Cara cepat mengobati frozen shoulder penting dilakukan agar Anda bisa segera kembali beraktivitas tanpa terganggu rasa nyeri dan kaku di bahu. Pasalnya, frozen shoulder dapat membatasi gerakan lengan dan mengganggu rutinitas sehari-hari jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Frozen shoulder adalah kondisi saat sendi bahu menjadi kaku, nyeri, dan sulit digerakkan. Banyak orang mengira bahwa istirahat total adalah solusi utama. Padahal, justru latihan peregangan dan perawatan rumahan sangat diperlukan untuk mempercepat pemulihan.

Meski begitu, cara cepat mengobati frozen shoulder tidak boleh dilakukan sembarangan. Penanganannya harus disesuaikan dengan penyebab, tingkat keparahan, serta kondisi kesehatan setiap orang.
Cara Cepat Mengobati Frozen Shoulder
Berikut ini adalah beberapa perawatan sederhana dan latihan yang dapat membantu mempercepat pemulihan frozen shoulder:
1. Kompres dingin di bahu
Menempelkan kompres dingin pada bahu yang nyeri selama 10–15 menit, sebanyak 3–4 kali sehari, dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit pada area tersebut. Cara ini paling efektif dilakukan saat awal munculnya frozen shoulder atau ketika nyeri sedang terasa hebat.
Anda dapat menggunakan handuk bersih yang dibasahi air dingin atau kantong es yang dibungkus kain tipis agar kulit tidak iritasi. Hindari menempelkan es langsung ke kulit karena bisa menyebabkan iritasi atau cedera pada kulit akibat paparan dingin.
2. Latihan peregangan
Latihan peregangan dilakukan secara perlahan untuk membantu mengembalikan fleksibilitas serta meningkatkan rentang gerak sendi bahu. Latihan ini sering dianjurkan sebagai salah satu cara cepat mengobati frozen shoulder karena dapat mengurangi kekakuan jika dilakukan secara rutin dan tepat.
Contoh latihan yang bisa dicoba di rumah antara lain:
- Mengangkat lengan ke depan setinggi bahu, lalu menurunkannya perlahan.
- Menyentuh dinding dengan jari-jari tangan dan berjalan naik-turun secara perlahan.
- Mengayunkan lengan ke depan-belakang atau membuat lingkaran kecil dengan bahu.
Lakukan latihan peregangan secara rutin setiap hari, tetapi jangan sampai ada rasa nyeri berlebihan. Agar hasil latihan maksimal dan terhindar dari cedera, sebaiknya konsultasikan jenis dan cara latihan dengan fisioterapis.
3. Konsumsi obat pereda nyeri
Mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen atau paracetamol, bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan peradangan pada bahu. Penggunaan obat ini sering menjadi bagian dari cara cepat mengobati frozen shoulder, terutama untuk meredakan keluhan pada fase awal atau saat nyeri terasa mengganggu aktivitas.
Gunakan obat sesuai petunjuk dokter atau sesuai dosis yang tertera di kemasan. Jangan menggunakan obat bebas tanpa berkonsultasi terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit lambung atau masalah kesehatan lain yang dapat dipengaruhi oleh obat ini.
4. Fisioterapi secara rutin
Fisioterapi merupakan perawatan penting untuk mempercepat pemulihan frozen shoulder. Dalam sesi fisioterapi, terapis akan memandu Anda melakukan gerakan peregangan dan penguatan otot bahu sesuai dengan kondisi dan tingkat keparahan.
Fisioterapi juga membantu mencegah otot bahu melemah akibat kurangnya pergerakan. Frekuensi dan jenis latihan biasanya akan disesuaikan kebutuhan, sehingga hasil terapi lebih aman dan efektif.
5. Hindari gerakan yang memperparah nyeri
Selama masa pemulihan frozen shoulder, hindari melakukan aktivitas berat, seperti mengangkat barang berat, menyapu, atau gerakan mendadak yang melibatkan bahu.
Fokuslah pada aktivitas dan latihan sederhana yang tidak menyebabkan nyeri memburuk. Jangan lupa untuk istirahatkan bahu jika terasa sangat nyeri, tetapi jangan sampai bahu benar-benar tidak digerakkan karena justru bisa memperparah kekakuan.
6. Gunakan shoulder support sesuai anjuran
Shoulder support atau penyangga bahu dapat digunakan sebagai alat bantu untuk menopang dan menstabilkan posisi bahu selama masa pemulihan frozen shoulder. Alat ini membantu mengurangi tekanan pada sendi bahu, memberikan rasa nyaman, serta membatasi gerakan yang bisa memperparah nyeri.
Penggunaan shoulder support dianjurkan jika Anda merasa nyeri saat beraktivitas atau saat bahu perlu istirahat ekstra. Durasi pemakaiannya tergantung dari rekomendasi dokter atau fisioterapis. Namun, shoulder support umumnya digunakan hanya selama aktivitas tertentu atau saat beristirahat, bukan secara terus-menerus sepanjang hari.
Pemakaian yang berlebihan justru bisa membuat bahu makin kaku, sehingga penting untuk melepaskan alat ini saat melakukan latihan peregangan atau aktivitas ringan sesuai anjuran terapis.
Frozen shoulder memang membutuhkan waktu untuk sembuh. Namun, dengan melakukan berbagai cara cepat mengobati frozen shoulder melalui kompres dingin, latihan peregangan, konsumsi obat pereda nyeri, dan fisioterapi, Anda dapat mempercepat proses pemulihan.
Percepatan pemulihan frozen shoulder sangat bergantung pada ketekunan Anda dalam menjalani perawatan di rumah dan mengikuti anjuran fisioterapis. Jadi, jangan ragu untuk rutin melakukan latihan yang disarankan.
Bila rasa kaku dan sakit pada bahu terus berlangsung lebih dari beberapa minggu atau semakin memburuk, sebaiknya segera Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan Anda.