Suami selingkuh tidak serta-merta terjadi begitu saja. Ada beberapa hal yang bisa membuat suami berselingkuh. Nah, para istri perlu tahu apa saja penyebabnya dan bagaimana cara menyikapi suami yang berpaling ke wanita lain.

Setiap pasangan suami istri tentunya mendambakan rumah tangga yang harmonis. Namun, tidak bisa dipungkiri, pertengkaran dan perbedaan prinsip hidup yang semakin terlihat saat sudah menjalani rumah tangga, kerap membuat hubungan ini merenggang. Bahkan, tidak jarang diwarnai dengan isu perselingkuhan.

4 Penyebab Suami Selingkuh yang Perlu para Istri Tahu - Alodokter

Perselingkuhan adalah situasi di mana salah satu dari pasangan suami atau istri menjalin hubungan emosional atau seksual dengan orang lain. Saat ini, perselingkuhan tidak hanya bisa dilakukan secara langsung, tetapi juga bisa terjadi secara online, lho.

Penyebab Suami Selingkuh

Suami selingkuh bisa disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya:

1. Merasa kurang dihargai

Saling menghargai menjadi salah satu kunci utama hubungan langgeng. Namun, ada beberapa hal yang bisa membuat suami merasa kurang dihargai, misalnya minimnya pujian dan support dari sang istri, terlebih jika istri bekerja dan memiliki pendapatan yang lebih besar dari suami.

Hal ini bisa membuat suami mulai mencari validasi dan kenyamanan dari wanita lain, sehingga bisa menyebabkan perselingkuhan.

2. Mengalami puber kedua alias proses penuaan

Dunia medis tidak mengenal istilah puber kedua. Namun, perubahan yang terjadi pada laki-laki di usia paruh baya, baik secara fisik maupun emosional, kerap disebut puber kedua. Perubahan fisik yang terlihat lebih matang, terlebih saat pekerjaan sudah stabil, bisa membuat daya tarik pria juga meningkat.

Jika tidak disikapi dengan cara yang bijak, akan lebih banyak godaan yang diterima oleh dan tidak jarang berujung pada perselingkuhan.

3. Menyalahgunakan internet

Hadirnya internet dan media sosial, seperti WhatsApp, Line, atau Telegram, dapat memudahkan seseorang untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang jaraknya jauh. Namun, kecanggihan teknologi ini kerap kali disalahgunakan dan dijadikan wadah untuk suami mencari wanita lain.

4. Menjalani hubungan jarak jauh

Saat menjalani long-distance marriage atau pernikahan jarak jauh, suami dan istri harus memiliki komitmen yang kuat. Hal ini karena, keterbatasan jarak yang tidak diimbangi dengan komitmen yang kuat untuk setia bisa memicu terjadinya perselingkuhan.

Cara Menyikapi Suami Berselingkuh

Saat suami kedapatan berselingkuh, perasaan kecewa, hilang kepercayaan, hingga menyalahkan diri sendiri mungkin akan muncul. Namun, agar tidak salah melangkah dan mengambil keputusan, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh istri:

  • Tenangkan diri sendiri terlebih dahulu. Menangislah jika memang itu bisa membuat perasaan lebih lega.
  • Ajak suami bicara, tanyakan apa yang membuatnya memilih berselingkuh dan sudah sejak kapan dilakukan. Tanyakan juga tentang komitmen yang kalian bangun di awal pernikahan dan apa yang selanjutnya ia inginkan.
  • Jika hubungan kalian masih ingin diteruskan, lakukan langkah untuk memperbaiki hubungan, misalnya dengan mengenang kebersamaan kalian terdahulu atau melihat foto anak dari bayi hingga tumbuh dewasa.
  • Selesaikan penyebab yang mendasari perselingkuhan dan buatlah perjanjian dengan suami agar ia tidak mengulanginya lagi.
  • Jika perselingkuhan dilakukan secara online, diskusikan dengan suami apakah perlu menutup akun media sosial atau mengganti nomor untuk mencegah masalah ini muncul kembali.
  • Jika perselingkuhan terjadi saat kalian menjalani hubungan jarak jauh, tanyakan kembali prihal komitmen yang kalian bangun dan pertimbangkan solusi untuk tinggal bersama.

Jika setelah melakukan cara-cara di atas, perselingkuhan masih tetap terulang atau hubungan rumah tangga kalian malah mengarah menjadi toxic relationship, pikirkan solusi yang bisa membuatmu bahagia kembali dan memulai hidup yang baru.

Kamu dan suami juga bisa melakukan konseling ke psikolog dan menjalani konseling pernikahan agar bisa menemukan solusi dari masalah yang kalian alami.