Vitamin E adalah suplemen untuk mencegah dan mengatasi kekurangan  vitamin E. Vitamin E merupakan vitamin larut lemak dengan efek antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas.

Secara alami, vitamin E banyak terkandung di kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak sayur. Suplemen vitamin E diperlukan saat sesorang tidak bisa mencukupi kebutuhan vitamin E secara alami.   

VITAMIN E-Alodokter

Kekurangan vitamin E bisa terjadi pada orang yang menderita kondisi tertentu, seperti abetalipoproteinemia atau cystic fibrosis.

Merek dagang vitamin E: Blackmores Natural E 250 IU, Halowell E 200, Lipesco-E, Nature`s Health Vitamin E, Original-E, Sea-Quill Vitamin E 400 IU, Ulti Pride Vitamin E 400 IU

Apa Itu Vitamin E

Golongan Obat bebas
Kategori Suplemen vitamin
Manfaat Mencegah dan mengatasi defisiensi vitamin E dan sebagai suplemen pada kondisi cystic fibrosis
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak
Vitamin E untuk ibu hamil dan menyusui

 

Kategori C: Belum diketahui apakah vitamin E bisa membahayakan janin. Namun, jika dikonsumsi dalam dosis yang tidak berlebihan umumnya aman.

Konsultasikan perihal penggunaan suplemen vitamin E jika Anda sedang hamil.

Suplemen vitamin E dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan suplemen ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Bentuk obat Tablet dan kapsul

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Vitamin E

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi suplemen vitamin E, di antaranya:

  • Jangan mengonsumsi suplemen vitamin E jika Anda alergi terhadap obat ini.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan suplemen vitamin E jika Anda menderita diabetes, defisiensi vitamin K, retinitis pigmentosa, atau kelainan darah, termasuk anemia, gangguan pembekuan darah, atau hemofilia.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan suplemen vitamin E jika Anda pernah menderita penyakit liver, penyakit ginjal, atau stroke.
  • Konsultkasikan dengan dokter jika Anda berencana mengonsumsi vitamin E bersama obat, suplemen, atau produk herbal lain.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan vitamin E jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan dan penghentian konsumsi vitamin E jika Anda akan menjalani prosedur medis atau operasi tertentu.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin E.

Dosis dan Aturan Pakai Vitamin E

Dosis dan durasi penggunaan vitamin E akan ditentukan oleh dokter sesuai dengan kondisi pasien, jenis sediaan vitamin E, dan usia pasien. Suplemen vitamin E bisa tersedia dalam bentuk d-α tocopherol atau dl-α-tocopheril acetate. Secara umum, berikut ini adalah dosis suplemen vitamin E berdasarkan tujuan penggunaannya:

Tujuan: Mengatasi kekurangan vitamin E

  • Dewasa: 40–50 mg per hari.
  • Bayi usia <1 bulan: 10 mg/kgBB, sekali sehari.
  • Anak usia ≥1 bulan sampai 18 tahun: 2–10 mg/kgBB per hari.

Tujuan: Menangani abetalipoproteinemia

  • Dewasa: 50–100 mg per hari.
  • Bayi usia <1 bulan: 100 mg/kgBB, sekali sehari.
  • Anak usia ≥1 bulan sampai 18 tahun: 50–100 mg/kgBB, sekali sehari.

Tujuan: Sebagai suplemen dalam penanganan cystic fibrosis

  • Dewasa: 100–200 mg per hari.
  • Anak usia 1 bulan sampai 1 tahun: 50 mg, 1 kali sehari.
  • Anak usia 1–12 tahun: 100 mg, 1 kali sehari.
  • Anak usia 12–18 tahun: 200 mg, 1 kali sehari.

Angka Kecukupan Gizi Vitamin E

Angka kecukupan gizi (AKG) harian vitamin E bervariasi berdasarkan usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan tiap orang. Berikut ini adalah AKG vitamin E per hari secara umum:

  • Usia 0–5 bulan: 4 mcg
  • Usia 6–11 bulan: 5 mcg
  • Usia 1–3 tahun: 6 mcg
  • Usia 4–6 tahun: 7 mcg
  • Usia 7–9 tahun: 8 mcg
  • Laki-laki usia 10–12 tahun: 11 mcg
  • Laki-laki usia ≥13 tahun: 15 mcg
  • Perempuan usia 10–64 tahun: 15 mcg
  • Perempuan usia ≥65 tahun: 20 mcg
  • Ibu hamil: 19 mcg
  • Ibu menyusui: 19 mcg

Cara Mengonsumsi Vitamin E dengan Benar

Sebelum mengonsumsi suplemen apa pun, selalu baca aturan penggunaan yang tertera di kemasan produk. Jika Anda ragu atau memiliki kondisi kesehatan khusus, diskusikan dengan dokter perihal dosis, pilihan produk, dan cara penggunaan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Perlu diingat bahwa suplemen vitamin dan mineral dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan tubuh terhadap vitamin dan mineral, terutama ketika asupan vitamin dan mineral dari makanan saja tidak cukup.

Suplemen ini sebaiknya dikonsumsi saat makan. Penyerapan vitamin E oleh tubuh akan lebih baik jika dikonsumsi bersama makanan.

Simpan vitamin E di tempat yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan suplemen dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Vitamin E dengan Obat Lain

Berikut ini adalah sejumlah interaksi yang dapat terjadi jika suplemen vitamin E dikonsumsi bersama obat lain:

Efek Samping dan Bahaya Vitamin E

Vitamin E jarang menyebabkan efek samping terutama jika dikonsumsi dalam dosis yang sesuai. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, vitamin E dapat dapat menimbulkan efek samping berupa mual, diare, pusing, nyeri perut, lelah yang tak biasa, atau penglihatan kabur.