Biji bunga matahari umumnya dijadikan kuaci, dan camilan ini cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Meski memiliki ukuran yang kecil, biji bunga matahari menyimpan banyak manfaat kesehatan, lho.

Biji bunga matahari berasal dari tumbuhan bunga matahari (Helianthus annuus). Daging biji yang diselimuti oleh cangkang berwarna hitam bergaris putih ini memiliki cita rasa yang gurih dan bertekstur renyah.

Ini Manfaat Biji Bunga Matahari yang Belum Banyak Diketahui - Alodokter

Selain dijadikan camilan, biji bunga matahari juga bisa menjadi pelengkap makanan, seperti salad atau bubur oatmeal.

Ragam Manfaat Biji Bunga Matahari

Biji bunga matahari mengandung protein, karbohidrat, serat, serta lemak. Selain itu, biji bunga matahari juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh, seperti vitamin E, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, asam folat, magnesium, seng, tembaga, fosfor, dan zat besi.

Melihat banyaknya nutrisi tersebut, tak heran jika biji bunga matahari bisa mendatangkan beragam manfaat bagi kesehatan, di antaranya:

1. Mencegah peradangan

Peradangan yang lama terjadi pada tubuh bisa memicu terjadinya penyakit kronis. Nah, manfaat biji bunga matahari dalam hal ini adalah mencegah munculnya peradangan di dalam tubuh.

Hal ini karena biji bunga matahari mengandung vitamin E, flavonoid, dan senyawa bioaktif yang dapat bertindak sebagai antiinflamasi untuk menghambat dan menekan reaksi peradangan.

Bahkan, dalam sebuah penelitian terbukti bahwa mengonsumsi biji bunga matahari sebanyak lima kali atau lebih dalam seminggu dapat menurunkan risiko terkena penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan stroke.

2. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat biji bunga matahari dalam menjaga kesehatan jantung datang dari berbagai aspek. Senyawa bioaktif peptida dan magnesium yang ada dalam camilan ini diketahui dapat menurunkan tekanan darah tinggi yang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya gagal jantung.

Selain itu, biji bunga matahari juga kaya akan asam linoleat, yaitu salah satu jenis asam lemak tak jenuh yang dapat menyehatkan jantung. Zat ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah sehingga menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

3. Menjaga kadar gula darah

Biji bunga matahari merupakan salah satu camilan dengan indeks glikemik yang rendah. Camilan seperti ini cocok dikonsumsi penderita diabetes karena tidak akan menaikkan gula darah dengan drastis.

Ditambah lagi, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 30 gram biji bunga matahari setiap hari selama 6 bulan dapat menurunkan kadar gula darah sebanyak 10%. Hal ini diduga berkat kandungan senyawa asam klorogenat yang banyak terkandung dalam biji bunga matahari.

4. Menjaga kesehatan pencernaan

Dalam 30 gram biji bunga matahari terkandung sekitar 3 gram serat. Walaupun tergolong sedikit (hanya memenuhi 1/8 dari kebutuhan sehari-hari), kehadiran serat dalam menu makanan sehari-hari dapat meningkatkan kerja usus dalam menyerap nutrisi dan menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.

5. Menjaga berat badan ideal

Mendapatkan berat badan yang ideal tentu adalah idaman banyak orang. Nah, kamu bisa mewujudkannya dengan rutin nyemil biji bunga matahari. Kandungan protein, lemak sehat, dan serat pada biji bunga matahari dapat membuatmu merasa kenyang lebih lama sehingga dapat mengurangi keinginan untuk makan berlebih.

Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, kandungan nutrisi dan senyawa pada biji bunga matahari juga diduga dapat meredakan gejala PMS, menjaga kesehatan tulang dan kulit, mencegah bayi lahir dengan cacat tabung saraf, serta memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh.

Biji bunga matahari adalah pilihan camilan yang sehat, tapi juga padat kalori. Oleh karena itu, mengonsumsinya jangan berlebihan ya, agar kamu terhindar dari obesitas dan diabetes. Selain itu, mengonsumsi biji bunga matahari berlebihan juga berisiko menyebabkan pengerasan tinja yang berujung pada konstipasi kronis.

Jadi, jika ingin mendapatkan manfaat biji bunga matahari, batasi konsumsinya sebanyak 30 gram (± 160 kalori) per hari.

Bagi kamu mengalami reaksi alergi atau susah buang air besar akibat terlalu banyak makan biji bunga matahari, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.