Di Balik Kegurihannya, Terdapat Manfaat Kacang yang Melimpah

Beberapa penelitian mengungkap, rutin makan kacang dapat meningkatkan angka harapan hidup. Hal ini diduga karena manfaat kacang dalam menurunkan risiko kematian akibat penyakit tertentu.

Hampir semua jenis kacang memiliki manfaat yang sama untuk kesehatan. Kacang memiliki kandungan asam lemak tak jenuh, dan berbagai nutrisi di dalamnya dapat mendukung kesehatan tubuh.

di balik kegurihannya terdapat manfaat kacang yang melimpah - alodokter

Beragam Kandungan dan Manfaat Kacang

Selain asam lemak tidak jenuh, kacang mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh. Nutrisi-nutrisi tersebut antara lain:

  • L-arginin
    Arginin adalah asam amino yang dibutuhkan untuk memproduksi oksida nitrat. Fungsi oksida nitrat adalah untuk melebarkan pembuluh darah. Dengan kata lain, arginin dapat membantu dinding arteri lebih elastis dan mengurangi risiko terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah.
  • Sterol
    Sterol bisa membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Produk-produk lain, seperti margarin, sering ditambahkan sterol agar lebih menyehatkan, tapi kacang sudah mengandung sterol secara alami.
  • Serat
    Salah satu manfaat serat bagi kesehatan adalah membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga bisa membantu upaya menurunkan berat badan. Manfaat lainnya adalah kemungkinan bisa membantu mencegah diabetes dan menyeimbangkan kadar kolesterol dalam darah.
  • Asam lemak omega-3
    Inilah zat yang dapat membantu menyehatkan jantung. Asam lemak omega-3 dapat membantu mencegah terjadinya serangan jantung.
  • Vitamin E
    Pembuluh darah dapat menyempit jika terdapat timbunan plak. Ini akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner dan serangan jantung. Vitamin E pada kacang-kacangan dapat menurunkan risiko tersebut.

Jenis-jenis Kacang yang Baik untuk Dikonsumsi

Meski banyak manfaat kacang yang baik untuk kesehatan tubuh, konsumsi kacang tetap dibatasi. Sekitar 80% kandungan kacang adalah lemak baik, tapi juga mengandung kalori tinggi. Jumlah yang dianjurkan sekitar segenggam kecil kacang atau dua sendok selai kacang. Dapat dimanfaatkan sebagai pengganti kelompok makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti telur, susu, atau keju.

Ada dua jenis kacang, yaitu kacang yang tumbuh di pohon dan kacang yang tumbuh di dalam tanah. Kacang yang tumbuh di pohon contohnya kacang almond, kenari, kacang mete, pecan, pistachio, dan walnut. Kacang yang tumbuh di tanah, contohnya adalah kacang tanah.

Berikut jenis-jenis kacang yang bisa Anda jadikan menu sehari-hari atau sebagai camilan:

  • Kenari
    Dengan mengonsumsi kacang kenari, Anda dapat memperoleh antioksidan lebih banyak, karena kandungan vitamin E yang tinggi di dalamnya. Beberapa jenis kacang lain hanya memiliki setengah kandungan antioksidan dibandingkan kenari.
  • Almond
    Jika Anda sedang menjalani program penurunan berat badan, disarankan untuk mengonsumsi kacang almond. Almond membuat Anda merasa cepat kenyang berkat serat, lemak, dan protein yang dikandungnya. Jenis lemak yang ada pada kacang ini juga sama dengan yang terdapat pada minyak zaitun, yaitu lemak tak jenuh tunggal. Kelebihannya zat yang satu ini disebut-sebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.
  • Pecan
    Pecan mengandung antioksidan terbanyak jika dibandingkan dengan jenis kacang lainnya. Kandungan jumlah vitamin yang juga tinggi, yaitu mencapai 19 vitamin. Manfaat kacang ini dapat memperlambat penyakit Lou Gehrig, yaitu suatu penyakit saraf degeratif.
  • Pistachio
    Jenis kacang ini sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah karena mengandung zat yang dapat menambah tingkat antioksidan di dalam tubuh, antara lain beta karoten, gamma tokoferol, dan lutein. Selain menurunkan kadar LDL, yang dikenal sebagai kolesterol yang jahat, pistachio juga baik untuk menjaga kesehatan mata dan kulit.
  • Kacang tanah
    Meski berbeda dengan jenis-jenis kacang sebelumnya, manfaat kacang tanah juga besar karena kandungan protein dan lemak tak jenuh di dalamnya yang baik untuk kesehatan jantung.

Memperhatikan Penyajian dan Pengolahan Kacang

Hampir semua jenis kacang, termasuk kacang yang tumbuh di tanah, memiliki kandungan nutrisi yang relatif sama. Yang perlu diperhatikan adalah Anda disarankan mengonsumsi kacang tanpa penambahan apapun. Manfaat kacang tidak optimal bila Anda menambahkan garam, gula, atau cokelat.

Selain itu, dianjurkan untuk lebih memerhatikan pengolahan kacang. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa banyak mengonsumsi makanan yang digoreng akan berdampak buruk bagi kesehatan, yaitu menyebabkan kolesterol tinggi, obesitas, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Meski masih diteliti, namun dianjurkan agar Anda menggoreng menggunakan minyak zaitun, yang diharapkan dapat melindungi jantung dengan kandungan antioksidan.

Tidak sedikit manfaat kacang yang dapat diperoleh untuk kesehatan. Meski demikian, tetap perhatikan jumlah yang Anda konsumsi. Jika memiliki kondisi kesehatan khusus, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk jumlah konsumsi yang tepat.

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi