Tidak selamanya rumah tangga yang Anda bina dengan pasangan berjalan mulus. Pasti ada saja kerikil-kerikil kecil yang muncul di dalam pernikahan Anda.  Sebenarnya hadirnya masalah dalam rumah tangga adalah hal wajar, namun yang tidak wajar adalah ketika hal tersebut menjadi berkepanjangan, makin parah, atau memicu terjadinya perceraian.

Kurang komunikasi, tidak saling menghargai, saling menyalahkan, tidak mau mengalah, atau sering beradu argumen dengan nada tinggi merupakan beberapa ciri rumah tangga yang tidak sehat. Namun Anda masih bisa menyelamatkan keharmonisan rumah tangga Anda dengan mengikuti konseling pernikahan. Konflik rumah tangga dapat dimulai dari sisi pria, maupun wanita. Keduanya memiliki andil besar dalam terjadinya konflik, sehingga untuk memperbaikinya, dibutuhkan pula usaha dan kerja sama antara suami dan istri.

Mengikuti Konseling Pernikahan untuk Mengatasi Konflik Rumah Tangga - Alodokter

Konflik rumah tangga bisa dialami oleh siapa saja, baik pengantin baru berusia muda, maupun pasangan yang sudah tidak muda lagi. Seorang konselor pernikahan merupakan pihak ketiga profesional yang bisa Anda mintai pertolongan untuk memperbaiki hubungan rumah tangga. Dua orang yang sedang dipenuhi amarah tidak akan mampu menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Yang sering terjadi adalah Anda dan pasangan masing-masing akan merasa paling benar sehingga titik temu tidak pernah didapat. Seorang konselor sebagai pihak ketiga bisa membantu melihat dan mengatasi permasalahan rumah tangga Anda secara objektif.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konseling pernikahan mampu menyelamatkan rumah tangga yang sudah berada di ujung tanduk, jika ditangani oleh konselor yang kompeten. Konselor pernikahan adalah seseorang yang telah melalui pendidikan atau pelatihan khusus sehingga memiliki pengalaman, wawasan, kecakapan, dan karakter untuk melihat dan mencari solusi dari permasalahan yang ditemuinya. Seorang konselor yang baik harus bersikap sabar, tidak menghakimi, dan menerima kondisi pasien apa adanya.

Yang Bisa Didapatkan dari Konseling Pernikahan

Pada dasarnya, konseling pernikahan dilakukan untuk memberikan solusi atas masalah yang hadir di rumah tangga Anda. Konselor akan membantu mengatasi masalah tersebut dengan memberikan nasihat atau tips mengenai cara yang bijak untuk menyelesaikan masalah yang sedang Anda hadapi.

  • Konseling awal
    Sesi pertama konseling, Anda dan pasangan akan diajukan sejumlah pertanyaan oleh konselor, seperti berapa lama usia pernikahan, seberapa sering berhubungan seksual, dan apa saja masalah rumah tangga yang tidak kunjung selesai.
  • Pemahaman latar belakang pernikahan
    Konselor pernikahan akan mengutarakan opininya tentang masalah yang terjadi pada rumah tangga Anda. Selain itu, dia juga akan memberikan rencana penanganan untuk Anda beserta pasangan.
  • Merasakan hasilnya
    Umumnya setelah lima kali kunjungan, pasangan sudah bisa merasakan manfaat konseling pernikahan, seperti komunikasi yang mulai membaik atau konflik yang sudah mulai mereda.

Berusahalah untuk terbuka dalam menjalani konseling, ungkapkan semua yang perlu diungkap, agar konselor mampu membantu Anda dan pasangan mencari titik permasalahan yang memicu konflik rumah tangga. Ingatlah bahwa konselor Anda adalah seorang konsultan, yang bertanggung jawab untuk melayani konsultasi pasangan, namun keberhasilan konseling sangat dipengaruhi oleh kemauan dan upaya proaktif dari Anda dan pasangan Anda.

Konseling pernikahan termasuk terapi singkat. Biasanya dibutuhkan 12 kali pertemuan untuk membantu mengembalikan keharmonisan rumah tangga Anda. Namun, hasil pada tiap pasangan bisa saja berbeda sesuai dengan intensitas waktu kunjungan berikutnya dan seberapa kuat Anda serta pasangan berusaha untuk mempertahankan hubungan.

Bagaimana Cara Memilih Konselor Pernikahan yang Tepat?

Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menentukan konselor pernikahan yang tepat.

  • Tanyakan pada teman atau keluarga
    Cara mudah memilih konselor pernikahan adalah dengan meminta rekomendasi dari teman atau keluarga yang sudah pernah menjalani konseling dan mendapatkan manfaat darinya. Namun, jika tidak ada dari mereka yang pernah menjalani konseling pernikahan, Anda bisa meminta rekomendasi dari dokter.
  • Mengumpulkan informasi
    Menelepon atau mengunjungi beberapa klinik terkemuka dan meminta rekomendasi nama konselor yang bisa Anda datangi. Setelah mendapatkan beberapa nama, Anda bisa coba membuat janji dengan salah satu atau beberapa nama tersebut.
  • Melakukan pengamatan
    Pada kunjungan konseling pernikahan yang pertama, coba perhatikan cara konselor melakukan tugasnya dan tanyakan hal berikut ini pada diri Anda sendiri. Apakah pertanyaan yang diajukan kepada Anda sudah cukup membuat perasaan Anda menjadi lega? Apakah pertanyaan yang diajukannya berkaitan dengan permasalahan Anda? Apakah tutur bahasanya bisa membuat Anda tenang? Apakah dia orang yang sabar? Jika jawabannya ya, maka Anda bisa melanjutkan sesi konseling selanjutnya dengan konselor itu. Intinya, carilah konselor yang dirasa nyaman untuk bekerja sama dengan Anda dan pasangan.

Pernikahan yang tidak sehat harus segera ditangani. Tidak hanya memengaruhi kebahagiaan, rumah tangga yang bermasalah juga turut berdampak kepada kesehatan pribadi. Menurut penelitian, orang yang menjalani hubungan rumah tangga yang tidak sehat akan lebih berisiko untuk terkena penyakit jantung.

Jadi jika Anda masih mencintai pasangan, keluarga, serta kesehatan Anda, lebih baik atasi segala permasalahan rumah tangga dengan bantuan konseling pernikahan. Makin cepat bertindak, pernikahan akan lebih mudah diselamatkan.