Sariawan mengganggu kenyamanan ibu hamil (bumil) ketika makan atau minum? Jangan biarkan hal ini terjadi berlarut-larut. Segera atasi sariawan dengan lima cara mudah ini.

Sariawan saat hamil merupakan hal yang normal terjadi dan umumnya disebabkan oleh perubahan hormon. Sariawan saat hamil juga bisa disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin B12, zinc, asam folat dan zat besi.

5 Cara Alami Mengatasi Sariawan pada Ibu Hamil - Alodokter

Berbagai Cara Alami Mengatasi Sariawan


Hal pertama yang bisa Bumil lakukan untuk mengatasi sariawan adalah dengan mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral, seperti vitamin B12, zinc, asam folat, zat besi.

Bumil bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tesebut dengan mengonsumsi susu rendah lemak (low fat milk), telur, daging ayam, kacang mede, buah-buahan, dan sayur-sayuran hijau. Mencukupi kebutuhan nutrisi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan Bumil dan janin.

Selain mencukupi kebutuhan nutrisi, setidaknya ada empat cara mudah yang dipercaya dapat mengatasi sariawan saat hamil, yaitu:

  • Kumur-kumur dengan teh chamomile
    Kandungan azulene dan levomenol dalam teh chamomile diyakini bisa mengatasi sariawan saat hamil. Caranya adalah dengan rutin berkumur menggunakan seduhan hangat teh chamomile.

    Selain itu, Bumil juga bisa mengompres sariawan dengan kantung teh chamomile yang basah selama beberapa menit. Untuk hasil maksimal, Bumil bisa mengulangi kompres dan kumur-kumur sebanyak 3-4 kali sehari.

  • Kumur-kumur dengan air garam
    Cara lain yang dapat Bumil lakukan untuk mengatasi sariawan adalah dengan kumur-kumur menggunakan air garam. Caranya, campurkan setengah sendok teh garam dengan segelas (250ml) air hangat, lalu gunakan untuk berkumur selama kurang lebih 30 detik.

  • Kompres dengan es batu
    Bumil dapat memanfaatkan es batu untuk mengurangi nyeri dan peradangan yang timbul akibat sariawan. Caranya, cukup dengan mengompres sariawan menggunakan es batu. Namun, lakukan secara perlahan dan hati-hati. Jangan sampai es yang digunakan justru melukai bagian dalam mulut.

  • Gunakan obat kumur (mouthwash)
    Obat kumur bermanfaat untuk mencegah mual, memperkuat gigi, dan dapat membantu mengatasi sariawan. Untuk ibu hamil pilihlah obat kumur yang bebas dari alkohol. Jangan lupa untuk rutin menggosok gigi dengan sikat gigi yang lembut dan pasta gigi yang tidak berbusa (tidak mengandung natrium sulfat).

Sariawan biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu dua minggu. Namun, Bumil  disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter jika ukuran sariawan semakin membesar, disertai gejala demam, atau jika sariawan tidak kunjung hilang setelah lebih dari dua minggu.

Mencegah Sariawan Datang Kembali

Sariawan dapat mengganggu kenyamanan saat makan. Akibat sariawan, Bumil mungkin jadi lebih malas makan, karena merasa sakit ketika mengunyah makanan. Padahal ibu hamil membutuhkan nutrisi yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuhnya, sekaligus mendukung perkembangan janin dalam kandungannya.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya sariawan, yaitu:

  • Rutin menjaga kesehatan gigi dan mulut.
  • Berhati-hati saat mengunyah makanan. Agar tidak terjadi cedera pada lapisan dalam mulut yang dapat menyebabkan luka dan sariawan. Misalnya karena tergigit atau tertancap tulang maupun duri ikan.
  • Memperbanyak minum air putih.
  • Mengelola stres dengan baik dan memperoleh istirahat yang cukup.

Jika Bumil mengalami sariawan atau keluhan lain seputar kesehatan gigi dan mulut, jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter ya.