Vitamin B3 atau niacin adalah suplemen yang digunakan untuk mengatasi kekurangan (defisiensi) vitamin B3 atau pellagra. Selain itu, suplemen ini juga bisa digunakan dalam pengobatan dislipidemia.

Kebutuhan akan vitamin B3 sebenarnya sudah bisa dipenuhi dengan rutin mengonsumsi susu, nasi, telur, roti gandum, ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, ragi, dan sayuran hijau. Namun, saat seseorang mengalami malnutrisi, kecanduan alkohol, atau tumor carcinoid, risikonya untuk kekurangan vitamin B3 akan meningkat.

vitamin b3 - Alodokter

Niacin berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit, sel saraf, dan sistem pencernaan. Dalam menurunkan kadar kolesterol, vitamin B3 bekerja dengan cara menurunkan produksi protein yang mengangkut kolesterol di dalam darah. Vitamin B3 bersifat larut air sehingga terbuang melalui urine dan tidak bisa disimpan di dalam tubuh.

Merek dagang vitamin B3: Dipa Vibez C 500, Hemaviton Action, Ififort C, Nutrimax B Complex

Apa Itu Vitamin B3 (Niacin)

Golongan Obat bebas
Kategori Suplemen vitamin
Manfaat Mengatasi kekurangan vitamin B3 atau pellagra, menurunkan kadar kolesterol
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak
Vitamin B3 (Niacin) untuk ibu hamil dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Vitamin B3 (Niacin) dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Bentuk obat Tablet, kapsul

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Vitamin B3 (Niacin)

Vitamin B3 tidak boleh digunakan sembarangan. Berikut ini adalah hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi vitamin B3:

  • Jangan mengonsumsi vitamin B3  jika Anda alergi terhadap suplemen ini. Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit jantung, penyakit hati, tukak lambung, ulkus duodenum, kelainan darah, hipotensi, penyakit empedu, glaukoma, ketidakseimbangan elektrolit, hipotiroidisme,  penyakit asam urat, angina, atau diabetes.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita kecanduan alkohol.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
  • Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat, overdosis, atau efek samping serius setelah mengonsumsi vitamin B3.

Dosis dan Aturan Pakai Vitamin B3 (Niacin)

Berikut adalah dosis vitamin B3 untuk anak-anak dan dewasa berdasarkan tujuan penggunaannya:

Tujuan: Mengatasi dan mencegah kekurangan vitamin B3

  • Dewasa: 300–500 mg per hari, dibagi menjadi beberapa jadwal konsumsi.
  • Anak-anak: 100–300 mg per hari, dibagi menjadi beberapa jadwal konsumsi.

Tujuan: Menurunkan kadar kolesterol dalam darah

  • Dewasa: Dosis awal 250 mg, 1 kali sehari. Dosis bisa ditingkatkan setiap 4-7 hari hingga kadar kolesterol turun. Dosis maksimal 6 gram per hari.

Angka Kecukupan Gizi (AKG) Vitamin B3 (Niacin)

Angka kecukupan gizi (AKG) harian vitamin B3 berbeda-beda, tergantung usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan pasien. Berikut ini adalah AKG harian vitamin B3:

  • Usia 0–6 bulan: 2 mg per hari
  • Usia 7–12 bulan: 4 mg per hari
  • Usia 1–3 tahun: 6 mg per hari
  • Usia 4–8 tahun: 8 mg per hari
  • Usia 9–13 tahun: 12 mg per hari
  • Laki-laki usia >14 tahun: 16 mg per hari
  • Wanita usia >14 tahun: 14 mg per hari
  • Ibu hamil: 18 mg per hari
  • Ibu menyusui: 17 mg per hari

Cara Mengonsumsi Vitamin B3 (Niacin) dengan Benar

Selalu ikuti anjuran dokter dan baca instruksi yang terdapat pada kemasan obat sebelum mengonsumsi vitamin B3. Jangan mengonsumsi vitamin B3 melebihi dosis yang dianjurkan.

Vitamin B3 dikonsumsi setelah makan. Telan tablet atau kapsul vitamin B3 utuh dengan bantuan segelas air putih.

Asupan vitamin B3 dari suplemen dan multivitamin tidak dapat menggantikan asupannya dari makanan. Suplemen dan multivitamin tersebut hanya merupakan asupan tambahan.

Simpan vitamin B3 pada suhu ruangan, di tempat yang kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Interaksi Vitamin B3 (Niacin) dengan Obat Lain

Vitamin B3 dapat menimbulkan efek interaksi obat jika digunakan bersama obat-obatan tertentu, di antaranya:

  • Meningkatkan risiko terjadinya rhabdomyolysis jika digunakan dengan obat golongan statin, seperti atorvastatin, cerivastatin, iovastatin, pitavastatin, rosuvastatin, atau simvastatin
  • Meningkatkan risiko terjadinya gangguan hati jika digunakan dengan lopitamide, leflunomide, mipomersen, pexidartinib, teriflunomide
  • Menurunkan efektivitas allopurinol
  • Meningkatkan risiko terjadinya pendarahan jika digunakan dengan antikoagulan atau antiplatelet
  • Meningkatkan risiko terjadinya efek samping vitamin B3 jika digunakan dengan zinc
  • Memengaruhi kadar gula darah jika digunakan dengan obat antidiabetes
  • Meningkatkan risiko terjadinya hipotensi jika digunakan dengan obat antihipertensi

Efek Samping dan Bahaya Vitamin B3 (Niacin)

Jika dikonsumsi sesuai anjuran dokter dan aturan penggunaannya, suplemen vitamin B3 jarang menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping yang dapat muncul setelah mengonsumsi vitamin B3 adalah rasa panas dan kemerahan di wajah (flushing), kembung, sakit perut, pusing, atau nyeri di sekitar mulut.

Jika dikonsumsi dalam dosis yang berlebihan, vitamin B3 bisa menyebabkan penyakit asam urat, peningkatan gula darah, denyut jantung tidak teratur, tukak lambung, bahkan kebutaan.

Segera ke dokter jika Anda mengalami efek samping yang telah disebutkan di atas atau mengalami reaksi alergi obat setelah mengonsumsi vitamin B3.