kecil.
10. Dimsum
Daging ayam juga bisa diolah menjadi dimsum yang lezat. Untuk membuatnya, Bunda perlu menghaluskan daging ayam bersama wortel yang sudah diparut, telur yang sudah dikocok, tepung maizena, irisan daun bawang, bawang putih, bawang merah, merica, minyak wijen, saus tiram, serta penyedap rasa.
Setelah itu, masukkan adonan ke dalam kulit dimsum yang bisa Bunda beli di supermarket atau pasar, kemudian bentuk sesuai selera. Selanjutnya, kukus dimsum ayam sampai matang. Setelah matang, biarkan dingin sebelum disajikan kepada si Kecil ya, Bun.
Olahan ayam untuk anak satu ini cocok dijadikan camilan atau bekal sekolah sehat untuk si Kecil. Namun, pastikan Bunda tidak menyajikannya dengan saus pedas ya agar lebih aman untuk si Kecil.
Daging ayam memiliki manfaat yang luar biasa untuk anak. Agar manfaat olahan ayam untuk anak maksimal dan aman, pastikan ayam dimasak hingga matang dan Bunda tidak menambahkan MSG atau micin terlalu banyak ya.
Selain itu, agar kebutuhan nutrisi harian si Kecil tercukupi, Bunda juga perlu mengkreasikan beragam olahan ayam untuk anak dengan tambahan sayuran favorit si Kecil.
Meski bergizi dan baik untuk kesehatan si Kecil, sebagian anak bisa mengalami alergi daging ayam. Oleh karena itu, jika ini kali pertama Bunda memberikan olahan ayam untuk anak, cobalah untuk memberikannya sedikit demi sedikit terlebih dahulu sambil memantau reaksi yang mungkin muncul pada si Kecil.
Apabila si Kecil mengalami gatal-gatal, muncul ruam kemerahan di kulitnya, mual, muntah, serta pembengkakan di sekitar wajah atau mulutnya, segera hentikan pemberian makanan yang mengandung ayam dan bawa si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.