Selama Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), anak dapat belajar berinteraksi dan bersosialisasi dengan teman-teman seusia dan orang-orang dewasa. Namun orangtua sebaiknya teliti dalam memilih PAUD yang tepat.

Di Indonesia, menurut Permendiknas no. 58 tahun 2009, PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Pembinaan tersebut dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani serta rohani, agar anak siap memasuki pendidikan lebih lanjut.

11 Langkah Memilih PAUD yang Tepat untuk Buah Hati - Alodokter

Tips Memilih PAUD yang Tepat

Memilih PAUD yang tepat untuk anak, tidak boleh sembarangan. Ada beragam aspek yang harus orang tua perhatikan, agar anak dapat berkembang lebih siap memasuki dunia sekolah nantinya.

Berikut beberapa faktor yang harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan:

  • Cari informasi sebanyak mungkin
    Cari tahu tentang metode pengajaran sekolah dengan bicara dengan kepala sekolah atau guru PAUD saat berkunjung ke sana. Saat ini telah banyak PAUD yang memiliki blog, media sosial, atau situs online atau daring untuk mempromosikan sekolah mereka. Ada juga berbagai forum tempat para orang tua saling berbagi cerita tentang sekolah. Anda juga dapat berbincang secara daring dengan orang tua yang sudah menyekolahkan anak mereka di sana.
  • Perhatikan kurikulum dan metode pengajaran
    Setiap PAUD memiliki kurikulum dan metode pengajaran yang berbeda. Ukuran kurikulum yang baik umumnya memiliki jadwal harian yang mencakup banyak waktu untuk aktivitas fisik pada anak, program  kelompok, kegiatan individu, serta ada waktu luang untuk makan, bermain, dan melakukan karya kerajinan.
  • Pilih yang dekat dari rumah
    Penting untuk memastikan lokasi PAUD berada dalam jarak yang mudah diakses dari rumah dan tidak menghabiskan waktu perjalanan terlalu lama. Selain menghindari anak kelelahan selama dalam perjalanan, keadaan ini pun memudahkan Anda atau orang lain yang Anda percayai untuk mengantar dan menjemputnya. Jangan sampai dia terlambat diantar dan dijemput karena lokasi sekolah yang terlalu jauh atau macet.
  • Pertimbangkan jumlah anak dalam tiap kelas
    Persoalan jumlah anak dalam tiap kelas memang perlu diperhatikan. Hal itu karena makin sedikit jumlah anak yang ditangani tiap guru, memungkinkan anak mendapat perhatian yang lebih baik.
  • Pastikan kondisi sekolah bersih dan terawat
    PAUD akan menjadi rumah kedua anak sehingga pastikan bahwa anak berada di lingkungan yang bersih dan terawat. Selain itu, penting juga melihat keamanan lingkungan, baik dari dalam maupun luar PAUD. Pastikan semua benar-benar aman dan terawat dengan baik.
  • Pastikan PAUD telah memiliki akreditasi
    Sekolah yang telah memiliki akreditasi berarti telah memenuhi standar Badan Akreditasi Nasional di bawah Departemen Pendidikan. Pastikan PAUD yang Anda tuju telah memenuhi standar akreditasi untuk menjamin kepastian dan kelanjutan pendidikan anak pada jenjang berikutnya.
  • Perhatikan fasilitas permainan dan pendidikan
    Pastikan juga keberadaan fasilitas permainan dan sarana-sarana lain, seperti perpustakaan dan kamar istirahat untuk siswa yang sakit, serta menyediakan kegiatan yang disukai anak Anda, seperti menari, musik, olahraga, ataupun dongeng. Tujuannya karena semua ini sangat berperan penting dalam sarana eksplorasi kemampuan anak.
  • Cermati kebersihan makanan di lingkungan PAUD
    Jika PAUD menawarkan makanan untuk anak-anak di sekolah, maka sebisa mungkin pastikan bahwa makanan tersebut memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.
  • Lihat sikap para guru dan staf pada anak didik
    Sikap guru dan staf PAUD sangat berdampak pada bagaimana nantinya anak Anda bersikap. Hal ini menciptakan perbedaan besar terhadap suasana PAUD yang ceria dan mendukung perkembangan anak.
  • Kenali keunikan anak Anda
    Mengenali keunikan dan kemampuan anak Anda adalah suatu hal yang paling utama. Tentu, tiap anak memiliki karakteristik berbeda yang membuatnya unik. Ada yang gemar bermain di luar, ada yang lebih suka menggambar, ataupun bermain bunyi-bunyian. Sesuaikan pilihan Anda dengan kegemaran dan kemampuan anak sehingga dia senang dan berkembang.
  • Ajak anak untuk survei sekolah
    Sebaiknya ajak si Kecil saat sedang survei sekolah karena dia yang akan menghabiskan waktu lama di sana. Anda juga bisa jelaskan kepadanya mengenai alasan dia perlu bersekolah dan apa saja hal-hal menyenangkan yang dia bisa lakukan di sana. Ajak dia memilih perlengkapan sekolahnya sendiri, seperti sepatu dan tas, sehingga dia senang memulai momen barunya ini.

Yang perlu dipahami orangtua adalah PAUD seharusnya menjadi lembaga bermain yang menyenangkan bagi anak. Jika anak terlihat belum siap untuk masuk PAUD di usia 2-3 tahun, maka sebaiknya tidak perlu terlalu memaksa. Jika dipaksa, PAUD justru dapat menjadi tempat yang menakutkan bagi anak. Bahkan, sebagian anak yang tidak nyaman dengan stimulasi tertentu, seperti musik atau suara keras, cenderung lebih berisiko mogok sekolah.

Lakukan langkah-langkah memilih PAUD di atas sehingga anak Anda dapat memperoleh manfaat pembinaan yang diharapkan. Jika Anda belum yakin saat tepat anak memasuki lingkungan PAUD atau sekolah, Anda dapat konsultasi ke konsultasi ke psikolog untuk memastikan.