Vitamin E diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh, serta menjaga kesehatan kulit dan mata. Vitamin E juga banyak dikenal sebagai antioksidan yang menangkal kerusakan sel di dalam tubuh. Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian, Anda perlu mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E.

Orang dewasa disarankan untuk mendapat asupan vitamin E sekitar 15 mg per hari. Dosis yang lebih tinggi disarankan untuk dikonsumsi oleh wanita hamil dan menyusui, yaitu sekitar 19 mg per hari.

4 Jenis Makanan yang Mengandung Vitamin E Secara Alami - Alodokter

Makanan yang Mengandung Vitamin E

Sebagian orang memilih mengonsumsi suplemen vitamin E untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Padahal, memperoleh vitamin E dari makanan yang mengandung vitamin E tidak sulit. Selain itu, penggunaan suplemen vitamin E masih diperdebatkan dan efektivitasnya belum terbukti.

Para ahli menilai, suplemen tersebut hanya efektif pada orang yang terbukti mengalami kekurangan vitamin E. Beberapa golongan yang rentan mengalami kekurangan vitamin E antara lain yang melakukan diet rendah lemak, mengalami masalah pencernaan dan menderita fibrosis kistik.

Mengingat pentingnya peran vitamin E bagi tubuh, penting bagi Anda untuk mengetahui jenis makanan yang dapat memberikan asupan makanan yang mengandung vitamin E secara alami. Berikut beberapa di antaranya:

  • Telur dan daging ayam
    Makanan yang mengandung vitamin E yang mudah ditemukan sehari-hari yaitu telur dan daging ayam. Setiap telur ayam mengandung 155 kilokalori tiap 100 gram mengandung beragam zat gizi, termasuk vitamin E. Terdapat sekitar 1,03 mg atau sekitar 7% vitamin E dari keseluruhan nutrisi pada telur.

    Selain telur, daging ayam memiliki kandungan vitamin E yang baik untuk tubuh. Dibandingkan bagian dada, paha ayam memiliki kandungan vitamin E yang paling tinggi. Meski demikian, kandungan vitamin E pada daging ayam tergolong rendah dibandingkan pada telur.

  • Kacang tanah
    Tiap 100 gram kacang tanah mengandung 570 kilokalori dengan beragam nutrisi seperti vitamin E, vitamin B, serat pangan, dan berbagai mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Konsumsi kacang tanah secara teratur dapat menurunkan risiko sejumlah penyakit akibat radikal bebas.

    Kacang tanah bisa dikonsumsi dengan beragam cara, misalnya direbus atau dipanggang. Selain dimakan secara langsung, kacang tanah juga dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai minyak untuk memasak atau diubah menjadi tepung kacang.

  • Alpukat
    Alpukat mengandung berbagai nutrisi, seperti vitamin E, vitamin B, vitamin C, vitamin K, dan kalium. Ada pula kandungan asam lemak tunggal tidak jenuh, asam oleat, serta antioksidan yang bisa melawan radikal bebas.

    Berkat beragam nutrisi yang dikandungnya, alpukat tidak hanya bisa disajikan dalam bentuk salad, masakan atau minuman, namun juga dimasukkan dalam bahan kosmetik dan sabun yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.

  • Biji bunga matahari
    Meski tampak kecil, biji bunga matahari kaya nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, misalnya vitamin E, folat, zat besi, dan fitokemikal yang dapat membantu mencegah penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

    Minyak biji bunga matahari dapat dimanfaatkan untuk memasak atau digunakan sebagai minyak untuk memijat dan membantu mengatasi gangguan kulit seperti psoriasis, menyembuhkan luka, dan arthritis.

Selain empat jenis makanan di atas, masih banyak sumber makanan yang mengandung vitamin E. Mengingat peran vitamin E yang penting untuk tubuh, sebaiknya Anda mulai untuk memasukkan makanan yang mengandung vitamin E dalam daftar menu makanan Anda setiap hari. Konsumsi suplemen vitamin E sebaiknya melalui konsultasi dokter, termasuk dosis yang disarankan.